
🍀2Sis Beauty Salon
*Skip pembukaan salon (ini nggak begitu penting ya gengs.. Kita sat set aja biar cepet 😁)
"Aahhh... Akhirnya selesai juga.." Lira merebahkan tubuh nya di sofa panjang yang ada di ruangan nya. Bagaimana tidak melelahkan, hari ini salon nya benar benar sangat ramai. Dia tidak menyangka warga sekitar dan beberapa pejabat pemerintahan yang hadir begitu antusias untuk mencoba melakukan perawatan di salon milik nya ini. Beruntung ada ivan yang juga membantu nya mengurus ini dan itu.
"Jangan lupa malam ini aku dan ibu akan datang kerumah mu.." ucap ivan seraya ikut duduk di sofa tunggal di dalam ruangan itu
Lira melirik ivan beberapa detik..
"Aku ingin pernikahan kita di adakan minggu ini juga.."
Deg!!
Lira langsung bangun dan duduk menghadap pria itu.. "Astaga!! Apa tidak terlalu cepat ??" tanya lira
"Kamu yang meminta bukti. Aku tidak ingin terlalu lama membuktikan betapa aku serius dengan mu."
__ADS_1
"Okay baiklah. Tapi aku ingin pernikahan sederhana. Aku mau kita hanya mengundang kerabat terdekat saja.."
Karena trauma nya, lira tidak punya lagi pernikahan impian. Dulu dia begitu antusias mempersiapkan pernikahan nya, tapi semua sudah berlalu.
"Ya. Terserah pada mu. Bagiku sama saja, yang penting kita tetap sah di mata negara dan agama.." jawab ivan. Pria itu juga sebenarnya tidak menyukai pesta apapun. Ivan yang seorang introvert lebih menyukai suasana yang tenang dan tidak terlalu ramai.
💮
🍀Di tempat dan waktu yang berbeda..
Ibu dan Ayah mertua karin sudah berpamitan tadi siang. Kedua nya memilih untuk pulang kembali kerumah mereka. Mereka tidak mau mengganggu karin dan raga yang baru berbaikan setelah 10 tahun lama nya. Lagi pula kenan pun sudah lebih baik sekarang.
"Sayang, minggu depan papa dan mama akan berangkat ke eropa untuk liburan. Apa kamu mau ikut ??" tanya raga membuka suara lebih dulu..
Kenan yang sedang asik menonton acara kesukaan nya pun sontak menoleh ke arah papa nya..
"Papa kenapa nggak bilang dari jauh hari. Minggu depan ken ada acara di sekolah.."
__ADS_1
"Acara apa sayang ? Ko mama nggak tau ??" tanya karin yang memang belum tahu acara apa yang di maksud putra nya
"Sekolah ken ngadain acara camping di gunung, ma. Camping nya 3 hari ma. Acara pramuka gitu.." jawab ken sambil memakan camilan nya..
"Kenapa kamu nggak bilang sama mama, sayang ??"
"Ken mau bilang, tapi mama selalu pulang malam, ken jadi lupa.." jawab nya dengan polos
Karin menarik nafas nya dalam dalam. Iya, memang beberapa minggu ke belakang dia sering lembur di salon nya. Mungkin waktu itu karin terlalu banyak memikirkan hal hal yang tidak penting dan membuatnya over thinking terhadap hubungan nya dengan sang suami.
"Kamu tidak perlu bingung, tinggal pilih saja mau ikut uang mana.. Papa dan mama tidak akan memaksa kamu untuk ikut bersama kami. Lagi pula papa dan mama hanya pergi satu minggu.."
Sebenarnya dalam hati raga sedang berdoa semoga putra nya itu memilih untuk camping saja mengikuti acara di sekolah nya. Waktu satu minggu tidak akan cukup untuk diri nya jika ada kenan yang ikut bersama mereka. Bukan raga tega meninggalkan kenan dan bersenang senang dengan sang istri. Tapi boleh kah dia egois untuk kali ini saja, 8 tahun sudah dia menanti datang nya hari dimana dia bisa berbagi rindu dan kasih sayang dengan karina, istri nya.
"Sudah sayang, jangan terlalu di pikirkan. Nanti kita bicarakan lagi ya.." ucap karin tidak ingin membuat kenan berpikir terlalu keras sebab dia baru saja sembuh dari sakit nya..
Raga menghela nafas..
__ADS_1
"Sepertinya saingan terberat ku adalah anak ku sendiri..!!"