Sampai Batas Penantian

Sampai Batas Penantian
Rancana Mendekati......


__ADS_3

Bima telah sampai di kantornya dan menuju ruangannya untuk menghampiri Alfa.


''Kamu kebiasaan Alfa, selalu mengganggu kalau aku sedang sibuk dengan misi pentingku. ''


protes Bima saat duduk di kursi ruang Alfa dan Alfa hanya tersenyum menanggapinya.


''Yaelah Bimm.....kamu katanya lagi usut kasusnya Aset milik Rangga, aku kan hanya menyampaikan semua bukti yang aku dapat. ''


ucap Alfa yang enggan di salahkan oleh Bima.


''Emangnya ada bukti apa coba, aku lagi membuntuti Ranti dan anaknya ke rumah sakit. ''


ucap Bima dan membuat Alfa mengerutkan keningnya.


''Maksud kamu itu, Ranti memiliki anak dengan Rangga dong yah kan dia suaminya. ''


ucap Alfa dan Bima hanya mengangkat bahunya.


''Aku gak nyangka ajah Alfa, Ranti bisa memiliki anak dari pernikahan terpaksanya dengan Rangga, tapi anehnya saat jari tanganku di genggam sama anaknya Ranti dua kali terasa hangat sekali hatiku, berasa ada ikatan batin dengan anak itu, anaknya perempuan. ''


ucap Bima dan Alfa langsung terdiam.


''Modus kamu maa Bima, bukan hangat hati karena putrinya tapi emang berada di hadapan Ranti kan?? ''


ucap Alfa menggoda Bima dan Bima mendelik sebal.


''Terserah kamu laah, urus sama kamu kasusnya si Rangga karena aku gak tertarik lagi tau. ''


ucap Bima sambil keluar dari ruangan Alfa.


Bima langsung menuju kantin untuk memesan kopi. saat ini pikirannya sedang kacau karena kenyataan Ranti dan putrinya.


''Berapa usia putrinya Ranti yah?? aku di penjara sembilan bulan dan Ranti menikah dengan Rangga saat aku awal di penjara. ''


gumam Bima dalam hatinya sambil meminum kopi pesanannya.


Di cafe saat ini, Alea sedang menunggu Ayya untuk mengajaknya berbelanja dan itu membuat Alea senang karena akan di belanjakan oleh Ayya calon kakak iparnya.


Sepuluh menit kemudian Ayya sampai dan langsung menghampiri Alea sambil meminta maaf karena sedikit telah datangnya.


''Kita langsung ke butik yah Alea, biar kamu gak bete karena nunggu kakak lama. ''


ucap Ayya dan Alea langsung menganggukan kepalanya.


Alea membayar tagihannya dan Ayya langsung membawa Alea menuju mobilnya yang sudah siap.


''Kamu kesel yaah nunggu di cafe nya lama?? ''


ucap Ayya dan Alea menggelengkan kepalanya.


''Gak Kak, kan aku juga sambil minum dan nyemil tadi nunggunya. ''


jawab Alea dan Ayya langsung tersenyum.


Handphone Ayya berdering dan ternyata Rangga yang menghubunginya, Ayya langsung mengangkatnya.


Dalam panggilan saat ini....

__ADS_1


''Iya Kak kenapa?? ''


''Kamu bisa ke kantor sebentar gak?? ada berkas yang harus di tandatangani sama kamu Ayya. ''


''Oke deh, Ayya kesitu sekarang yah kak soalnya Ayya sekarang gak jauh dari kantor kakak. ''


''Yasudah Kakak tunggu kamu. ''


Panggilan Berakhir.....


''Alea kita ke kantor Kakak dulu yah sebentar, ada berkas penting soalnya yang harus kakak tandatangani. ''


ucap Ayya dan Alea mengiyakannya.


''Iya Kak terserah ajah, lagian kan ini juga mau mepet makan siang pasti jalanan penuh juga. ''


jawab Alea dan Ayya langsung menuju perusahaan Rangga.


Hanya lima menit Ayya sampai di lobi utama perusahaan Rangga dan langsung mengajak Alea untuk ikut ke kantor Rangga karena gak mungkin Ayya meninggalkan Alea di mobil atau menunggu di lobi.


Setelah mendengar sahutan masuk Ayya langsung masuk di ikuti oleh Alea dan ternyata Rangga sedang menelphone dan Ayya juga Alea langsung duduk.


''Kok seperti gak asing yah wajah laki laki itu. ''


gumam Alea dalam hatinya saat melihat punggung Rangga yang sedang menelphone sambil menatap jendela luar.


''Loh....kakak kira kamu sendiri kesininya Ayya. ''


ucap Rangga saat melihat ada wanita lain di samping Ayya.


''Pas kakak telphone aku lagi di jalan mau ke butik, karena takut berkasnya penting banget jadi yaa aku ajak Alea kesini ajah, lagian gak lama kan?? ''


Alea terus sajah menatap Rangga yang sedang sibuk bersama Ayya juga sekertarisnya yang sedang mengurus berkas penandatanganan.


Rangga yang mengetahui sedang di perhatikan pun hanya menggelengkan kepalanya, karena baginya sudah biasa banyak yang memperhatikannya, hanya Ranti yang tidak pernah memperhatikannya di pertemuan pertamanya.


''Beres kan Kak dan gak ada lagi berkas lainnya?? ''


ucap Ayya dan Rangga menganggukkan kepalanya.


''Udah cukup cuma segini sajah, dia siapa sih Ayya?? dari tadi melamun terus loh. ''


ucap Rangga dan Ayya langsung berbalik dan menatap Alea, ternyata benar Alea sedang melamun.


''Iya bener Alea melamun kak, dia adik kesayangannya Bima. ''


ucap Ayya sambil berjalan menghampiri Alea yang sedang melamun.


''Alea kenapa kamu melamun?? ''


ucap Ayya sambil menepuk bahu Alea dan membuat Alea tersentak.


''Gak melamun ko kak, kenapa Kakak gak kenalin aku sama Kakak nya?? ''


ucap Alea dan membuat Ayya tersenyum.


''Oh kamu mau di kenalin sama Kakak nya kakak?? boleh deh dia namanya Kak Rangga. ''

__ADS_1


ucap Ayya dan Alea langsung menghampiri Rangga lalu mengajak bersalaman.


''Saya Alea kak, senang deh bisa kenalan sama kak Rangga. ''


ucap Alea dan Rangga hanya mengangguk.


''Yasudah kak Rangga, aku pamit yah karena harus ke butik dulu. ''


ucap Ayya dan Rangga mengangguk.


''Dasar bocah......''


ucap Rangga sambil menggelengkan kepalanya dengan tingkah Alea yang menurutnya aneh sekali.


''Kok Kak Ayya gak pernah kasih tau aku kalau punya Kakak laki laki. ''


ucap Alea saat sudah berada di dalam mobil bersama Ayya.


''Dia itu kakak sepupu bukan kakak kandung, kenapa emangnya kamu nanya gitu?? ''


ucap Ayya sambil fokus dengan kemudinya.


''Gak kenapa kenapa, Kakak sepupunya kak Ayya ganteng banget yah. ''


ucap Alea dan membuat Ayya langsung tertawa.


''Kamu naksir Kak Rangga yah?? ''


ucap Ayya dan Alea mengangguk.


''Sebenernya aku udah pernah ketemu kak sebelum nya sama kak Rangga dan ini kedua kalinya, aku suka sama kak Rangga karena dia tampan dan gagah seperti kak Bima. ''


ucap Alea dengan nada riangnya dan membuat Ayya menggelengkan kepalanya.


''Kamu gak akan bisa mendapatkan hatinya kak Rangga, lagian kak Rangga sudah menikah dan memiliki anak loh, kamu pasti akan syok kalau tau siapa istrinya kak Rangga, istri yang sangat di cintai kak Rangga. ''


ucap Ayya dan membuat Alea langsung sedih.


''Siapa emang wanita yang sudah jadi istrinya?? ''


ucap Alea yang begitu penasaran.


''Ranti Clarissa, mantan pacar kakak kamu. ''


ucap Ayya dan membuat Alea tersentak kaget.


''Kok bisa kak Ranti sih kak?? aku gak nyangka. ''


ucap Alea yang tidak percaya dengan siapa istri dari laki laki yang di sukainya.


''Emang kenyataannya Kak Rangga dan Ranti sudah menikah, udah punya anak juga hasil buah cintanya. ''


ucap Ayya dan Alea langsung terdiam.


''Kenapa harus kak Ranti sih, bukannya kak Ranti sangat mencintai kak Bima, aku harus menyiapkan rencana buat mendekati kak Rangga deh, bodo amat sama kak Ranti dan laki laki wajar kan memiliki wanita lain. ''


gumam Alea dalam hatinya sambil terus memikirkan rencana mendekati Rangga.

__ADS_1


...........................


tbc


__ADS_2