Sebatas Menikahi

Sebatas Menikahi
Part 60


__ADS_3

...Hai gengs.....


...Otor mau minta maaf karena 2 hari kemarin nggak up karena otor sedang ada kesibukan di dunia nyata.. Harap di maklum ya, dunia halu dan dunia nyata kadang suka nggak sejalan 🤭...


...Happy reading ya.....


...Semoga kalian sehat selalu...


...💜💜💜💜...


💮


🍀


Waktu sudah menunjukkan pukul 10 pagi, mobil sedan putih milik karin baru saja tiba di depan salon nya..


Raga turun lebih dulu, lalu membukakan pintu mobil untuk sang istri..


"Terimakasih.." ucap karin dengan tersipu malu. Lagi lagi ini pertama kali nya diri nya di perlakukan begitu hangat dan spesial oleh suami nya sendiri..


Raga menggenggam tangan karin, lalu mulai berjalan masuk ke dalam salon sang istri..


"Selamat pagi, bu karina.." ucap seorang karyawan yang melihat karin masuk..


Karin membalas dengan senyuman.


"Bu, ada seseorang yang sudah menunggu ibu sejak tadi.." kata salah seorang karyawan wanita..


Karin mengerutkan keningnya.. "Siapa ??" tanya karin, sebab dia merasa tidak punya janji dengan siapapun..


"aduh.. Nama nya siapa ya bu, saya lupa.. Emm, kalau nggak salah Pak Desta.."


Deg!!


Jantung raga berdetak kencang ketika seorang karyawan menyebutkan nama itu.


"Lalu orang nya dimana ??" tanya karin yang memang tidak memiliki masalah apapun dengan pria itu. Sebenarnya bukan tidak memiliki masalah, tapi karin memang tidak tahu menahu masalah yang terjadi antara suami nya dengan pria bernama desta itu..


"Beliau ada di ruangan ibu.." jawab karyawan itu


"Baiklah, Terima Kasih.."


"Ayo mas, kita ke atas.." ucap karin pada suami nya yang sejak tadi hanya diam saja.. "Ada Mas Desta, dia sepupu kamu kan ??"


Karin pun merasa aneh dengan kedatangan desta yang tiba tiba. Bahkan dalam hati pun karin bertanya tanya, dari mana sepupu suami nya itu tahu keberadaan nya. Tapi karin buru buru menepis prasangka buruk itu, dia tidak mau sampai raga tersinggung karena dia sudah mencurigai sepupu suami nya tersebut..


"Mas, ko kamu diam saja sih ??" tanya karin ketika melihat raut wajah suami nya yang tampak aneh


Raga menggeleng.. "Sayang, biarkan aku yang menemui desta. Bisakah kamu tunggu disini saja ??"


"Kenapa ??" tanya karin heran, kenapa harus raga sendiri yang menemui sepupu nya itu, padahal jelas jelas desta ke salon nya untuk bertemu dengan dia..

__ADS_1


Raga menatap mata sang istri, seolah meminta karin untuk mendengarkan nya..


Karin mengangguk.. "Baiklah.." ujar karin tapi dengan wajah yang di tekuk


Raga tersenyum lalu mengusap pucuk kepala istri nya.. "Tersenyumlah, kalau kamu cemberut begitu rasanya aku ingin cepat cepat membawa mu balik ke hotel lagi..!!" bisik raga membuat karin bergidik ngeri. Sontak karin langsung tersenyum lebar hingga barisan gigi nya terlihat..


Setelah melihat istri nya kembali tersenyum, raga pun mulai menaiki anak tangga satu demi satu..


Ceklek..


Tanpa mengetuk raga langsung membuka pintu itu..


"Hai, sepupu. Bagaimana kabar mu ??"


Deg!!


Raga terkejut. Sangat terkejut. Dia mematung menatap sepupu nya itu yang duduk di kursi milik karina, istri nya.


Meskipun terkejut, tapi raga tidak menampilkan eskpresi apapun. Seperti biasa, dia sangat mahir menyembunyikan perasaan nya.


Raga lalu mengambil posisi duduk di salah satu sofa yang berhadapan langsung dengan sepupu nya .


Raga melipat kedua tangannya di dada.. "Bukankah seharusnya kamu menemui ku dulu, sebelum menemui istri ku ??" tanya nya dengan tatapan tajam..


HA HA HA...


Desta tertawa cukup kencang...


"Istri ??" beo desta


Deg!!


Sungguh raga benar benar merasa sudah kecolongan untuk ke dua kali nya. Pertama dengan Anton dan sekarang dengan desta, sepupu nya sendiri.


"Aku sudah menunggu sangat lama untuk melihat wanita cantik itu menjadi seorang Janda. Sudah ku bilang bukan saat dulu, seperti nya aku jatuh cinta pada istri mu sejak pandangan pertama.."


Raga mengepalkan tangan nya dengan kuat. Menahan amarah nya yang sudah sampai ke ubun ubun. Tapi dia harus bisa menahan itu, sebab untuk melawan pria seperti desta di perlukan cara yang halus bukan dengan kekerasan.


Raga menaikan sudut bibirnya, seolah memandang remeh lawan bicara nya itu. Bahkan wajah desta saja langsung berubah kesal ketika melihat ekspresi raga..


Raga melempar benda kecil ke arah desta, dan desta reflek langsung menangkap benda tersebut..


"Aku sudah menjebloskan orang yang berani meletakkan kamera itu di kamar hotel istri ku. Aku hanya tinggal menunggu dia bernyanyi dan menyebutkan nama mu. Maka saat itu tidak akan ada lagi tempat kau untuk bersembunyi. Karena ke lubang semut sekalipun aku pasti menemukan mu!!"


Deg!!


Kini wajah desta sudah memucat, bahkan tangan nya pun terlihat gemetar sambil terus memegang benda yang tadi raga lemparkan pada nya..


Melihat ekspresi desta, raga menjadi yakin bahwa dia lah dalang nya. Padahal raga yang menebak saja. Dan mengenai orang suruhan desta tadi, memang benar semalam dia sudah mendapat kabar dari ivan bahwa pelaku yang menyamar menjadi room service itu sudah mendekam di balik jeruji besi. Maka nya raga langsung meminta ivan kembali ke kota J, sebab tugasnya di sini pun sudah selesai.


"Tuan Baskoro saja belum keluar dari penjara, tapi putra satu satu nya yang paling dia banggakan malah akan menemani dad nya di dalam sana.."

__ADS_1


HA HA HA..


Kini giliran raga yang tertawa. Tapi tertawanya raga terdengar sangat menyeramkan di telinga desta..


Desta membeku, lagi lagi dia kalah telak oleh sepupu nya ini...


Tok tok tok..


Ceklek..


Karin yang sudah tidak sabaran karena menunggu terlalu lama di bawah, akhirnya datang dan masuk ke ruangan nya..


"Mas.." ucap karin ketika melihat tatapan permusuhan dari kedua pria di hadapan nya..


Desta yang melihat ada kesempatan untuk melarikan diri pun langsung bangun dari duduk nya lalu menghampiri karin yang berdiri di dekat pintu... "Aku akan menghubungi mu, jadi angkat telepon ku, okay ??" ucap desta sambil menepuk bahu karin.


Wanita itu pun terlihat bingung dan masih mencerna kata kata pria itu barusan pada nya..


Raga langsung berdiri, dia tidak suka melihat ada pria lain menyentuh istri nya.


"Akan aku patah kan tangannya..!!"


Belum sempat raga menghampiri, desta dengan langkah seribu langsung pergi dari ruangan karin..


"Mas, ada apa sih.??" tanya karin yang masih tidak mengerti..


Raga hanya diam, sebab emosi nya hampir meledak. Dia tidak mau sampai karin menjadi sasaran kemarahan nya.


💮


🍀Di waktu dan tempat yang berbeda..


"James, kita akhiri ini sekarang..!!"


Pria bule bernama james itu mengerutkan kening nya.. "Apa maksudnya ??" tanya james pada lira yang baru masuk ke ruangan tapi langsung mengatakan ingin mengakhiri ini..


James menghampiri lira, lalu memeluk dengan mesra tubuh mungil dengan balutan pakaian sexy itu.. "Why honey ?? Apa aku membuat kesalahan ??" tanya james sambil terus tangan nya bergerilya di tubuh lira..


"STOP JAMES..!!" bentak lira sambil mendorong pria bule itu. Lira semakin risih karena james terus saja menjilati kuping dan lehernya..


"Why babe Why ??" tanya james tidak mengerti karena sejak tadi dia menjemput gadis ini di rumah nya, lira terus saja menolak setiap sentuhan yang dia berikan..


Lira lalu duduk di kursi nya.. "Aku ingin kita mengakhiri ini semua, james. Aku tidak mau lagi berhubungan dengan mu. Lagi pula kita memang tidak pernah memiliki status apapun, kan ??"


James bingung. Bukan kah memang seperti itu di negara asal nya. Tidak perlu ada status jika ingin berhubungan. Jika sama sama suka, ya sudah jalani saja.


Lira yang mengerti kebingungan di wajah pria itu kembali menghampiri james..


"Aku tidak mau lagi kamu mencium ku apalagi menyentuh tubuh ku dengan sembarangan..!!" tegas lira menatap james dengan tajam.. "Sekarang lebih baik kamu keluar dari ruangan ku.." lira mendorong james untuk keluar dari ruangan nya..


"Aku tidak mau lagi bertemu dengan mu..!!" seru lira lagi dan setelah itu dia menutup pintu ruangan nya cukup kencang di depan james..

__ADS_1


Sementara james masih mematung di tempat nya. Pria itu masih kebingungan, dan belum bisa mencerna kejadian ini..


Entah kenapa lira terus terbayang ekspresi wajah ivan yang seolah merasa jijik melihat nya di sentuh oleh james tadi. Lira jadi marah dan kesal pada james yang menyentuh nya sembarangan di depan Ivan, bahkan perasaan nya sekarang berubah menjadi sedih mengingat pria yang selalu bicara jutek dan dingin kepada nya melihat nya dengan ekspresi wajah seperti itu..


__ADS_2