
Beberapa tahun kemudian..
Di meja makan..
"Mas, aku ingin bekerja.." ucap karin
"Bekerja ??" beo raga yang langsung fokus pada karin..
"Iya. Aku bekerjasama dengan lira, sahabat ku. Kami mendirikan usaha salon bersama.." jawab karin sedikit menjelaskan. Padahal tanpa raga tahu, salon nya itu sudah berdiri sejak lama. Hanya saja karin belum memberitahu raga, sebab dulu salon nya belum berkembang seperti sekarang ini. Karin takut raga akan mengatakan hal hal yang membuat nya down jika suami nya itu tahu terlalu cepat.
"lalu kenan, bagaimana ??"
"Tenang saja. Tidak perlu khawatir. Aku akan mengantar jemput kenan di sekolah seperti biasa.." jawab karin lagi
Raga berpikir beberapa saat..
"Baiklah. Terserah. Lakukan saja apa pun yang menurut mu baik..!!" jawab raga lalu bangun dari duduk nya dan pergi meninggalkan karin begitu saja..
__ADS_1
Karin menundukkan kepalanya, "Sabar karina, sabar.. Ingat saja, ada kenan yang masih menggantungkan hidup nya pada mu.." batin karin menguatkan hati nya..
Dan begitulah hari hari yang karin jalani selama beberapa tahun menikah dengan raga.
Sejak beberapa tahun yang lalu raga tidak pernah lagi masuk ke kamar karin. Karin pun tidak tahu kenapa. Bahkan saat kenan masih bayi, raga memilih meminta bi yanti untuk membawa kenan ke kamar nya. Dan begitu setiap hari nya, bi yanti adalah jembatan bagi raga jika ingin menemui kenan.
Dan semenjak itu pula, karin merasa semakin tersiksa. Dan pelariannya adalah dengan mabuk. Pertanyaan nya dari mana karin bisa mengenal minuman haram itu.
Jawaban nya tentu saja dari lira. Tapi tentu nya tidak ada maksud lira menjerumuskan sahabatnya itu. Semua itu berawal ketika lira sedang kambuh atas trauma nya, karin melihat lira di dalam ruangan pribadi nya di salon sedang mabuk berat sambil meracau menyebut nama gavin. Laki laki yang sama brengsek nya dengan suami nya sendiri. Beda nya hanya kebrengsekan suami nya itu tidak ada hubungan nya dengan orang ketiga.
Dan setelah menenggak minuman itu untuk pertama kali nya, karin merasa pikiran nya seolah tenang. Yang lebih aneh nya, karin merasa tidak sulit lagi untuk tidur. Dan kedua wanita itu pun sama sama tertidur di dalam ruangan lira sampai pagi akibat mabuk berat.
Setelah kejadian tersebut, karin seolah ketagihan dia dengan sengaja sampai membeli mini fridge dan mengisi nya dengan berbagai jenis alkohol dari kadarnya yang rendah sampai alkohol dengan kadar di atas 50%.
Dan tentu saja, raga tidak tahu akan hal itu. Bahkan lira, sahabatnya pun sama seperti raga. Tidak tahu karin jadi kecanduan dengan minuman haram tersebut.
Raga terlalu sibuk bekerja. Dia tidak pernah ada waktu untuk karin dan bahkan untuk anak mereka.
__ADS_1
Sejak dia mendengar pengakuan karin waktu itu, raga memilih untuk menutup diri nya. Raga berubah menjadi sosok yang lebih dingin dari sebelum nya bahkan dia tidak bisa tersentuh lagi oleh siapapun.
Dia juga sudah tidak pernah lagi masuk ke kamar karin sejak beberapa tahun lalu.
Flashback Off
💮
#Sudah terungkap semua ya bestie. Begitulah cerita masa lalu mereka. So, kedepannya kita akan lihat bagaimana pernikahan karin dan raga akan berakhir !! Apakah dengan bercerai, menjadi jalan terbaik bagi mereka ?? ataukah menjalani semuanya lagi dari 0, seperti yang raga ucapkan waktu itu ?? Stay tune terus ya sayang sayang akoh.. Semoga kalian masih semangat ya baca nya 🤗🥰
Terimakasih yang sudah nyempetin buat koment karya otor ini 🤗.. Seneng banget aku bacanya, semakin membuat aku semangat buat nulis 🥰..
Tapi tentu nya komentar yang positif dan membangun ya.. Semoga nggak ada yang koment buruk atau koment yang lebih ke menghina karya otor ini, karena otor juga manusia yang punya hati dan perasaan** 😊
Semoga kita bisa saling menghargai ya bestie 😘😘💜💜
Note.. Hari ini up 2 part sekaligus ya 🥰
__ADS_1