Scorpio

Scorpio
Pencarian Aileen


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan yang


cukup panjang akhirnya Deon sampai juga di kediaman Fernand. Namun, apa yang


ingin dia temui sudah tidak ada di sana. Deon hanya bisa pulang dan memikirkan


cara untuk bisa menemukan kekasihnya.


‘’Aku tahu si tua itu pasti tahu


jika putrinya tengah mengandung anakku. Dan aku sendiri tidak mungkin menyuruh


anak buahku untuk melacak keberadaan Aileen, karena jika kakak sampai tahu


kejadian ini justru keadaan semakin rumit. Aku tidak ingin Aileen dan anakku


dalam bahaya. Oh iya,


Keenan…. Aku bisa meminta bantuannya. Hanya dia yang saat ini bisa


diandalkan.’’ Batin Deon tidak akan menyerah pada keadaan.


Deon segera menyetir mobilnya dengan kecepatan tinggi agar bisa sampai


menuju paviliun. Karena tidak mungkin baginya untuk langsung ke tempat Keenan


yang selalu sibuk  dan berpindah – pindah


tempat.


Di tengah perjalanan Deon


menyempatkan diri untuk membeli ponsel baru, dia lumayan lega setidaknya masih


mengingat email dan sandi google sehingga seluruh data yang tersimpan masih bisa


menyelamatkan. Pertama yang Deon coba hubungi adalah Aileen, tapi nomor


tersebut sama sekali tidak aktif. Kemudian mencoba menghubungi Keenana tapi


tidak di angkat.


Sesampainya di pavilion rupanya


Saralee dan Adella masih duduk di ruang santai dengan wajah yang lesu dan


kurang semangat. Begitu melihat kepulangan Deon kedua gadis tersebut segera


menghampiri.


‘’Kak, apa sudah berhasil bertemu


dengan Aileen?’’ tanya Saralee sangat penasaran.


‘’Tidak, sepertinya Aileen


sengaja disembunyikan oleh orang tuanya,’’ jawab Deon sambal duduk di samping


sepupunya.


‘’Kami sudah mendengar mengenai


hubungan buruk Kak Deon dengan orang tua Aileen, lalu bagaimana tindakan Kak


Deon sekarang? Akan menyerah apa tetap memperjuangkan Aileen?’’ timpal Adella.


‘’Sampai pada titik darah


penghabisan aku tidak akan menyerah untuk Aileen dan darah dagingku. Sekalipun


aku tahu pertempuran yang sengit tidak akan pernah terhindarkan. Apapun yang


terjadi aku haru membawaa Aileen dan anakku,’’ jawab Keenan yakin.


‘’Semangat ya, Kak Deon. Aku dan


Adella akan membantu sebisa mungkin,’’ timpal Saralee.


‘’Ini sudah larut malam,


sebaiknya kalian segera tidur. Oh iya, Aileen, aku pinjam ponselmu sebentar,’’


kata Deon mencoba menenangkan diri.

__ADS_1


Dengan senang hati Adella segera


beranjak menuju kamar dan menyerahkan ponsel miliknya ke Deon.


‘’Adella, kamu tidur di kamarku


saja ya, aku merasa kesepian,’’ sela Saralee.


‘’Iya Saralee, besok kita juga


masuk kuliah,’’ jawab Adella mengikuti sahabatnya.


Sedangkan Deon tetap duduk di


sofa ruang santai sambal mengirim pesan untuk Keenan.


*****************************************


 Keenan malam ini kerja lembur,karena dari


kemarin menemani kekasihnya yang demam menyebabkan banyak pekerjaan yang


tertunda. Punggug Kenaan sampai terasa sangat pegal karena kelamaan duduk.


‘’Ah… Dalam keadaan seperti ini


alangkah enaknya jika Adella memijatku,’’ Batin Keenan yang teramat merindukan


kehangatan tubh kekasihnya.


Kenaa teringat kejadian kemarin,


sebenarnya pemuda itu hanya mencumbu tanpa melakukan hal yang lebih. Bukan


karena tidak memiliki hasrat, akan tetapi dia tidak tega melakukan hal tersebut


di saat Adella mabuk. Tentu saja akan lebih menyenangkan apabila sambal melihat


Adella yang wajahnya memerah karena menahan malu. Alasan dia mengatakan kebohongan


agar Adella mau segera dinikahi.


Saat hati dan pikirannya tertuju


menjemput.


‘’Wah, baru tadi pagi bertemu


sudah merindukan aku,’’ gumam Keenan senang sekali.


Keenan segera menyambar kunci


mobil dan menuju pavilion. Pikiran kotornya membayangkan ingin mengajak


kekasihnya menginap ke rumahnya dan bermesraan sepanjang malam.


Namun siapa sangka jika saat


mobilnya berhenti di pekarangan justru Deon yang muncul dari balik pintu.


Bahkan belum sempat Keenan bertanya tapi Deon langsung masuk kedalam mobil.


‘’Ayo kita pergi, akan aku


ceritakan di jalan,’’ kata Deon dengan nada memerintah.


‘’Hei, aku datang ke sini untuk


menjemput Adella,’’ jawab Keenan ketus.


‘’Jangan berharap! Yang mengirim


pesan menggunakan ponsel Adella adalah aku. Lagi pula besok dia kuliah, jadi


malam ini sudah tertidur,’’ jawab Deon yang langsung memupuskan harapan Keenan.


‘’Sial, kita mau kemana?’’ tanya


Keenan kesal karena merasa dipermainkan.


‘’Aku juga tidak tahu, dalam


kondisi seperti ini aku tidak bisa berpikir jernih ataupun tidur nyenyak. Aku

__ADS_1


sangat merindukan Aileen dan anakku, semoga mereka baik – baik saja,’’ jawab


Deon.


‘’Lagakmu, sudah seperti seorang


ayah saja,’’ sindir Keenan menahan tawa.


Deon teramat kesal karena


sahabatnya itu justru meledeknya.


‘’Suatu saat ketika wanita yang kamu


cintai tengah mengandung anakmu pasti kamu bisa merasakan sendiri,’’ balas


Deon.


‘’Biarpun aku ingin tetap saja aku


tidak bisa melakukannya,’’ jawab Keenan setengah mengeluh.


Kedua pemuda tersebut memang


berbeda dunia. Jika Deon semenjak muda masuk di dunia hitam sedangkan Keenan


sebaliknya. Meskipun begitu mereka berdua menjadi sahabat biarpun sempat mendapat


pertentangan dari Aloysius atau papanya Keenan.


‘’Yaah, menyandang nama baik


memang tidaklah mudah. Karena jika kamu melakukan keburukan sedikit akan langsung


menjadi sorotan. Berbeda denganku, biarpun setiap hari aku bertindak buruk


orang tidak akan terpengaruh,’’ kata Deon tertawa.


Keenan hanya tersenyum, meskipun


Deon seorang mafia yang terkenal buruk tapi jika mengenal lebih dekat justru


akan muncul rasa kekaguman. Karena Deon seseorang yang setia, jika temannya


dalam kesulitan dengan nyawapun Deon siap berkorban.


‘’Maka dari itu, aku ingin


menghamili Adella setelah menikah,’’ jawab Keenan serius.


‘’Kalau begitu buruan menikah,’’


balas Deon.


‘’Tak semudah itu, Adella masih


ragu terhadapku dan dia terlalu teropsesi dengan sekolaj dan cita – citanya,’’


keluh Keenan.


‘’Tak ku sangka seseorang


sepertimu bisa tunduk pada gadis kecil,’’ sindir Deon.


‘’Tidakkah kamu berkaca? Bukankah


Aileen juga sama kecilnya dengan Adella?’’ pekik Keenan tak ingin kalah.


‘’Baiklah, kita berdua memang


sudah dibodohi oleh cinta,’’ jawab Deon tertawa.


Sambil terus mengobrol mobil


mewah milik Keenan meluncur ke markas Keenan. Karena Keenan memiliki tempat rahasia


yang memiliki anak buah serta alat cangkih untuk meretas.


‘’Deon, kalau aku bisa menemukan


lokasi Aileen bagaimana?’’ Canda Keenan.


‘’Apapun itu, pasti aku berikan,’’

__ADS_1


jawab Deon menanggapi dengan serius.


__ADS_2