
Pesta kejutan ulang tahun Ranti selesai, semua keluarga sudah berada di kamarnya masing masing kecuali Bima dan Ranti yang masih berada di kamar Eta karena Eta masih terjaga tidak ada tanda tanda dia mengantuk.
''Bimm.....Kamu tau gak kalau Ayya meninggal?? ''
ucap Ranti di sela sela Bima bermain dengan putrinya.
''Hemm....kan Rasya yang kasih tau ke aku, gak sangka akhir hidupnya berujung di pemakaman. ''
jawab Bima dan Ranti hanya menganggukkan kepalanya.
''Dia depresi akut Bimm, makanya berujung kematian karena memang gak mau makan sama sekali. ''
''Sudah jangan menceritakan orang yang sudah tiada, aku malas mendengarnya. ''
''Ishh....kamu ini aku kan kasih tau biar kamu tau. ''
Ranti langsung keluar kamar nya setelah pamit pada Bima dan Bima mengiyakannya lalu kembali sibuk dengan Putrinya.
''Tidur yu sayang.....ini sudah malam dan gak baik untuk anak sekecil kamu. ''
ucap Bima sambil merapihkan mainan Putrinya dan tidak ada penolakan dari putrinya.
Setalah mainannya rapih, Bima langsung menggendong eta dan menuju sofa di kamar Eta lalu duduk memangkunya sambil memberikan botol susu yang tadi di siapkan Ranti.
Bima terus mengusap punggung Eta yang mendekapnya sambil meminum susunya, Bima bahagia karena putrinya sangat bergantung padanya.
''Putri cantikku.....semoga kelak kamu menjadi wanita hebat, menjaga Bunda dan adikmu nantinya makasih karena hadir di kehidupan Papa dan Bunda, Papa sayang kamu Eta. ''
ucap Bima sambil mencium kening Eta yang sudah terlelap dan Bima langsung membawa Eta ke ranjang tidurnya.
Setelah urusan Eta selesai Bima langsung menuju kamar nya karena memang tubuhnya begitu lelah saat ini, saat membuka pintu kamar Bima mengerutkan keningnya karena lampu kamar saat ini mati.
Bima masuk kedalam kamarnya dan menghidupkan lampunya, betapa kagetnya saat melihat Ranti berdiri di hadapannya dengan pakaian yang begitu transparan, tubuh lelahnya tiba tiba hilang dan saat ini pandangan Bima langsung berkabut dan menghampiri Ranti.
''Kamu sengaja menggodaku sayang. ''
ucap Bima sambil mencium kening Ranti.
''Bersih bersih sana biar tubuh kamu fresh. ''
__ADS_1
ucap Ranti sambil menjauh dan membuat Bima tersenyum.
''Oke.....persiapkan tenaga karena malam ini aku akan membuat kamu terjaga semalaman dan gak akan pernah melepaskan kamu sekalipun kamu memintanya sayang. ''
ucap Bima sambil berjalan menuju kamar mandi dan membuat Ranti mendelik sebal.
''Apa apaan dia itu dan nantinya dia yang tumbang setelah mendapatkan keinginannya, sangat terbalik sekali. ''
ucap kesal Ranti sambil menyiapkan pakaian untuk Bima.
Ranti duduk di ranjang sambil memainkan handphone nya sambil menunggu Bima yang masih di dalam kamar mandi.
Beberapa menit kemudian Bima selesai mandi dan tersenyum saat melihat Ranti tertidur sambil memegang handphone di tangannya.
Bima segera memakai pakaian nya dan menghampiri Ranti yang sudah terlelap dan membenarkan tidur Ranti menjadi terbaring karena Ranti tertidur menyandar ke sisi ranjangnya.
''Bangun sayang.....kita kan belum mulai kamu malah tidur duluan. ''
ucap Bima sambil mencium pipi Ranti agar terbangun.
Bima terus mengganggu Ranti dan berhasil juga karena Ranti membuka matanya saat terganggu dengan aksi Bima.
Ranti yang mengerti dengan apa yang di lakukan Bima pun hanya pasrah dan membalas setiap sentuhan Bima padanya, rindu bersatu dengan kebahagiaannya membuatnya begitu terlena dan melayang saat Bima melakukannya begitu lembut.
Sepanjang malam Bima membuktikan ucapannya untuk membuat Ranti merasakan penyatuannya dan tidak mendengarkan apapun yang di ucapkan Ranti yang meminta berhenti.
Setelah puas dengan penyatuannya, Bima langsung mencium kening Ranti sambil menyelimuti tubuh polos Ranti.
''Tidurlah sayang dan mimpi indah, terimakasih untuk semuanya sayangku. ''
ucap Bima sambil merebahkan tubuhnya di samping Ranti dan tak lama Bima pun terlelap.
Pagi hari menjelang.......
Rasya dan Tante Mira sarapan duluan karena sudah terbiasa dengan pasangan pengantin baru yang selalu terlambat untuk sarapan pagi.
Eta pun sama saat ini sedang memakan sarapannya dan Tante Mira membiarkan Eta memakan makanannya dengan tangannya sendiri tanpa di suapi.
''Lebih baik di suapi Eta nya Tante, lihatkan belepotan jadinya. ''
__ADS_1
ucap Rasya saat melihat keponakannya memakan sarapannya belepotan.
''Udah jangan hiraukan Eta dan kamu lanjutkan makannya, Tante hanya menerapkan Eta untuk mandiri sajah dan semua itu pelajaran buat Eta, kita lihat nanti Eta akan makan dengan benar setelah terbiasa. ''
jawab Tante Mira dan Rasya pun mengiyakannya.
Rasya saat ini sudah rapih dengan pakaian santainya karena hari ini Rasya akan berkumpul dengan teman temannya dan Tante Mira mengijinkaannya karena sudah saatnya Rasya bebas dan mencari pendamping hidup nya.
''Sudah saat nya kamu mencari pendamping hidup Rasya, kakak kamu saat ini sudah bahagia dan tugas kamu selesai kan. ''
ucap Tante Mira saat Rasya berpamitan.
''Nanti sajah Tante dan sekarang aku mau fokus dengan perusahaan, aku percaya kalau tuhan akan memberikan jodoh terbaik untuk aku kelak, mungkin jodoh nya aku masih di jaga sama orang lain. ''
ucap Rasya dan membuat Tante Mira tersenyum.
''Kamu ini bahasanya aneh sekali, ada yah istilah jodoh di jagain orang. ''
jawab Tante Mira dan Rasya hanya tersenyum.
''Udah yah aku pamit Tante keburu teman temanku ngomel lagi. ''
ucap Rasya sambil berjalan menuju mobilnya.
Tante Mira kembali masuk kedalam rumah dan melihat Eta yang sudah menghabiskan makanannya, Tante Mira tersenyum dan langsung menggendong Eta untuk memandikannya.
Di kamar pasangan pengantin baru baru membuka matanya dan Ranti langsung merasakan tubunya remuk karena Bima tidak memberikan kesempatan untuk istirahat semalam.
''Pelaku penganiayaan kenikmatan masih tidur sedangkan aku korbannya merasakan sakit seluruh badan. ''
ucap Kesal Ranti saat terbangun melihat Bima masih menutup matanya.
''Aku denger loh sayang kamu mendumel, mana ada yang dianiaya mendesah semalam dan apa istilah kamu barusan, penganiayaan kenikmatan itu bahasa dari mananya sayang. ''
ucap Bima sambil tertawa dan langsung menggendong Ranti yang terus mendumel padanya.
Bima langsung merebahkan Ranti di bak rendam lalu menyalakan keran air hangat agar Ranti lebih rileks dan sakit di tubuhnya berkurang.
tbc........
__ADS_1