
Pagi hari di kediaman Ranti.....
''Gimana kemarin hasil pemeriksaan Eta nya?? ''
ucap Rangga saat duduk untuk gabung sarapan dengan Ranti di meja makan.
''Eta cuma gak cocok sama susu formulanya, makanya Eta langsung muntah pas udah minum susu. ''
jawab Ranti dan Rangga hanya mengangguk.
''Terus bahaya gak untuk Eta nya?? ''
ucap Rangga dan Ranti menggelengkan kepalanya.
''Gak kata dokternya dan dokter udah kasih rekomendasi merek susu yang bagus untuk Eta dan Eta cocok gak memuntahkannya lagi, kalau masih memuntahkannya harus di periksa ulang karena takut alergi susu sapi. ''
jelas Ranti dan Rangga hanya mengangguk sambil memakan sarapannya.
Setelah selesai sarapannya, Rangga langsung pamit menuju perusahaan dan Ranti bersiap untuk membawa Eta ke kediaman Tante Mira.
''Anaknya Bunda cantik banget sih, mau ke rumah nenek muda yah dan kita jalan jalan lagi. ''
ucap Ranti yang sedang memakaikan jaket pada tubuh Eta.
Di kediaman Tante Mira.....
Bima saat ini sedang duduk di ruang tamu Tante Mira, menunggu Tante Mira yang sedang membuatkannya minuman.
Bima ingin menanyakan kejelasan anaknya Ranti pada Tante Mira, karena bagi Bima lebih mudah bertanya pada Tante Mira di banding Ibu nya Ranti.
''Ayo di minum dulu mumpung hangat yah. ''
ucap Tante Mira sambil menyajikan secangkir teh hangat untuk Bima.
''Makasih Tante dan maaf merepotkan. ''
Jawab Bima sambil meminum teh hangatnya.
''Ada apa kamu kesini pagi sekali Bim?? ''
ucap Tante Mira yang heran dengan kedatangan Bima.
''Tadi Bima sekalian lewat dan mampir ajah, ada yang mau Bima tanyakan ke Tante, Bima harap Tante mau jujur agar semua lancar. ''
ucap Bima dan membuat Tante Mira mengerutkan keningnya.
''Emangnya mau nanya apa lagi?? ''
ucap Tante Mira dan Bima langsung menarik nafasnya.
''Ranti memiliki anak perempuan hasil dari pernikahannya dengan Rangga, berapa usia nya sekarang dan Tante tau gak?? ''
__ADS_1
ucap Bima dan membuat Tante Mira terdiam.
''Betul yang kamu bicarakan, Ranti memiliki seorang bayi perempuan hasil pernikahannya dengan Rangga, usianya sekarang itu mau memasuki lima bulan kalau gak salah, kamu tahu darimana mengenai anaknya Ranti?? ''
jawab Tante mira dan membuat Bima terdiam.
''Kemarin gak sengaja ketemu di kantornya Rangga dan aku bertemu Putrinya Ranti, sangat cantik dan mirip sekali dengan ibunya. ''
ucap Bima dan Tante Mira hanya mengangguk.
Bima yang sudah puas dengan jawabannya pun memilih untuk pamit menuju kantornya karena banyak pekerjaan yang harus Bima urus.
Tante Mira mengantarkan Bima sampai teras depan rumahnya dan menunggu mobil yang di kendarai Bima sampai tak terlihat namun tak lama muncullah mobil Ranti dan membuat Tante Mira melototkan matanya dan meminta pelayan di rumah membawa cangkir bekas minuman Bima.
Saat Ranti membuka pintu mobilnya, Ranti langsung tersenyum karena Tante Mira menyambutnya.
''Baik banget sih Tanteku ini, sampai menyambut kedatangan aku sama Eta. ''
ucap Ranti yang membuat Tante Mira lega karena Ranti gak berpapasan dengan Bima.
''Ayo kita masuk karena udara di luar sedang kurang bersahabat soalnya. ''
ucap Tante Mira sambil menggendong Eta dan membawanya masuk kedalam rumah.
''Tante mau bantuin aku gak?? ''
ucap Ranti dan Tante Mira mengerutkan keningnya.
''Bantu apa dan dalam hal apa dulu?? ''
''Ada acara Fashion week minggu ini, Aku mau Tante ikut memamerkan rancangan aku, mau kan??? ''
ucap Ranti dan membuat Tante Mira mendelik sebal.
''Ibu kamu tuh yang pantas buat berjalan di atas karpet sambil lenggak lenggok, Tante ma mana bisa Ranti dan Tante menolak, mendingan di suruh jagain Eta ajah seharian. ''
ucap Tante Mira yang menolak permintaan Ranti dan Ranti sudah menduganya.
''Iya deh, nanti aku minta Ibu sama Rasya yang jadi modelnya. ''
ucap Ranti sambil tersenyum memperhatikan putrinya yang nyaman di pangkuan Tante Mira.
''Eta sekarang lima bulan kan usianya?? ''
ucap Tante Mira dan Ranti mengangguk.
''Lima bulan satu minggu lagi, kenapa emangnya?? ''
ucap Ranti dan Tante Mira menganggukan kepalanya.
''Gak cuma mau belikan pakaian untuk Eta, soalnya pakaian anak perempuan itu suka lucu lucu loh dan beda sama pakaian anak laki laki, gak jauh dari kaos dan kemeja. ''
__ADS_1
ucap Tante Mira yang beralasan dan Ranti hanya tersenyum.
Di perjalanan Bima saat ini......
''Benar dugaanku, mereka pergi kan hanya setahun dan Eta saat ini usianya menuju lima bulan, masa iya baru seminggu nikah udah hamil satu bulan, gimana cara membuktikannya?? ''
gumam Bima dalam hatinya sambil mengemudikan mobilnya menuju kantor kejaksaannya.
Bima saat ini sedang berusaha membuktikan kalau putrinya Ranti adalah buah cinta nya dengan Ranti dan Bima melupakan Aryo yang bisa mencari tahu lewat foto foto di handphone Rangga.
Entah Bima memang lupa atau dia emang gak tahu bahkan gak ngerti dengan semuanya, hanya Aryo kuncinya saat ini untuk Bima mendapatkan bukti.
Di kantor Rangga saat ini......
Rangga sedang sibuk dengan pekerjaannya dan tiba tiba pintu ruangannya di ketuk, tanpa curiga siapa yang datang Rangga langsung mengiyakannya untuk masuk.
''Hai Kak Rangga......''
ucap sapa Alea dan membuat Rangga langsung mengalihkan pandangannya dari layar monitor ke asal suara yang menyapanya.
''Ngapain kamu disini?? ada yang tertinggal di ruangan ini memangnya kemarin?? ''
ucap Rangga dan Alea langsung tersenyum.
''Iya kak Rangga ada yang tertinggal. ''
ucap Alea dengan senyum manisnya dan membuat Rangga mengerutkan keningnya.
''Barang apa yang tertinggal?? ''
ucap Rangga yang merasa heran dengan gadis dihadapannya.
''Nomer handphone kak Rangga, aku lupa gak meminta kemarin, bolehkan?? ''
ucap Alea dan membuat Rangga melototkan matanya.
''Kamu tau kalau saya sudah menikah dan memiliki anak?? dan kakak kamu itu mantan pacar istri saya, kamu di minta kakak kamu untuk memikat saya dan istri saya kembali ke kakak kamu?? begitu?? ''
ucap Rangga sambil berdiri dan menatap tajam ke arah Alea dan membuat Alea gelagapan untuk menghindarinya.
''Gak kok kak, sumpah deh dan lagian aku maunya Kak Bima dengan Kak Ayya, aku beneran tulus kok sama kamu kak dan gak di suruh siapapun. ''
ucap Alea sambil mengangkat dua jari tangannya sebagai tanda kebenaran ucapannya.
''Mau apa kamu dari saya?? saya gak tertarik dengan kamu dan saya sangat mencintai istri saya, pintu ada disana dan silahkan keluar. ''
ucap tegas Rangga sambil menunjuk pintu dan membuat Alea langsung terdiam dan melakukan usaha untuk mendapatkan Rangga.
''Pliis kak, aku beneran jatuh cinta sama kak Rangga dan aku mau membuktikannya kok, apapun yang kak Rangga minta aku akan kasih demi membuktikan kebenarannya, aku gak bohong kak. ''
ucap Alea dan membuat Rangga tersenyum kecut.
__ADS_1
.....................
tbc.