Sampai Batas Penantian

Sampai Batas Penantian
Mengunjungi rumah Bima.......


__ADS_3

Di sebuah rumah seorang wanita paruh baya sedang menunggu kedatangan cucunya dan membuat suaminya menggelengkan kepalanya.


''Mama ngapain malah diam depan pintu?? ''


ucap Papa nya Bima saat melihat istrinya ada di depan pintu rumah.


''Mama nunggu Bima papa, katanya mau bawa Ranti sama cucu kita dan mama gak sabar banget. ''


jawab mamanya Bima dengan wajah yang sumringah.


''Bima kan bilang mau jemput Ranti di pengadilan, mungkin mereka gak akan cepat sampai maa, ayo nunggu di dalam ajah. ''


ucap Papanya Bima yang meminta istrinya menunggu di dalam rumah.


''Gak mau papa, pokonya mama mau nunggu disini ajah biar pas cucuku datang langsung di sambut. ''


tolak mamanya Bima yang tetap dengan kemauannya dan membuat suaminya menghelana nafasnya.


Mamanya Bima begitu bahagia saat Bima mengatakan akan membawa putrinya ke rumah mamanya, Bima telah memberitahukan semua masalahnya saat menjelaskan tentang siapa Rangga dan Bima sampai membahas tentang pernikahan Ranti.


Alhasil mamanya Bima sangat bahagia karena memiliki cucu dan setiap hari meminta Bima membawa cucunya, Bima selalu menolak karena alasan Ranti sedang sibuk dan sedang ada masalah yang masih harus di urusnya.


Hari ini Bima pun mengiyakan keinginan mamanya untuk membawa cucunya dan membawa Ranti juga ke rumah karena Ranti dan Eta sudah satu paket.


Mamanya Bima langsung setuju karena memang ingin meminta maaf kepada Ranti karena kejadian dulu saat terakhir yang kurang menyenangkan.


Mamanya Bima yang menunggu pun akhirnya kembali masuk kedalam rumah dan membuat suaminya tersenyum.


''Kenapa gak nurut dari awal si mama, tunggunya sambil duduk dan jangan menunggu berdiri gitu kan jadinya kebas kakinya. ''


ucap papanya Bima saat Istrinya duduk di sampingnya.


''Kan Mama saking antusianya papa, mama gak sabar pengen ketemu cucu mama, lihat ini foto cucu kita kan lucu banget dan matanya Bima banget. ''


ucap Mamanya Bima sambil memperlihatkan foto yang di berikan Bima.


''Gak salah lagi kalau dia cucu kita maa, matanya gak bisa bohong dan benar benar keturunan nugraha sejati mama dan papa yakin. ''


ucap papanya Bima saat melihat foto cucunya dan melihat mata dari cucunya sama seperti mata Bima.


Saat kedua orang tuanya Bima asik mengobrol dari halaman rumah terdengar suara mobil dan membuat mamanya Bima langsung beranjak dan menuju keluar rumah dengan semangat.


Namun senyumnya luntur saat melihat yang datang bukan cucunya tapi Alea yang di antarkan oleh sahabatnya Bima yaitu Alfa.


''Siang Tante, saya di minta Bima mengantarkan Alea pulang dan saya permisi. ''


ucap Alfa yang menghampiri mamanya Bima dan langsung pamit.

__ADS_1


''Makasih Nak Alfa sudah mengantarkan Alea. ''


ucap Mamanya Bima dan Alfa mengangguk.


Sebelum Alfa masuk kedalam mobil ternyata mobil Bima memasuki pekarangan rumah dan membuat mamanya Bima tersenyum.


''Loh....kamu baru sampai Alfa?? perasaan berangkat dari tadi deh. ''


ucap Bima saat keluar dari mobil dan melihat sahabatnya masih di rumahnya.


''Tanya sama Alea sana tadi dia kemana, udah ahh aku mau pulang Bimm. ''


jawab Alfa sambil masuk dan mengacuhkan pertanyaan Bima.


Bima langsung membawa tas peralatan Eta dan membuka pintu mobil untuk Ranti, Ranti tersenyum dan keluar dari mobil.


Ranti langsung mengikuti Bima menghampiri mamanya dan Alea yang berdiri di depan teras rumahnya, Ranti langsung mencium tangan mamanya Bima dan membalas senyum mamanya Bima.


''Ayo masuk jangan berdiri di luar gini. ''


ucap mamanya Bima dan Ranti mengangguk langsung masuk.


''Mama boleh gendong cucu mama kan?? ''


ucap mamanya Bima saat Ranti duduk di sofa memangku Eta.


''Cucu oma cantik sekali sayang. ''


ucap mamanya Bima sambil menciumi pipi Eta dan membuat suaminya menggelengkan kepalanya.


Ranti langsung menyapa papanya Bima dan mencium tangannya, papanya Bima tidak berubah dan tetap baik terhadap Ranti.


Bima langsung menyusul Alea ke kamarnya dan menanyakan perihal ucapan Alfa tadi sebelum meninggalkan rumahnya.


''Kamu tadi darimana Alea??, kakak sudah bilang jangan keluar dari apartemen karena teman kakak akan jemput, jawab kakak darimana kamu?? ''


ucap Bima saat masuk kedalam kamar Alea.


''Maafkan aku kak, tadi aku habis besuk kak Rangga di penjara. ''


jawab Alea sambil menunduk.


''Buat apa kamu datang ke penjara sih?? awas kalau kamu kembali bertemu penjahat itu. ''


ucap kesal Bima dan membuat Alea menangis.


''Kakak gak pernah merasakan gimana rasanya hamil terus bayi yang dalam kandungannya ingin ketemu ayahnya, sakit kak .....''

__ADS_1


jawab Alea dengan nada marah dan membuat Bima langsung terdiam dan memikirkan saat Ranti hamil putrinya.


Bima langsung keluar dari kamar Alea tanpa berucap apapun dan langsung menuju ruangan keluarga saat terdengar suara tertawa renyah dari putrinya, namun tidak menemukan Ranti dan Bima langsung menuju ruang tamu, ternyata Ranti sedang duduk sambil bermain dengan handphone nya.


''Kamu dari mana Bimm?? malah ninggalin aku. ''


ucap Ranti saat Bima menghampirinya.


''Dari kamar Alea, kamu disini sendirian?? kenapa gak gabung mama dan papa?? ''


ucap Bima dan Ranti menggelengkan kepalanya.


''Canggung tau, kalau kamu ada pasti aku mau gabung dan kamu kan malah ninggalin aku. ''


ucap Ranti dan membuat Bima tersenyum.


Bima langsung membawa Ranti masuk kedalam area ruang keluarga dan membuat mamanya Bima tersenyum.


''Tadi mama udah ajakin Ranti gabung tapi dia gak mau Bimm. ''


ucap Mamanya Bima dan Bima hanya tersenyum.


''Rantinya malu dan maunya sama Bima ajah, makanya gak mau gabung disini. ''


ucap Bima dan membuat Ranti mendelik sebal.


''Ayo kita makan siang dulu, mama udah masak banyak soalnya. ''


ucap mamanya Bima dan Bima langsung membawa Ranti bergabung ke meja makan.


Eta di berikan makanan khusu bayi oleh Ranti dan duduk di kursi khusus bayi makan yang di siapkan mamanya Bima, Ranti merasa senang karena mamanya Bima menerima keberadaan putrinya dan mengakui putrinya adalah cucunya.


''Makan yang banyak Ranti, mama perhatikan tubuh kamu kok kurusan yaah, biasanya kalau udah melahirkan itu tubuhnya berisi. ''


ucap mamanya Bima dan membuat Ranti tersenyum.


''Mama ini ada ada ajah deh, setiap perempuan itu beda mama kondisinya dan gak sama. ''


jawab Bima dan membuat mamanya mendelik sebal.


Ranti hanya tersenyum menanggapi apa yang terjadi di hadapannya, karena bagi Ranti ini menyenangkan dan kehangatan keluarga Bima terasa kembali.


Mamanya Bima memang wanita penyayang dan pasti marah sekali saat Ranti mengakhiri hubungannya dengan putranya, tapi semua kesalah pahaman sudah terselesaikan dan mamanya Bima kembali hangat seperti dulu lagi saat Ranti menjalin hubungan dengan Bima.


.....


tbc.

__ADS_1


__ADS_2