
Jauh di tempat Ranti saat ini, Rangga sedang melakukan perjalanan bisnisnya dan Ayya menyusulnya dengan mengajak Alea yang memaksa ingin ikut dan Ayya pun terpaksa mengajaknya.
Rangga saat ini begitu sibuk dengan pekerjaannya dan belum menyadari kalau Ayya datang dengan membawa Alea.
Handphone Rangga berdering dan Rangga langsung mengangkatnya tanpa melihat siapa yang menelphon nya.
Dalam panggilan saat ini......
''Iya hallo....''
''Kak Rangga, aku udah sampe hotel sekarang dan reservasi kamar aku kan udah kakak urus bukan?? ''
''Sudah, kamu ke kamar kakak ajah karena kuncinya ada disini. ''
''Kakak di kamar nomer berapa?? aku mau pesan satu kamar lagi soalnya. ''
''Loh.....kenapa pesan satu lagi?? ''
''Aku sama Alea kesininya, nanti aku ke kamar kakak deh setelah mendapat kunci kamar untuk Alea. ''
Panggilan berakhir.....
''Kenapa Ayya malah bawa adiknya si Bima, pasti ganggu nantinya. ''
ucap kesal Rangga sambil kembali mengerjakan pekeerjaannya karena esok dia dan Ayya akan ada pertemuan dengan rekan kerja nya.
Di lobi saat ini......
''Terimakasih ......''
ucap Ayya saat salah satu pekerja hotel mengantarkannya ke kamar Ayya.
''Kamarnya nyaman yah kak....''
ucap Ayya saat Alea masuk mengikuti Ayya kedalaam kamar hotel.
''Nyaman laah kan namanya juga hotel, kakak mau ke kamar Kak Rangga dulu di depan kamar kamu gak jauh dan gak apa apa kan kalau kita gak satu kamar?? ''
ucap Ayya dan Alea mengangguk mengiyakannya.
''Gak apa apa kak, lagian aku bukan anak kecil yang jarus minta di temani kamu juga kan Kak. ''
jawab Alea dan Ayya hanya tersenyum sambil keluar dari kamar Alea.
Ayya langsung menuju kamar Rangga yang berada tepat di depan kamarnya Alea, setelah di buka kan pintunya Ayya langsung masuk.
''Kamu kenapa malah membawa wanita itu kesini Ayya?? dia nanti nyusahin kamu loh. ''
ucap Rangga saat Ayya mengikutinya masuk kedalam kamar.
''Dia gak akan ganggu Kak, lagian Alea pengen liburan kasihan Kak. ''
__ADS_1
ucap Ayya dan Rangga hanya menghembuskan nafasnya.
''Kalau dia sampai menyusahkan kamu dan kamu meminta bantuan Kakak, Kakak gak akan membantu kamu. ''
ucap Rangga dengan nada sedikit kesal.
''Beres kak, aku gak akan meminta bantuan kakak kok dan mana kunci kamarnya. ''
ucap Ayya dan Rangga langsung memberikan kuncinya.
Ayya langsung menuju kamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya sebelum besok mengerjakan pekerjaannya dengan Rangga.
Di rumah Ranti saat ini.....
Ranti saat ini sedang terdiam di depan balkon kamarnya, karena ucapan Bima siang tadi terus terngiang ngiang di telinganya.
''Apa aku harus melihat rekaman cctv nya agar tau kebenarannya. ''
ucap Ranti sambil terus menatap langit malam tanpa bintang di hadapannya.
Ranti menghubungi nomer Tante Mira untuk menanyakan harus apa dia saat ini karena sungguh Ranti bingung dengan keadaan ini.
Dalam panggilan saat ini....
''Ada apa sayang?? ''
''Aku gak ganggu tidur Tante kan?? ''
''Gak ko, Tante juga baru selesai merapihkan gaun gaun yang di kirim dari butik kamu, ada apa sayang?? ''
''Sayang dengarkan Tante, Bima pasti sudah mengantisipasinya sebelum mengajak kamu untuk melihat rekaman cctv nya, gak mungkin Bima membahayakan kamu dan putrinya, percayakan semuanya dan kamu harus jujur mulai saat ini dalam bentuk hal apapun kepada Bima, agar semua masalah terselesaikan, Tante sedih sekali melihat kamu tertekan setiap Rangga memperlakukan kamu dengan mesra, Kali ini percayakan pada Bima yah. ''
''Baiklah Tante aku akan mengikuti kemauan Bima, semoga Kak Rangga gak akan melakukan apapun nantinya kalau dia tau aku bertemu Bima. ''
''Nah .....gitu dong, yakin dan percaya semua akan lancar tanpa hambatan, berfikirlah jernih dan jangan berburuk sangka dulu dengan semuanya. ''
''Baik Tante, makasih untuk dukungannya dan besok aku titip Eta yah saat aku pergi dengan Bima. ''
''Oke sayang dengan senang hati Tante akan menjaga Eta dan mendukung selalu kamu kalau itu untuk kebahagiaan kamu ataupun Rasya. ''
''Makasih.....selamat malam Tante. ''
''Selamat malam sayang.....''
Panggilan berakhir......
Ke esokan harinya.......
Saat ini Alea sedang mengikuti Ayya untuk menuju restoran di lantai satu hotelnya, Rangga sudah menunggu untuk sarapan.
''Maaf menunggu lama kak. ''
__ADS_1
ucap Ayya saat sampai di meja makan dan Rangga sudah menunggunya.
''Iya gak apa apa, kalian pesan lah sarapannya karena kakak udah pesan barusan. ''
jawab Rangga dan Ayya langsung memesan sarapan untuknya dan untuk Alea juga.
Setelah pesanan nya datang Rangga langsung memakan makanannya, di ikuti Ayya dan Alea karena pesanan mereka pun sudah datang.
Setelah sarapan Rangga langsung mengajak Ayya untuk menuju tempat pertemuan dengan klien sedangkan Alea kembali ke kamar hotelnya.
''Ingat Ayya, kakak gak mau kamu kesusahan kalau wanita itu menyusahkan kamu, kakak gak mau dekat dengan siapapun yang berhubungan dengan Bima karena kakak gak mau Bima memanfaatkan situasi ini untuk merebut Ranti kembali dari kakak. ''
ucap Rangga dan Ayya langsung terdiam.
''Bima saat ini sudah denganku kak dan gak mungkin kembali merebut Ranti, lagian kalian sudah memiliki anak yang akan mengikat cinta kalian kan, Alea emang sengaja aku bawa untuk liburan dan gak akan menyusahkan aku atau kakak. ''
ucap Ayya dan Rangga hanya diam tanpa menjawab ucapa Ayya.
Di hotel saat ini......
Alea langsung menuju kamarnya dan memikirkan cara agar dapat menemui Rangga dan mendekatinya.
''Gimana caranya yah memanfaatkan situasi agar aku bisa menjerat Kak Rangga dan masa bodo dengan Istri dan anaknya karena laki laki kan bebas mau memiliki istri berapapun. ''
gumam Alea dalam hatinya sambil memikirkan cara untuk mendekati Rangga.
Saat Alea sedang sibuk memikirkan cara mendekati Rangga, handphone nya berdering dan ternyata Ayya yang menghubunginya.
Dalam panggilan saat ini......
''Iya ada apa kak?? ''
''Alea kamu bisa ke kamar kakak gak?? minta kunci kamar ke resepsionisnya karena dokumen kakak tertinggal, nanti ada supir yang menjemput dan mengantarkan kamu kesini. ''
''Baik kak, aku ambil sekarang dokumennya. ''
''Makasih Alea dan dokumen nya ada di atas kasur kok udah siap tinggal bawa ajah semuanya. ''
''Iya kak siap. ''
panggilan berakhir......
''Tanpa memikirkan cara, ternyata sudah datang sendiri deh caranya dan aku harus memanfaatkan situasi nanti untuk mendekati kak Rangga. ''
ucap Alea dengan penuh semangat dan langsung menuju resepsionis untuk meminta kunci kamar Yang Ayya titipkan di resepsionis.
Setelah selesai dengan urusan kamar hotel, Alea langsung mengikuti supir yang menjemputnya untuk menuju dimana Ayya dan Rangga menunggu.
Hanya dua puluh menit Alea sampai dan memberikan dokumennya.
Ayya langsung meminta Alea untuk menunggu nya di area sekitar hotel tempatnya meeting, dengan catatan Alea jangan terlalu jauh untuk berkelilingnya.
__ADS_1
.............
tbc.