Scorpio

Scorpio
Kembali ke kota kelahiran


__ADS_3

Aileen


Aileen yang terbiasa bangun pagi terkejut karena mendapati Deon yang sudah tidak ada di kamarnya. Kemudian dia teringat ucapan Saralee, jika anak perawan melakukan hubungan badan untuk yang pertama kali pasti akan kesakitan.


"Aku tidak merasakan apa-apa pada tubuhku, ternyata Kak Deon bisa memegang kata-katanya," batin Aileen tersenyum lega.


Aileen segera mandi, kemudian dia keluar kamar untuk mengecek apakah teman-temannya sudah pulang.


Namun ketika dia membuka pintu kamarnya, hidungnya langsung mencium aroma masakan yang enak di atas meja di ruang santai.


"Pasti Adella, tapi kenapa makanannya di taruh di sini? Biasanya di meja ruang makan," batin Aileen heran, dia langsung saja masuk ke kamar Adella. Namun kamar temannya masih kosong.


Karena perut yang sudah melilit lapar, Aileen segera mendekati makanan itu. Kemudian dia menemukan secarik kertas.


*Selamat menikmati sarapannya, aku yang


masak sendiri loh.


Nanti sepulang kuliah aku jemput, kita akan pergi mengunjungi ibu kandungmu


  kekasihmu, Deon*.


 


Aileen merasakan sesuatu yang tidak bisa diartikan, tapi di sisi lain ada debaran hati yang bersenandung merdu. Tulisan paling bawah benar-benar membuat Aileen salah tingkah.


Tiba-tiba Adella dan Saralee datang bersamaan.


Adella tampak lelah sedangkan Saralee selalu bersemangat seperti biasanya.


"Kamu yang masak?" tanya Saralee kaget melihat sudah ada masakan.


"Tidak, ini masakan Kak Deon," jawab Aileen gugup.


"Wah... Dimasakin suami nih," goda Adella mulai memiliki tenaga untuk menggoda temannya.


Saralee dengan cekatan merebut secarik kertas yang di pegang Aileen, saat mau di rebut kembali. Saralee langsung melemparkan kertas itu pada Adella.


"Cepat bacakan yang keras!" teriak Saralee sambil memegang tubuh Aileen sampai temannya itu tak bisa bergerak maju.


Adella membacakan secarik kertas yang barusan diterima dengan suara yang lantang.


Aileen memerah dan sangat malu.


"Ada peningkatan nih untuk teman kita, sekarang sudah punya pacar," goda Adella.


"Aileen, kita sebentar lagi mau jadi saudara. Mulai sekarang aku harus memanggil kakak ipar ya?" timpal Saralee tak kalah heboh.

__ADS_1


Aileen diam, karena dia tidak mungkin bisa mengalahkan kedua temannya itu.


"Sebaiknya kalian segera mandi, kalau tidak makanan ini aku habiskan sendiri," kata Aileen tegas.


"Mentang-mentang masakan suami jadi kita-kita dilarang ikut makan," goda Adella.


"Baiklah, aku mandi dulu. Aku juga penasaran dengan masakan Kak Deon, aku sendiri juga baru tahu kalau dia bisa memasak," sela Saralee segera masuk ke dalam kamar.


"Ini di simpan baik-baik yah! Aku mandi dulu," ucap Adella mengembalikan kertas tadi dan gadis itu juga masuk ke kamarnya sendiri.


Aileen sudah di goda oleh teman-temannya, entah kenapa bersama Saralee dan Adella dirinya bisa terbuka. Padahal sebelumnya pada orang tua sendiri cuma mau bilang tidak enak badan saja takut.


Mungkin karena lama-lama bergaul dengan mereka berdua Aileen memiliki sedikit keberanian.


Lima belas menit kemudian Adella dan Saralee keluar rumah dengan penampilan yang keren.


"Adella, bajunya cocok banget sama kamu! Aku memang hebat," ucap Saralee puas.


"Kamu sedang memujiku atau memuji diri sendiri?" tanya Adella nyengir.


"Dua-duanya," jawab Saralee tertawa.


Mereka langsung segera sarapan, tidak mengira jika masakan sepupu Saralee juga enak.


"Beruntung kalau kamu punya suami Kak Deon, meskipun kamu tidak bisa masak tapi ada suami yang jago masak," ucap Adella.


"Aku juga mau mencari suami yang bisa masak ah, bangun tidur sudah ada sarapan di atas meja," timpal Saralee menghayal.


"Tapi bagiku lebih penting orang kaya saja deh, kalo punya uang banyak kan tinggal makan di restoran atau sewa koki profesional," jawab Saralee.


"Sesuka hati kalianlah, pikiran orang kan beda-beda. Kebutuhan dan tujuan hidup seseorang juga berbeda. Seperti lidahku yang suka pedas manis, Saralee pedas dan Aileen manis asin," timpal Adella.


"Tumben bisa bijaksana," jawab Saralee tertawa.


"Baru tahu ya?" timpal Adella.


"Eh, nanti sepulang kuliah aku mau kembali ke kotaku. Nanti malam ada acara keluarga penting," ucap Saralee.


"Syukurlah akhirnya kamu bisa berbaikan pada kedua orang tuamu. Tapi kalian juga tahu nanti sepulang kuliah aku akan pergi dengan Kak Deon, apa Adella nggak papa di rumah sendirian?" ujar Aileen bingung.


"Tenang, nanti aku juga mau pulang ke kotaku, karena adikku masuk rumah sakit." jawab Adella.


"Ya ampun, adik kamu juga sakit? Lalu bagaimana dengan biayanya? Kamu kalau butuh uang bilang saja padaku!" kata Saralee serius.


"Aku juga masih punya tabungan yang lumayan, kamu butuh berapa?" timpal Aileen panik.


Adella tersenyum haru, karena memiliki dua sahabat yang peduli. padahal mereka baru saja mengenal.

__ADS_1


"Terima kasih semuanya, tapi Keenan sudah memberikan uang dan ATM unlimited padaku," jawab Adella cengengesan.


"Wihhhh, keren itu... Nah gitu dong, kalo ada sasaran yang empuk jangan disia-siakan. Dari pada kamu sama Sam masih mending Keenan," ucap Saralee antusias.


"Kenapa Keenan bisa berubah dalam waktu singkat begitu?" tanya Aileen curiga.


Adella menceritakan kejadian semalam yang membuat gadis itu sampai menginap di rumah sakit.


"Sekarang bagaimana dengan keadaan dia?" tanya Aileen penasaran.


"Sudah baikan, hanya keningnya yang masih diperban karena lukanya belum kering," jawab Adella.


"Aku rasa dia mulai jatuh cinta padamu," kata Saralee menatap serius ke wajah Adella.


Aileen juga ikut memandang Adella dengan tatapan penuh tanda tanya.


"Apaan kalian ini, mana mungkinlah! Lagi pula Keenan baik padaku agar aku tidak menjerat pemuda lain. Kalian tahu sendiri, aku menyandang status tunangannya. Kalau sampai aku ketahuan dekat dengan pemuda lain pasti bisa mencemarkan nama baiknya juga," elak Adella.


"Tapi aku yakin, kalau Keenan pasti mulai tertarik padamu," ucap Aileen.


"Iri deh, Adella ada Keenan yang kaya dan tampan. Aileen punya Kak Deon pemimpin mafia yang super keren," cibir Saralee.


"Kamu punya cowok segudang!" balas Aileen dan Adella bersama.


"Mereka sampah semua, cuma mainan buat aku. Selama ini belum ada pemuda yang bisa meluluhkan hatiku dan bisa membuat aku merasakan rindu," jawab Saralee jujur.


Adella dan Aileen terkejut, tidak mengira jika Saralee yang selalu gonta-ganti pasangan malah belum pernah jatuh cinta.


"Aku yakin, sebentar lagi kamu juga akan merasakan jatuh cinta," ucap Aileen.


"Bisa saja nanti malam adalah acara perjodohan kamu dengan seorang pangeran," timpal Adella.


"Ish... Kalian ini! Sudahlah, ayo kita berangkat sekarang," ajak Saralee mengalihkan pembicaraan.


Saralee seorang wanita idola yang bisa memilih pemuda manapun. bagaimana mungkin gadis itu mau dijodohkan oleh kedua orang tuanya.


"Memang aku tidak laku? Sampai aku mau dijodohin," batin Saralee kesal.


Jangan lupa Like dan Vote yaah🤗


Menurut kalian nanti malam Saralee mau dijodohin atau enggak? Kalo iya dengan siapa?


A. Sam


B. Raiyen


C. Keenan

__ADS_1


D. Pangeran dari negeri lain


Di komen yaahhh🤗


__ADS_2