Scorpio

Scorpio
PROLOG


__ADS_3

...Operation æ...


...***...


Acara yang menjadi ajang pertemuan tak resmi para politikus dunia.


Daftarkan anakmu ke sana agar kau bisa menyusup di acara tersebut dan menjalankan misimu yang telah ku sampaikan tadi. Karena tanggal pendaftaran semakin dekat, kau hanya punya waktu dua minggu.


'Baiklah'


'Aku, Secorpio'


'Akan menjadi Ayah untuk kelangsungan misi yang telah diberikan dengan baik'


...***...


MISSION 1 : MENCARI SEORANG ISTRI DAN ANAK DALAM WAKTU 2 MINGGU


***


Panggil aku Ayah'


'Ayah!'


***


'Apakah setiap orang tua, akan menjalani tugas sulit seperti ini sepanjang hari?'


'Satu-satunya yang sangat sulit ku mengerti adalah..'


'Anak angkat ku sendiri'


***


'Jika berani berbalik akan kubunuh kau'


***


'Dia tidak mempunyai catatan bercerai ataupun menikah'

__ADS_1


'Aku akan memilihnya'


***


'Pada akhirnya aku akan menyetujui pernikahan formal itu'


'Memalukan'


***


'Kudengar, si b*jing*n itu tinggal bersama dengan para gundik nya disini'


'Memilih bunuh diri atau mati?'


***


' Langkah pertama menuju keberhasilan misi adalah dapat memahami pihak lain secara detail dan rinci'


'Bella suka makan!'


'Dan tak menyukai buah Avocado'


***


'Tidak, jangan berpikir seperti itu. Dia akan tau kalau aku ini seorang pembunuh'


'Pe-pembunuh?!!'


***


"HEI KAU ITU MAU MENGUPAS BAWANG BUKAN MENGUPAS KULIT!!"


"Maaf"


...****************...


"DASAR MANUSIA ANEH!!"


"BELLA TIDAK ANEH!"

__ADS_1


...****************...


"Aku tidak akan melakukan itu."


...----------------...


NASIB KEDUA WARGA KERAJAAN


KINI DITANGAN KELUARGA PALSU YANG DILANDASKAN OLEH KEBOHONGAN DENGAN BEBERAPA RAHASIA YANG TAK MEREKA KETAHUI SATU SAMA LAIN.


APAKAH MISI KALI INI AKAN BERHASIL?!


...***...


Kali ini saya akan membawakan cerita dengan tema fantasi dengan latar belakang kerajaan modern. Mungkin ada beberapa penjelasan yang saya sampaikan terkait bahasa atau istilah yang saya gunakan. Jadi mohon dimaklumi jika ada kata-kata yang terdengar asing atau tidak kalian pahami, maaf ya.


Nb. Jika anda tidak suka maka tinggalkan, jangan baca atau meninggalkan komentar-komentar tidak mengenakan seperti memaki. Ngusir? Iya, saya ngusir. Jujur, saya baperan orangnya 🥲. Tapi kalo kalian suka ya baca aja, wajib soalnya hehe.


Ini bukan pertama kali saya buat cerita disini tapi kebanyakan kena written block atau ngedown huhu. Males juga sih hehe. Makanya saya hapus sebelum ceritanya tamat. Lagian pas saya baca kek 'apaan sih enggak jelas banget' alurnya kemana-mana nambahin karakter dengan ecek-ecekan sampai akhirnya nggak berguna itu karakter bahkan nggak muncul lagi di bahan cerita, kan jadi awakward perasaan saya. Kasihan juga pembaca yang baca cerita saya pasti banyak yang nggak ngerti nya timbangin yang ngerti nya, kan'saya jadi merasa bersalah (⁠╯⁠︵⁠╰⁠,⁠).


Doain, cerita kali ini lebih baik dari cerita saya sebelum -sebelumnya. Mungkin masih banyak kesalahan, tapi saya akan lebih giat belajar dalam hal kepenulisan.


Mengkritik boleh, tapi jangan dengan bahasa yang menjatuhkan'kan saya sudah bilang 'saya baperan'. Sekian, terimakasih.


!HAPPY READING!


Tuttt—


Karena minimal harus 500 kata baru bisa dipublis saya akan memberi spoiler sedikit untuk kalian di chapter pertama.. ini spoilernya!! kalo kalian ada di 'tim no spoiler' mungkin bisa skip bagian ini, karena jujur aku ada di 'tim spoiler dulu baru baca' hehe.


‼️ WARNING SPOILER ‼️


"Hei!"


"Serahkan barang yang kau janjikan padaku" ujar tiba-tiba seseorang dari belakang.


Polisi itu dengan kaget berbalik menghadap kebelakang yang memperlihatkan seorang pria bertubuh kekar dengan menggunakan setelah jas formal mengadah'kan tangan kearahnya. Sontak sang polisi menatap rumit kearah pria didepan'nya.


"Bukankah Anda sendiri sudah menerimanya?"

__ADS_1


__ADS_2