
Kehamilan kedua Ranti membuat geger keluarga Bima dan mamanya Bima langsung datang ke rumah Tante Mira untuk bertemu dengan Ranti.
Tante Mira bahagia karena keluarganya akan bertambah kembali, sedangkan Ibunya Ranti dan Rasya belum di berikan kabar karena disana sedang sibuk acara bazaar fashion terbesar di dunia yang di adakan di pusat kota Prancis.
''Selamat sayang.....Tante bahagia karena kamu hamil kembali. ''
ucap bahagia Tante Mira saat Ranti memberitahukan kehamilannya.
''Makasih Tante dan kehamilan aku yang kedua ini berbeda loh gak seperti kehamilan pertama. ''
ucap Ranti dan Tante Mira tersenyum.
''Sudah jadi hal biasa sayang kalau setiap kehamilan beda beda rasa dan kenikmatannya, pokonya pesan Tante sama kamu sekarang, jaga kesehatan dan ingat ada kehidupan di perut kamu. ''
ucap Tante Mira dan Ranti mengangguk.
Eta saat ini sedang duduk di pangkuan Bima sambil memakan makanan yang di berikan Tante Mira, Eta seperti tidak mengerti dengan situasi sekelilingnya dan hanya fokus dengan makanannya.
Bima tak hentinya mencium puncak kepala Eta yang ada di pangkuannya, sedang asik mengobrol ternyata orang tua Bima datang bersama dengan Alea dan membuat Eta senang karena rumah menjadi ramai.
''Cucu nene tambah cantik dan tambah pinter ajah. ''
ucap Mamanya Bima saat Eta mencium tangan dan pipinya.
Papanya Bima langsung menggendong Eta dan mendudukannya di pangkuannya, Tante Mira hanya tersenyum melihat Eta yang menempel pada kake nya.
''Selamat sayang karena kamu hamil anak kedua, Mama akan ikut mendamping kehamilan kamu yang sekarang. ''
ucap Mamanya Bima dengan nada bahagia nya dan membuat Ranti ikut tersenyum bahagia.
''Eta sepertinya belum mengerti kalau mau punya adik kayanya. ''
ucap Papanya Bima karena Eta hanya fokus dengan makanannya.
''Eta kalau berurusan dengan makanannya tidak akan mau melirik yang lain papa, tadi dia di pangku sama Bima tapi setelah papa datang langsung pindah pangkuan papa deh. ''
jawab Bima dan membuat semua tersenyum.
Pelayan menghidangkan minuman dan cemilan yang di minta Tante Mira, rumah menjadi ramai karena Eta terus sajah mengobrol dengan kake nya.
''Ibu kamu sudah di kasih tau tentang kehamilan kamu yang sekarang belum?? ''
ucap Mamanya Bima dan Ranti menggelengkan kepalanya.
''Ibu sedang ada bazar Fashion di Prancis Mama, pasti sangat sibuk sekali sampai di bantu Rasya kan, terus takutnya membuyarkan konsentrasinya juga jadi yah nanti ajah Ranti kasih tau nya. ''
jawab Ranti dan Mamanya Bima mengangguk.
''Mama juga mau menyampaikan berita bahagia juga sih makanya kesini. ''
ucap mamanya Bima dan membuat semua mengerutkan keningnya kecuali papanya Bima dan Alea.
''Berita bahagia apa mama?? ''
__ADS_1
ucap penasaran Bima dan membuat mamanya tersenyum.
''Besok malam ada lamaran datang untuk Alea Bimm, mama harap kalian mau menginap di rumah. ''
ucap Mamanya Bima dan Bima tersenyum.
''Syukur lah deek, akhirnya ada yang melamar juga kamu. ''
ucap Bima dan Alea menganggukan kepalanya.
''Ranti terserah Bima sih Mama, gak mau memutuskan sendiri juga. ''
ucap Ranti dan membuat Bima mengelus pipi Ranti yang duduk di sampingnya.
''Baiklah kalau kamu maunya begitu yaa.....kita menginap di rumah mama sekalian ikut berkumpul di lamaran Alea. ''
ucap Bima dan Ranti mengangguk.
''Tante Mira ikut menginap juga yah. ''
ucap Mamanya Bima dan membuat Tante Mira tersenyum.
''Gak deh Mba.....biar Ranti yang jadi wakil saya. ''
tolak Tante Mira dan membuat Mamanya Bima mengangguk setuju.
Ranti langsung menyiapkan pakaian Eta beserta perlengkapannya, juga pakaian dirinya dan pakaian Bima juga, Ranti ingin mengajak Tante Mira namun Tante Mira sudah menolak dan tidak bisa di bantahkan lagi.
''Aku berangkat yah Tante dan dua malam aku menginap di rumah mama nya Bima. ''
ucap Ranti saat pamit pada Tante Mira.
''Iya sayang.....ingat disana jangan terlalu cape dan biarkan orang lain menyiapkan persiapannya. ''
ucap Tante Mira memperingati Ranti dan membuat Ranti mengangguk.
''Tante jangan takut, Bima akan melarangnya nanti dan lagian Mama udah tau kalau Ranti sedang hamil muda kan. ''
jawab Bima meyakinkan kekhawatiran Tante Mira.
''Kalau bisa lakukan pemeriksaan kehamilan Ranti dulu yah, biar ketahuan kondisi janin di dalam perutnya Ranti nantinya. ''
ucap Tante Mira dan Bima mengiyakannya.
Ranti dan Bima langsung masuk kedalam mobil lalu segera menuju kediaman rumah orang tua Bima yang jaraknya hanya lima menit dari rumah Tante Mira.
Hanya lima menit perjalanan Bima memparkirkan mobilnya di halaman depan rumah nya lalu membawa Ranti masuk.
''Udah sibuk ajah padahal acaranya besok malam kan mama. ''
ucap Bima saat masuk kedalam rumah dan melihat semua keluarga nya sedang bersiap siap.
''Di majukan Bimm jadi malam ini, besok calon mertua Alea nya mau ke liar kota katanya. ''
__ADS_1
ucap Mamanya Bima dan membuat Bima mengangguk.
''Untung Bima kesini sekarang dan Bukan besok. ''
ucap Bima sambil masuk kedalam rumah menggandeng Ranti.
''Ranti jangan ikutan membantu yah, kamu lagi hamil muda takut kenapa kenapa nantinya. ''
ucap mamany Bima dan Ranti mengiyakannya.
''Lihat Eta disini ada temen sesama bocil jadi senang tuh dan pasti gak mau pulang nantinya. ''
ucap Bima saat melihat Eta sedang bermain dengan saudara saudara yang dekat dengan rumahnya.
Ranti masuk kedalam kamar Bima dan menyimpan pakaiannya di meja dekat ranjangnya Bima, Ranti tersenyum melihat kamar masa muda Bima dulu sebelum bersamanya sekarang.
''Hayo lagi mikirin apa?? ''
ucap Bima saat masuk kedalam kamarnya melihat Ranti sedang melamun.
''Aku hanya berfikir ajah, ranjangnya gak akan muat kalau kita tidur bertiga loh. ''
jawab Ranti dan membuat Bima tersenyum.
''Muat ko dan kita buktikan sajah sekarang. ''
ucap Bima menantang dan membuat Ranti waspada karena sorot wajah Bima terlihat tidak biasa.
Malam menjelang........
Semua keluarga Bima sedang bersiap menyambut kedatangan keluarga calon tungan Alea, Bima dan Ranti masih di kamar sedang bersiap, sedangkan Eta sudah cantik dengan gaunnya dan sudah gabung dengan keluarga Bima yang lainnya.
''Bimaaa....jangan cium terus jadinya lipstik aku belepota tau. ''
protes Ranti dan membuat Bima langsung keluar kamar karena Ranti terlihat kesal dan marah.
Bima langsung gabung dengan keluarganya karena calon tunangan Alea sudah tiba dan sedang di sambut oleh kakak dari papanya Bima yang di tunjuk sebagai sesepuh.
Ranti langsung duduk bersama Bima dan menjadi penyimak acara lamarannya, ternyata Alea di lamar oleh teman semasa kuliahnya dahulu, lamaran berjalan lancar dan tiga bulan kemudian pernikahannya di tentukan.
Bima tersenyum karena Rantilah yang akan mendisain gaunnya bahkan seluruh seragam keluarganya Ranti lah yang akan mendisain dan mensponsorinya.
''Ehh.....ternyata ada Mba Ranti juga. ''
ucap calon mertua Alea dan membuat Ranti tersenyum.
''Ranti ini menantu saya, istrinya Bima kakaknya Alea jeng. ''
jawab mamanya Bima dan membuat calon besannya tersenyum.
Ternyata keluarga calon besan mamanya Bima pun ikut meminta rancangan Ranti untuk keluarganya dan Ranti mengiyakannya lalu menunggunya di butik.
tbc.
__ADS_1