Scorpio

Scorpio
Siapa Saidon?


__ADS_3

Keenan pengusaha sombong dan angkuh siapa sangka masih memerlukan trik murahan hanya untuk


mendekati gadis, mungkin jika Deon tahu apa yang dia lakukan malam  ini pasti pemuda tersebut akan menertawakan Keenan. Akan tetapi karena Keenan sudah dibutakan oleh cinta maka dia tidak peduli lagi walaupun seluruuh dunia menertawakannya asalkan dia bisa Bersama dengan Adella.


Dengan percaya diri Keenan ikut masuk ke dalam selimut Adella dan mulai menceritakan tentang kakak Deon.


‘’Nama kakaknya Deon itu banyak sekali, ada yang memanggil James, Trier, Gorro, dan masih banyak lagi yang belum aku ketahui. Tapi nama aslinya adalah Saidon. Dia adalah anak kecil terlantar di jalanan yang dulunya di temukan oleh orang tua Deon kemudian dijadikan anka angkat, jadi semenjak itu nyawa dan seluruh hidupnya dipertaruhkan untuk melindungi Deon. Bahkan pernah sampai dia hampir kehilangan nyawanya hanya untuk melindungi Deon yang memang selalu menjadi incaran penjahat sebab menjadi pewaris satu – satunya keluarga. Setelah kematian sang Ayah, ibunya Deon bunuh diri. Jadi Saidon yang saat itu sudah dewasa menjadi pimpinan


sementara karena Deon masih kecil. Begitu Deon lulus SMA semua kekuasaan di serahan pada Deon. Akan tetapi Deon tidak pernah minat menjadi mafia karenabanyak yang menghindarinya sebab takut. Dan tahukah? Satu – satunya yang berani berteman dengan Deon adalah aku,’’ kata Keenan panjang lebar.


Aileen dan Adella sampai terbengong karena masih penasaran, Keenan pun mengabulkan permintaan mereka.


‘’Menurut aku Deon tidak cocok menjadi Mafia, biarpun dia jago bela diri akan tetapi hatinya hangat dan lembut. Dan yang lebih mengharukan lagi dia tidak pernah tega membunuh orang sekalipun itu musuhnya sendiri. Berbeda dengan Saidon yang memiliki jiwa berdarah dingin, sudah begitu banyak nyawa yang melayang ditangannya. Meskipun begitu Saidon sangat setia pada keluarga Deon, bahkan selalu melakukan yang terbaik demi karir Deon. Hanya saja Deon selalu bermain – main dan tidak fokus melaksanakan tugasnya. Saat masih kuliah dia juga sering


tidur di kastilku di banding tidur di markasnya sendiri. Waktu itu Saidon menoleransi karena mengira jika Deon belum dewasa, akan tetapi begitu Deon lulus kuliah semua tugas di serahkan pada Deon sedangkan Saidon menghilang menarik napas karena dari tadi sampai lupa menghirup oksigen.


‘’Wah… Aku penasaran sekali dengan orang yang namanya Saidon itu. Dari nama dan dan cerita mengenai karakternya saja sudah menarik,’’ puji Adella.


‘’Tentu saja menarik, apalagi dia suka sekali meminum darah gadis muda sepertimu,’’ sergah Keenan cemburu.


‘’Kamu kira dia vampire?’’ pekik Adella kesal.


‘’Kamu baru mendengar kalau di dunia ini ada manusia yang menyukai darah dan daging manusia?’’ canda Keenan dengan tatapan dan nada yang serius.


Adella dan Aileen saling berpandangan dan bergidik merinding.


‘’Usia Kak Saidon berapa? Apakah sudah menikah?’’ tanya Aileen.


‘’Sepuluh tahun lebih tua dari Deon, dia belum menikah. Karena setiap gadis yang mendekatinya akan mati karena darahnya terhisap,’’ jawab Keenan ketus.


‘’Ah…’’ teriak Aileen dan Adella secara bersamaan lalu tidur sambil menutup seluruh


tubuh mereka dengan selimut.


Keenan ingin tertawa karena sudah berhasil menakuti kedua peremouan tersebut.

__ADS_1


‘’Dasar, penakut semua,’’ batin Keenan puas.


Keenan merasa malas beranjak pergi, diapun ikutan tiduran di samping Adella dan memeluk gadis tersebut.


‘’Kamu kenapa tidur di sini? Keluarlah,’’ pekik Adella.


‘’Aku juga ketakutan kalau tidur sendiri,’’ jawab Keenan memberi alasan.


‘’Dasar cabul, ini hanya akal – akalan kamu saja kan?’’ sergah Adella mendorong kekasihnya dengan paksa.


Mau tak mau Deon beranjak pergi dengan lesu.


****************************************************


Malam ini Deon tidur di markas bersama kakaknya, dia tidak tega meninggalkan sang kakak


yang selama ini sudah mati – matian menjaganya.


Pagi harinya Deon sengaja membuatkan sarapan kesukaan sang kakak untuk membujuknya agar


‘’Kamu kira dengan begini bisa menghilangkan amarahku?’’ Sindir Saidon dengan ekspresi dingin.


‘’Kak…’’


Belum sempat Deon melanjutkan ucapannya sudah di potong oleh sang kakak.


‘’Sudahlah kamu sarapan saja, semalam aku sudah berpikir keras. Selama ini tidak ada satu wanita yang bisa membuat kamu takluk, aku jadi penasaran dengannya. Besok kamu bawa dia padaku, mungkin aku bisa saja merestuinya jika dia memang yang terbaik bagimu,’’ sergah Saidon datar.


Keenan membelalakkan matanya tanda gembira, akan tetapi dia masih belum berani untuk mengucapkan sepatah kata. Deon makan dengan lahap dan yakin jika kakaknya nanti melihat Aileen langsung menyukainya.


Setelah makan Deon di ajak kakaknya untuk bertanding adu jotos.


‘’Kak, aku nggak mau,’’ sergah Deon.


‘’Jika kamu sungguhan mencintai Aileen kamu harus bisa mengalahkanku,’’ jawab Saidon dengan tenang.

__ADS_1


Selama ini yang mengajari Deon cara melindngi diri adalah Saidon, jadi Deon merasa sungkan untuk melawan kakaknya sendiri. Akan tetapi demi Aileen kali ini dia ingin mencoba.


Dengan di saksikan oleh seluruh anak buah Deon dan Saidon saling bertarung, mereka mengira jika ini ha nya hiburan untuk bersenang – senang karena sudah lama tidak bertemu. Jadi suasana begitu meriah dan ramai ketika kedua pria tampan saling bertarung.


Rasa cinta yang begitu mendalam pada Aileen memberikan semangat yang tinggi pada Deon, sehingga dalam seumur hidupnya baru kali ini bisa mengalahkan Saidon.


Semua bertepuk tangan heboh, karena pada akhirnya Deon yang selalu kalah bisa mengalahkan


Saidon.


Saidon tersenyum bangga melihat sang adik kemampuannya sudah meningkat pesat.


‘’Deon, kamu jangan  berbangga dulu. Setelah ini kamu tetap harus rajin berlatih, kali ini aku kalah karena sedang tidak enak badan,’’ kata Saidon tak ingin memuji adiknya secara langsung.


‘’Iya, kakak, Aku tahu jika kakak serius melawanku maka aku tidak akan bisa menang darimu,’’ jawab Deon rendah diri.


Padahal sesungguhnya Saidon sudah mengeluarkan seluruh tenaganya dan dalam kondisi kesehatan yang baik. Tapi Saidon tahu jika semua ini karena demi cinta. Sehingga Deon bias serius.


‘’Deon, sebenarnya kamu ini bisa lebih hebat lagi seperti ayah jika kamu serius. Hanya saja selama ini kamu selalu bermain – main dan seenaknya sendiri,’’ tutur Saidon.


‘’Iya kakak, kali ini aku akan berusaha sebaik mungkin,’’ jawab Deon patuh.


‘’Kita mandi  ke pemandian air panas yuk, setelah itu kita main catur,’’ ajak Saidon.


‘’Iya, kakak,’’ jawab Deon langsung menyetujui.


Deon tahu jika saat ini kakak angkatnya itu tengah merindukan sang ayah, karena dulu sewaktu kecil Deon sering melihat Saidon dan Ayahnya bermain catur. Sedangkan dia sendiri lebih berminat menunggu ibunya yang tengah membuat biscuit untuk cemilan


 keluarga.


Deon tiba – tiba ingin menangis mengenang masa lalu, biarpun ayah dan kakak angkatnya memiliki watak keras tapi selalu lembut padanya. Apalagi senyuman manis ibunya yang selalu menghiasi di bibir membuat keluarga mereka sangat bahagia.


Kehangatan dan keharmonisan keluarga menjadi hancur setelah Ayahnya meninggal dan ibunya


tak lama kemudian menyusul karena bunuh diri.

__ADS_1


__ADS_2