Sampai Batas Penantian

Sampai Batas Penantian
Kepergian Ranti......


__ADS_3

Di rumah Ranti saat ini......


Ranti menenangkan Eta yang menangis dan hanya sepuluh menit Eta sudah tertidur pulas di pangkuannya.


''Kamu merasakan hal sama seperti Bunda yah, papa kamu bertunangan dengan wanita lain dan kamu merasakan sakit seperti Bunda, sembuh ya sayang biar bisa ikut dengan Bunda. ''


ucap Ranti saat setelah Eta terlelap.


''Lebih baik minta antar Tante Mira ajah deh, males kalau bawa pengasuh Eta. ''


gumam Ranti saat setelah merebahkan Eta di ranjangnya.


Dering ketiga Tante Mira mengangkat telphone nya.


Dalam panggilan.....


''Ada apa sayang?? ''


''Tante lusa bisa ikut gak?? ''


''Ikut kemana emangnya, kalau ngajakin aneh aneh Tante gak mau. ''


''Tante ini berprasangka buruk ajah, aku mau ke Dubai menghadiri fashion week disana, Tante ikut yah sekalian jaga Eta juga karena aku gak mau ajak pengasuhnya Eta, dia kan mata mata Kak Rangga. ''


''Baiklah..... sekalian Tante juga liburan kan nanti disananya. ''


''Oke Tante, besok sore aku ke rumah Tante yah dan pagi harinya langsung berangkat ke bandara. ''


''Iya Tante tunggu. ''


Panggilan Berakhir......


Ranti membersihkan tubuhnya untuk bersiap tidur karena hari pun semakin malam, Ranti tidak mengetahui kalau suaminya sedang bermalam di sebuah Villa dengan wanita lain.


Pagi hari menjelang.....


Ranti mengerjapkan matanya karena Eta sedang memainkan wajahnya, Ranti tersenyum dan mencium putrinya.


''Semalam Kak Rangga gak pulang berarti, masa bodo ahh.....dan lagian bagus kalau gak pulang. ''


ucap Ranti sambil beranjak dan menggendong putrinya.


Ranti keluar dari kamar untuk memberikan Eta pada pengasuhnya, agar Eta di mandikan dan Ranti akan bersiap untuk menuju ke butik.


''Suami saya gak pulang Bi?? ''


tanya Ranti saat kepala pelayan menghampirinya setelah Ranti memberikan Eta pada pengasuhnya.


''Benar Bu....Tuan gak pulang semalam. ''


jawab kepala pelayan dan Ranti mengangguk lalu menuju kamarnya untuk bersiap.

__ADS_1


Sedangkan di Villa saat ini, Rangga dan Alea masih tertidur karena mereka baru mengakhiri permainannya menjelang pagi.


Rangga berhasil menghapus vidio nya di handphone Alea dan melayani keinginan Alea agar tidak curiga dengan tindakannya.


Kembali ke kediaman Ranti.....


Ranti sudah rapih dengan pakaian kerjanya, hari ini Ranti akan mengurus beberapa disain yang akan di pamerkan nanti di acara fashion week.


''Nanti siang saya akan membawa Eta pergi dan tugas kamu adalah persiapkan Eta dan semua kebutuhannya, saat saya datang langsung pergi soalnya. ''


ucap Ranti pada pengasuh Eta dan pengasuhnya mengiyakannya.


Ranti langsung menuju butik dengan mengendarai mobilnya sendiri, sejenak Ranti sudah menerima kenyataan kalau Bima milik Ayya dan tugas Ranti adalah menghindari Bima demi kebaikannya.


Dua puluh menit perjalanan akhirnya Ranti sampai di butiknya dan langsung meminta asistennya ke ruangannya.


''Semua sudah kamu siapkan disain dan gaunnya kan?? saya gak mau disana ada kesalahan sedikitpun. ''


ucap Ranti saat asistennya masuk kedalam ruang kerjanya.


''Semua sudah aman dan sudah di packing juga. ''


jawab asistennya dan Ranti mengangguk.


Asistennya langsung pamit setelah semua selesai dan Ranti kembali mengerjakan beberapa berkas untuk di bawanya menuju Dubai.


Hingga siang hari Ranti baru menyelesaikan pekerjaannya dan merapihkan semua meja nya, Ranti langsung bersiap setelah asistennya memberikan berkas disainnya.


''Saya titip butik dan jangan memberitahukan kemana saya pergi yah, siapapun termasuk keluarga saya dan bilang ajah saya fashion week keluar kota bukan ke Dubai. ''


Ranti sampai di rumahnya dan langsung ke kamarnya untuk mengambil koper dan meminta supir untuk membawanya ke mobil.


''Anak bunda cantik sekali sayang, kita jalan jalan yah dan kamu ikut sama bunda. ''


ucap Ranti saat membawa eta dari gendongan pengasuhnya.


''Tuan belum pulang juga Bu, apa ibu mau menitipkan pesan saat tuan pulang?? ''


ucap pengasuh Eta dan Ranti menghembuskan nafasnya.


''Bilang ajah saya ada fashion week satu minggu, saya pergi dengan Tante Mira dan Eta. ''


jawab Ranti sambil berjalan menuju mobil dan pengasuhnya Eta mengiyakannya.


Ranti saat ini sudah di mobil dengan Eta dan di antarkan oleh supirnya, Ranti sebelumnya sudah menghubungi Tante Mira kalau keberangkatannya di percepat menjadi sore dan bukan besok pagi.


Saat sampai di kediaman Tante Mira ternyata Tante Mira sudah siap dan langsung masuk kedalam mobil, sebelumnya memberikan koper pada supir untuk di simpan ke bagasi.


''Tante yang gendong Eta yah. ''


ucap Tante Mira saat masuk kedalam mobil dan Ranti langsung memberikan Eta.

__ADS_1


Selama di perjalalan menuju bandara, Eta terus berceloteh di ajak bicara oleh Tante Mira dan Ranti hanya sibuk dengan lamunannya.


Hanya dua puluh menit mobil sampai di bandara dan Supir langsung mengeluarkan dua kopernya, Ranti langsung masuk kedalam bandara diikuti Tante Mira yang menggendong Eta.


Di kantor Bima saat ini....


Bima terus di salahkan oleh Alfa yang tiba tiba bertunangan dengan Ayya dan membuat Ranti sakit hati.


''Stop Alfa, kupingku sakit mendengarkan ocehan kamu dari pagi. ''


protes Bima saat Alfa terus memarahinya.


''Gimana aku gak ngoceh, bayangkan gimana terlukanya Ranti yang di paksa mempercayai kamu tapi kamu malah melenceng, kamu punya perasaan gak sih?? ''


jawab Alfa dan membuat Bima mendelik sebal.


''Aku terpaksa Alfa melakukannya, Mama di depan mata aku mau memotong pergelangan tangannya dan aku gak mau Mama sampai tiada karena ulahku, aku sedang memikirkan cara agar terlepas dari wanita ular itu. ''


ucap Bima dan Alfa menghembuskan nafasnya.


''Kamu buka semua kejahatannya dan biarkan dia melakukan kemauannya setelah kamu membuka kejahatannya Bimm, aku akan bantu kamu dan Aryo juga pasti udah siap. ''


ucap Alfa dan membuat Bima terdiam.


''Baiklah nanti akan aku ungkap vidio nya dan sekarang aku mau ketemu Ranti karena sedari pagi nomernya gak aktif terus. ''


ucap Bima sambil berjalan keluar ruangannya meninggalkan Alfa.


''Anak itu malah kabur, udah dia lelet dan gak peka dengan masalahnya, mudah mudahan kamu bertemu Ranti sekarang. ''


ucap Alfa saat Bima menginggalkannya di ruangan nya.


Di kediaman Ranti saat ini....


Rangga baru tiba sore hari di rumah dan langsung menuju kamarnya tanpa menghampiri kepala pelayannya untuk sekedar menanyakan Ranti dan putrinya.


''Semoga Ranti gak curiga dan aku harus beralasan apa semalam gak pulang. ''


gumam Rangga sambil berjalan menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.


Rangga kembali dari villa siang hari namun pekerjaannya di kantor sedang banyak dan terpaksa Rangga langsung ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya.


Rangga belum menyadari kalau Ranti dan Eta tidak ada di rumahnya, bahkan kepala pelayan pun gak berani menyapa Rangga karena raut wajah Rangga yang kurang bersahabat.


''Dimana Eta?? ''


ucap Rangga saat menghampiri pengasuh Eta yang sedang di dapur.


''Maaf Tuan, nona muda di bawa Ibu ke acara fashion week selama satu minggu kedepan. ''


ucap Pengasuhnya Eta dan membuat Rangga melototkan matanya.

__ADS_1


.............


tbc.


__ADS_2