Sampai Batas Penantian

Sampai Batas Penantian
Sidang & Bahagia.....


__ADS_3

Bima langsung duduk di sofa ruang tamu rumah Ranti, Bima begitu kagum dengan kemewahan rumah Ranti, bahkan Bima merasa kecil saat ini.


''Kok bengong sih?? ayo di minum jus nya biar segar Bima dan aku mau ganti baju dulu gerah. ''


ucap Ranti saat membawa dua gelas jus yang di buatnya.


''Makasih yah. ''


jawab Bima sambil meminum jus nya dan Ranti langsung menuju kamar nya.


Setelah mengganti pakaian dengan pakaian rumahannya, Ranti kembali menghampiri Bima dan tersenyum saat melihat Bima sedang duduk menatap bingkai foto di tangannya.


''Cantik yah makanya sampai ngences gitu ngelihatin fotonya. ''


ucap Ranti dan Bima hanya mengangguk.


''Rumah kamu sepi sekali Rann... mana adik kamu?? ''


ucap Bima sambil menyimpan kembali bingkai foto di tempat semula.


''Adik aku lagi tidur barusan aku lihat, kalau ibu kan lagi ke luar kota, mungkin lusa baru pulang. ''


jawab Ranti dan Bima mengangguk.


''Aku pulang yah Rann, kamu semangat latihan sidangnya dan kabarin aku kalau ada kabar baik atau pun buruk. ''


ucap Bima dan Ranti memanyunkan bibirnya.


''Doain itu berhasil bukan kabar baik dan buruk, biar supir yang antar kamu pulang yah?? ''


''Gak usah aku pakai taksi online ajah Rann... ''


''Ehh....gak boleh nolak tuh mang asep nya udah siap sama mobilnya. ''


ucap Ranti sambil menunjuk mobil yang sudah siap dan Bima pun terpaksa mengiyakannya.


''Aku pamit pulang dan i miss you Ranti... ''


ucap Bima dan Ranti mengangguk tersenyum.


Mobil yang membawa Bima pun bergerak keluar dari area rumah Ranti dan Ranti langsung masuk kembali ke dalam rumah.


''Ya ampun.... aku kan janji sama Ayya. ''


ucap Ranti yang baru menyadari janji dengan Ayya dan Ranti langsung menghubungi nomer Ayya.


Dalam panggilan....


''Hai Ayya...... ''


''Apaan???....''


''Kecut banget jawab nya Ayya.... ''


''Habisnya kamu bohong Ranti, aku nunggu sampe ubanan juga kamu gak akan datang. ''


''Duuh... aku beneran lupa Ayya, ini ajah aku baru pulang ke rumah. ''


''Bodo amat aku gak nanya ke kamu lagi dimana. ''


''Yaudah besok yah aku antarnya dan aku traktir deh. ''


''Gak perlu, aku juga udah selesai belanjanya. ''


''Yaudah deh maafin aku yah Ayya.... ''

__ADS_1


''Iya di maafkan karena aku kan sahabat terbaik kamu juga. ''


''Duuh kamu memang the best. ''


''Muji muji karena udah ngelanggar janji, yaudah aku mau bersih bersih dulu Rann... gerah. ''


''Oke deh, makasih yah Ayya. ''


Panggilan Berakhir......


...****************...


Beberapa hari kemudian.....


Saat ini Ranti sedang bersiap menunggu panggilan sidang yang menentukan lulus gak nya sebagai sarjana, Ranti begitu cantik dengan style nya memakai rok dan kemeja.


Dengan setia Ayya mendamping Ranti dan hanya menunggu dua puluh menit akhirnya nama Ranti di panggil dan Ranti langsung masuk ke sebuah ruangan yang akan menjadikan tempat penentuan nya.


Ranti begitu lugas dan tegas mempresentasikan setiap detail nya dan menjawab pertanyaannya pun tidak ada kata gerogi ataupun lambat bagi Ranti.


''LULUS.... ''


satu kata yang di ucap dan membuat Ranti langsung bahagia.


''Aku lulus Ayyaaa..... ''


teriak Ranti sambil memeluk sahabatnya.


''Syukurlah Raann.... aku ikut bahagia banget dengan kelulusan kamu. ''


ucap Ayya yang ikut bahagia dengan keberhasilan Ranti.


''Makasih Ayya.... kita makan makan yu, aku traktir dan bebas terserah kamu mau dimana. ''


ucap Ranti dan Ayya menyetujuinya.


''Happy banget kamu ini Rann.... aku masih dua semester lagi deh sidangnya. ''


ucap Ayya dan Ranti tersenyum.


''Semangat kamu pasti bisa Ayya, nanti aku bantu kamu yah kalau kesusahan skripsinya. ''


ucap Ranti dan Ayya mengiyakannya.


Hanya sepuluh menit mengemudikan mobilnya, Ranti langsung memparkirkan mobil dan langsung masuk ke dalam cafe karena Ayya lebih dulu masuk.


Saat memasuki cafe Ayya terlihat sedang mengobrol dengan seorang pria dan Ranti pun langsung menghampirinya.


''Ayya.... udah pesan kan makanannya?? ''


ucap Ranti saat menghampiri Ayya yang sedang mengobrol.


''Ehh... belum Rann, ini kenalkan kakak sepupu aku namanya Rangga... ''


ucap Ayya memperkenalkan laki laki yang sedang mengobrol dengannya.


''Rantii..... ''


''Rangga.... ''


kedua nya berbarengan menyebutkan nama dan Ranti juga Rangga langsung tersenyum, Ayya langsung meminta Rangga untuk gabung dan Ranti pun gak menolaknya.


''Kak Rangga tumben ada di cafe ini siang siang?? ''


ucap Ayya sambil memilih menu makanan yang akan di pesannya.

__ADS_1


''Kan memang jam makan siang, cafe ini tuh kumplit makanannya Ayya, makanya kakak milih cafe ini untuk makan siang. ''


jawab Rangga dan Ayya hanya mengangguk.


''Kalau aku sih lagi merayakan kelulusan sidang nya Ranti kak dan di traktir di cafe ini. ''


ucap Ayya dan Rangga langsung melirik Ranti yang sedang sibuk dengan handphone di tangannya.


''Selamat Ranti untuk kelulusannya. ''


ucap Rangga dan Ranti langsung tersenyum.


''Terimakasih kak... ''


jawab Ranti dan Rangga mengangguk.


Makanan yang di pesan pun datang, Ranti, Rangga dan Ayya langsung memulai makan siangnya, sesekali mengobrol namun Ranti lebih banyak diam karena merasa sungkan dengan kakak sepupunya Ayya.


Setelah makan siangnya selesai Ranti memutuskan untuk pamit dan Ayya memilih pulang di antar kakak sepupunya karena Rangga pulang ke rumah dan tidak kembali ke kantornya.


Ranti selama satu minggu ini begitu fokus dengan sidang dan melupakan Bima yang selalu menunggunya memberi kabar bahagia dari Ranti.


''Ranti hari ini lulus atau gak yah sidangnya, seminggu ini aku sibuk sidang dan Ranti pun sibuk mempersiapkan sidang juga, mau hubungi takut dia terganggu. ''


gumam Bima sambil menatap foto Ranti yang ada di handphone nya.


Bima saat ini sudah dinas di kejaksaan negeri dan membuat Bima begitu sibuk, sebenarnya Bima ingin sekali menghubungi Ranti namun takut mengganggu konsentrasi Ranti.


Ranti sampai di kediamannya dan langsung masuk ke dalam rumah mewah dan sangat sepi karena ibunya masih di kantor dan adiknya sibuk kuliah.


''Bibi buatkan aku jus jambu yah, simpan di meja di dekat kolam renang ajah, aku mau berenang soalnya. ''


ucap Ranti dan pelayan langsung mengiyakannya.


Ranti saat ini memang sedang ingin berenang untuk menghilangkan rasa lelah di tubuhnya dan selama seminggu ini Ranti begitu sibuk dengan persiapan sidang.


Ranti terdiam sambil menatap handphone nya dan fikirannya teringat kepada Bima dan tanpa fikir panjanv Ranti langsung menghubungi nomer Bima, dering ketiga Bima langsung mengangkatnya.


Dalam panggilan...


''Gimana sidangnya Ranti, lulus kan?? ''


''Lulus dong, Ranti kan genius dan pintar. ''


''Uhh... narsisnya kamu ini, aku nunggu kabar dari kamu loh. ''


''Hhaaa.... kamu ini, kenapa mesti menunggu sih?? ''


''Aku kan mau mendengar kebahagiaan kamu dan ternyata lulus, aku ikut bahagia Ranti. ''


''Makasih Bima....aku gak ganggu kerja kamu kan?? ''


''Gak laah....aku lagi senggang kok, kamu lagi dimana sekarang?? ''


''Aku baru pulang dan lagi siap siap mau berenang, tubuhku seminggu ini kaku dan dengan berenang pasti sedikit menghilangkan kaku nya. ''


''Yasudah lanjutkan berenangnya, nanti malam aku hubungi kamu yah, miss you Ranti..... ''


panggilan berakhir......


Ranti langsung tersenyum karena ucapan Bima dan belum sempat Ranti menjawabnya namun Bima sudah menutup panggilannya.


''Miss you to Bima..... ''


ucap tulus Ranti saat panggilan telphone nya sudah berakhir dan Ranti pun memulai berenang nya.

__ADS_1


.........


tbc.....


__ADS_2