
Bima langsung meninggalkan butik begitu sajah karena Aryo memberitahukan bukti rekaman CCTV nya sudah di dapatkan.
''Akhirnya rekaman itu bisa Aryo temukan dan Ranti akan segera bebas dari semua masalahnya. ''
ucap Bima saat sedang mengemudikan mobilnya menuju kediaman Aryo.
Hanya lima belas menit Bima sampai di kediaman Aryo dan langsung masuk kedalam ruangan karena memang ruangan pribadinya berada di area luar rumah.
''Gimana ceritanya kamu bisa menemukan biktinya Aryo?? ''
ucap Bima saat Aryo memintanya untuk masuk.
''Ternyata akses nya bukan di cctv tapi di kamera handphone aku mendapatkannya, Rangga sepertinya menghapus rekaman cctv nya karena takut akan ada yang menyebarkannya Bima. ''
ucap Aryo dan Bima mengangguk.
''Dan kemarin kamu memberikan sebuah nomer handphone kan ke aku, nah dari nomer itu bisa aku hack dan ternyata Rangga menyimpan rekaman nya di handphone nya, aku udah save dan kamu bisa melihat semua isi handphone Rangga, banyak percakapan pesan juga dan takutnya ada yang kamu butuhkan. ''
ucap Aryo kembali sambil memberikan leptopnya kepada Bima dan Aryo langsung keluar ruangan untuk membuatkan Bima kopi seperti biasa.
Bima langsung membuka file file nya dan ternyata banyak foto Ranti juga seorang bayi dan membuat Bima tersentak.
''Ranti dan siapa dia?? ''
ucap Bima sambil menatap layar monitor leptop.
Aryo masuk kedalam ruangan dengan dua cangkir kopinya dan mengerutkan keningnya saat melihat Bima sedang melamun menatap layar monitornya.
''Ada apa Bima?? ada keanehan atau kejanggalan?? ''
ucap Aryo dan Bima mengangguk.
''Lihat wanita ini yang sedang menggendong bayi, ini di rumah sakit kan Aryo karena terlihat ada infus di tangan wanita itu. ''
ucap Bima dan Aryo mengangguk.
''Betul Bima, dia mungkin istrinya Rangga dan anaknya sepertinya, karena gak mungkin Rangga menyimpan foto orang lain sebanyak ini di handphone nya. ''
jawab Aryo dan Bima terdiam.
''Dia adalah Ranti, kekasihku yang di rebut Rangga dengan menjebak adiknya. ''
ucap Bima dan membuat Aryo melototkan matanya.
Saat ini Bima merasakan sakit karena mengetahui kalau Ranti dan Rangga memiliki anak dan artinya Ranti juga Rangga saling mencintai.
Aryo langsung mengalihkan lamunan juga pikiran Bima yang terlihat berbeda saat melihat Ranti dan anaknya.
__ADS_1
''Bima ada satu yang belum kamu ketahui, ternyata Ayya kekasih kamu yang membantu melancarkan semua rencana, coba lihat dengan seksama rekamannya. ''
ucap Aryo daN Bima langsung membuka rekaman cctv nya.
''Jahat sekali kamu Ayya, menghalalkan segala cara untuk memisahkan aku sama Ranti, padahal Ranti adalah sahabat kamu. ''
ucap Bima saat setelah selesai melihat rekamannya.
''Jadi gimana sekarang rencananya, menurut aku sih kita harus perlihatkan rekaman kepada Ranti agar bisa bebas dari jeratan Rangga, itu kan mau kamu?? ''
ucap Aryo dan Bima malah terdiam.
''Aku jadi merasa jahat Aryo, kalau harus memisahkan Ranti dan Rangga karena ada anak hasil pernikahan mereka kan, aku gak mau anak itu jadi korban perceraian orang tuanya. ''
ucap Bima dan Aryo menghembuskan nafasnya.
''Tapi kasihan juga Ranti jadinya Bima, lihat semua foto foto raut wajah Ranti, dia sangat tertekan dan ada ketakutan di wajahnya. ''
ucap Aryo dan Bima langsung kembali membuka semua foto fotonya.
Benar yang di ucapkan Aryo, wajah Ranti senyum hanya dengan anaknya dan saat dengan Rangga wajahnya kembali murung.
''Kalau tertekan dan ketakutan kenapa bisa punya anak dari pernikahannya?? berarti Ranti menikmati pernikahannya kan Aryo?? ''
ucap Bima dengan nada yang cemburu terdengar oleh Aryo.
''Yasudah terserah kamu ajah Bima, aku akan simpan semua file nya takutnya suatu saat kamu berubah fikiran dan akan meminta lagi. ''
ucap Aryo dan Bima mengangguk.
ucap Bima dan Aryo langsung terdiam.
Sungguh saat ini Bima merasa dilema dengan masalahnya, ingin mendapatkan Ranti kembali namun ada anak yang akan menjadi korban kalau dia melanjutkan semua keinginannya.
''Bima.....aku masih curiga dengan semua masalah kamu dan Ranti setelah kamu menceritakan kisah masa lalu kamu dan Ranti, jangan jangan anaknya itu adalah anak kamu dengan Ranti. ''
ucap Aryo namun Bima tidak fokus karena mendapatkan telphone dari kantornya untuk segera ke pengadilan kembali.
''Aryo maaf yah aku harus ke pengadilan, padahal hari ini aku sedang ijin, kamu urus semua nya dan nanti kita bicarakan kembali yah. ''
ucap Bima sambil keluar dari ruangan Aryo.
''Bima.....aku yakin anak itu adalah anak kamu, saat kamu masuk penjara sepertinya ada ancaman lagi ke Ranti dan saat itu Ranti sedang hamil anak kamu, itu dugaan awalku Bima, terlihat dari wajah Ranti gak ada kebahagiaan sedikitpun dan aku janji akan mencari kebenarannya untuk kamu. ''
ucap Aryo saat Bima meninggalkan ruangan nya.
Di butik Ranti saat ini.....
__ADS_1
Ranti tidak fokus dengan pekerjaannya karena pengasuh memberitahukan kalau putrinya muntah setelah di berikan susu dan akhirnya Ranti memilih untuk segera pulang.
Ranti di jemput supir dan langsung menuju kediamannya untuk melihat kondisi putrinya.
Hanya dua puluh menit mobil sampai di kediamannya dan Ranti langsung menghampiri putrinya yang sedang tertidur.
''Masih muntah muntah gak Etanya saat kamu memberi kamar ke saya?? ''
ucap Ranti saat menghampiri putrinya.
''Sekali Bu dan Babby Eta langsung tidur saat saya menggendongnya. ''
jawab pengasuh dan Ranti mengangguk.
''Kamu ke kamar dan siapkan mantel untuk Eta, kita ke rumah sakit sekarang dan saya mau mengabari ayahmya Eta dulu. ''
ucap Ranti dan pengasuh langsung mengangguk.
Ranti menghubungi Rangga dan di angkat dalam dering ketiga.
''Sayang.....pas banget aku mau nelphone kamu dan kamu telphone duluan. ''
''Ada apa memangnya Kak?? ''
''Tolong ambilkan berkas di dalam berangkas, aku mau memperbaharui datanya dan hanya kamu yang aku percaya, bisa kan kamu antarkan ke kantor?? ''
''Baiklah, sebentar lagi aku berangkt dan antarkan ke kantor kamu kak. ''
''Aku tunggu yah sayang dan hati hati di jalannya. ''
panggilan berakhir.....
''Kenapa jadi bahas berkas, aku kan mau memberitahukan kondisi Eta ke Kak Rangga. ''
gumam Ranti sambil berlalu menuju ruang kerja Rangga untuk mengambil berkas berkasnya.
Di perusahaan Rangga saat ini.....
Ternyata saat ini Rangga sedang dengan Bima karena kasus aset aset Rangga dalam masalah dan Bima adalah jaksa yang menanganinya.
''Ternyata kamu jaksa yang menangani kasusnya. ''
ucap Rangga dan Bima hanya mendelik sebal.
''Jangan banyak basa basi, aset kamu itu ilegal dan bisa kena jeratan hukum. ''
jawab Bima dan Rangga hanya tersenyum mengejek.
__ADS_1
...............
tbc.