
Alea langsung keluar dari ruangan kerja Rangga dan saat ini tujuannya adalah bertemu dengan Ayya, untuk meminta nomer handphone nya Rangga.
Sedangkan di ruangan Rangga saat ini, Rangga kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat terhenti karena ulah Alea yang kegenitan kepadanya.
Beberapa hari kemudian......
Hari ini adalah hari paling sibuk untuk Ranti, karena hari ini akan di gelar fashion week di hotel termegah dan Ranti salah satu disainer yang akan memamerkan hasil rancangannya.
Kekhawatiran soal model pun sudah terjawab karena pihak panitia penyelenggara sudah menyiapkan model nya.
''Ranti.....Ibu dan Rasya palingan agak menuju ke siang ke hotelnya. ''
ucap Ibunya Ranti saat bergabung sarapan.
''Terserah ajah sih, yang penting ada yang datang mewakili perusahaan ajah. ''
jawab Ranti dan Ibunya tersenyum menganggukan kepalanya.
''Rasya paling habis meeting ke hotelnya. ''
ucap Rasya dan Ranti kembali menganggukan kepalanya.
Ranti kemarin sore memutuskan untuk menginap di kediaman Ibunya karena Rangga sedang melakukan perjalanan bisnis ke luar kota.
Setelah selesai dengan sarapannya, Rasya dan Ibunya Ranti pamit duluan ke kantor, sedangkan Ranti menunggu Tante Mira yang akan mengantarnya ke hotel.
Babby Eta tetap di rumah dan tidak akan di ajak ke acara karena Ranti gak mau membahayakan putrinya karena ulah Bima yang selalu sajah menghampirinya.
''Ingat.....jangan keluar dari rumah ini, kamu jagain ajah Eta di kamar atau ajak main di ruang tengah. ''
ucap Ranti yang mewanti wanti pengasuh putrinya.
''Baik Bu.....''
jawab patuh pengasuh Eta.
Ranti langsung menggendong Eta dan membawanya ke area ruang tengah karena terdengar suara Tante Mira yang memanggilnya.
Ternyata benar Tante Mira sudah datang dan langsung mengambil Eta dari gendongannya.
Di rumah Bima saat ini....
Alea tiba tiba meminta ijin untuk ikut dengan Ayya ke luar kota dan orang tuanya langsung mengijinkannya karena Ayya yang datang langsung ke rumah meminta ijin.
''Alea.....kamu jangan menyusahkan Ayya nanti disana, seperti kamu menyusahkan kakak. ''
ucap Bima dan membuat Alea mendelik sebal.
''Udah tenang ajah Bima, Alea kan membantu aku juga nanti disana. ''
__ADS_1
ucap Ayya yang membela Alea dan Bima pun mengangguk.
Ayya langsung pamit dan membawa Alea menuju mobilnya karena perjalanan lumayan panjang menuju tempat tujuan.
Bima juga langsung pamit menuju kantornya untuk menghampiri Alfa yang sudah menunggunya seperti biasa.
''Hari ini Ranti mengadakan Fashion week, apa dia membawa anaknya ke acara itu?? ''
gumam Bima dalam hatinya sambil mengemudikan kendaraannya.
Handphone Bima berdering dan ternyata Aryo yang menghubunginya, Bima langsung mengangkatnya.
Dalam panggilan saat ini....
''Bima.....kamu sedang dimana sekarang?? ''
''Di mobil mau ke kantor, ada apa?? ''
''Maaf karena aku gak ijin dulu untuk memeriksa nya, kamu bisa ke rumah ku karena ada keganjalan di dokumen Rangga saat ini. ''
''Dokumen aset perusahaann atau dokumen baru. ''
''Aset kemarin yang masih bergulir di meja hijau Bima, ada yang gak beres dan ada hubungannya dengan Ranti juga Ayya. ''
''Yasudah aku kesana sekarang. ''
''Aku tunggu kamu.....''
''Aku sedang fokus dengan Babby nya Ranti, malah ada masalah baru lagi. ''
gumam Bima dalam hatinya sambil berbelok arah menuju kediaman Aryo.
Perjalanan hanya sepuluh menit di lakukan oleh Bima dan langsung sampai di kediaman Aryo, ternyata Alfa ada disana dan membuat Bima mendelik sebal.
''Biasa ajah itu muka, jelek loh Bibim ekspresinya. ''
ledek Alfa dan membuat Aryo menggelengkan kepalanya.
''Ngapain kamu pagi pagi udah nongkrong di rumah orang, gak ada kerjaan emang?? ''
ucap Bima dan Alfa hanya mengangkat bahunya.
''Kita langsung ke ruangan ajah deh Bimm.....biar aman dari mata mata. ''
ucap Aryo dan Bima langsung menyetujuinya.
''Emangnya kejanggalan apa mengenai berkas aset si Rangga, aku lagi menyelidiki anaknya Ranti tau. ''
ucap Bima dan membuat Aryo tersenyum.
__ADS_1
''Nah....gini nih orang yang bucin gak bisa move on. ''
ucap Alfa dan Bima gak memperdulikan ucapan Alfa.
''Ini berkas aset milik Rangga, tapi setelah di buka ternyata ada investasi atas nama Ranti dan Ayya juga Bimm, aku curiga Ranti di bohongi sama Rangga dan Ayya, emang sih hanya saham lima puluh persen di perusahaan Rangga milik Ranti, ini tujuannya apa coba kalau bukan untuk mengikat Ranti. ''
ucap Aryo yang mendapatkan foto dokumen dari handphone Rangga yang di sadapnya.
''Berarti kasus penipuan kemarin ada nama Ranti juga yang akan terbawa dong, nama Ayya pun pasti ikut terseret. ''
ucap Alfa dan Bima hanya diam.
''Udah lah aku gak perduli dengan kasus penipuan si Rangga, aku lagi menyelidiki putrinya Ranti yang bernama Etaya Clarissa, curiga aku kalau anak itu adalah anak aku sama Ranti karena sebelum aku di penjara, aku sama Ranti melakukan hubungan itu selama seminggu di Villa di atas bukit. ''
ucap Bima dan membuat Alfa melototkan matanya.
''Kamu jadi bulan madu waktu libur sepuluh hari itu?? teganya nyusahin aku di kantor. ''
ucap Alfa dan Bima hanya diam tidak berkomentar.
''Kamu kemarin gak fokus sih, aku kan bilang kalau raut wajah Ranti seperti tertekan saat di foto dengan Rangga dan putrinya yang baru sajah di lahirkan Ranti, tapi kamu malah main pergi ajah. ''
ucap Aryo dan Bima langsung meminta foto foto nya untuk di lihatnya.
Aryo langsung memberikan foto fotonya kepada Bima dan benar sajah semua fotonya sangat janggal menurut Bima.
''Sepertinya saat Ranti menikah dengan Rangga dia sedang hamil satu bulan, mungkin saat itu Ranti di ancam dengan vidio rekaman adiknya itu, makanya Ranti menerima lamaran Rangga lalu menikah dan terbang ke prancis untuk menutupi kehamilannya, Rangga gak mau kamu dan Ranti bersatu karena ada anak hasil hubungan kalian, Rangga mengetahui kalau Ranti hamil dan lihat sajah delapan bulan pernikahan Ranti dia melahirkan, ada tanggal dan waktu di fotonya saat aku memeriksanya Bima, kemungkinan besar anak itu adalah anak kamu dan Ranti, kayanya ada ancaman lagi yang di lakukan oleh Rangga kepada Ranti. ''
ucap Aryo dan membuat Bima terdiam.
''Pantas sajah tatapan anaknya Ranti mirip denganku Aryo tapi wajahnya mirip dengan Ranti, aku harus gimana sekarang?? ''
ucap Bima dan Alfa menghembuskan nafasnya.
''Temui Ranti dan tanyakan baik baik sama kamu, hubungkan kepergian Ranti, persalinan sama kembalinya dia ketanah air, masa iya delapan bulan menikah udah lahiran sih dan saat kembali anaknya usia empat bulan, itu jelas sekali saat Rangga menyimpan foto anaknya Ranti di handphone nya saat di dalam pesawat. ''
ucap Aryo kembali dan Bima mengangguk.
''Kalau Ranti gak mau jujur dan tetap teguh dengan pendiriannya kalau anak itu anaknya Rangga?? Bagaimana coba?? ''
ucap Bima yang masih ragu ragu dengan idenya Aryo.
''Yaelah Bimm.....kamu tinggal menjalankan misi baru, diam diam kamu ambil sampel di tubuh anaknya Ranti, mau rambut atau apa itulah pokonya yang bisa di tes DNA, semua beres kan dan nanti aku bantu kamu menyiasatinya. ''
ucap Alfa dan membuat Aryo menggelengkan kepalanya.
''Kalau mengenai keriminal memang kamu dalangnya Alfa. ''
ucap Aryo dan Alfa hanya mengangkat bahunya.
__ADS_1
................
tbc.