Sebatas Menikahi

Sebatas Menikahi
Part 72


__ADS_3

Bianca begitu bahagia mendengar ucapan raga. Tanpa sadar dia langsung memeluk raga begitu saja, tapi tentu nya raga tidak membalas pelukan itu. Meskipun raga mulai merasa tertarik, tapi di hati nya belum tertulis nama gadis itu. Raga belum memiliki perasaan apapun pada bianca. Hanya sebatas rasa tertarik karena bianca yang terus meminta perhatian tanpa menyerah.


🍀Satu minggu setelah pernikahan raga..


"APA ?? Kak raga sudah menikah ??" bianca sangat terkejut mendengar informasi dari kakak laki laki nya bahwa raga telah menikah satu minggu yang lalu.


Detik itu juga bianca langsung pergi ke perusahaan raga. Dia ingin bertanya langsung apa benar yang dikatakan kakak nya tadi.


Tapi usaha bianca tidak membuahkan hasil. Raga menutup akses, Bianca tidak di perbolehkan menemui nya lagi.


Kejadian ini pun sudah sampai ke telinga Anton. Pria itu merasa di khianati oleh sahabat nya sendiri. Di sisi lain Anton merasa raga tidak menganggap nya sebagai sahabat. Raga menikah tanpa memberitahu nya, bahkan anton tidak tahu gadis mana yang di nikahi sahabat nya itu.


Dan lagi anton semakin marah besar saat tahu raga mengacuhkan adik nya, sampai tidak mengizinkan bianca untuk menemui pria itu lagi. Tapi yang anton tidak tahu, raga saat ini pun sedang tidak baik baik saja. Perjodohan yang mendadak ini membuat raga sesak dan sakit. Dia merasa tidak punya hak atas diri nya sendiri. Sampai sampai pasangan hidup pun raga tidak bisa memilih dan menentukan nya sendiri.


Tujuan raga menutup akses karena dia tidak ingin semakin membuat bianca terluka. Mengingat bagaimana sifat gadis itu, raga yakin bianca pasti tidak akan menyerah, dia pasti akan terus mengejarnya meskipun tahu diri nya sudah beristri. Dan raga tidak mau hal itu sampai terjadi. Meskipun raga tidak mencintai istri nya, tapi raga bukan tipe pria pengkhianat dan tukang selingkuh. Dia tidak akan mendua meskipun dia sangat bisa melakukan hal tersebut.


Beberapa bulan kemudian, asisten rumah tangga di rumah nya menemukan bianca sudah terkapar di kamar nya dengan mulut yang berbusa.


Seluruh keluarga bianca sangat shock termasuk anton. Bianca langsung di larikan kerumah sakit, namun hingga beberapa hari di rawat keadaan nya belum juga membaik. Akhirnya setelah berunding, keluarga besar bianca memutuskan untuk membawa nya ke singapura. Mereka akan mengobati bianca di rumah sakit terbesar di negara itu.


Seluruh keluarga Bianca menutupi kabar tentang gadis itu. Keputusan bianca yang hampir mengakhiri hidup nya tidak pernah tersebar kemana pun hingga saat ini. Teman teman bianca pun tidak ada yang tahu kemana bianca pergi.


Dan sampai saat ini bianca sudah koma selama lebih dari 10 tahun. Hanya alat alat canggih lah yang mampu mempertahankan nyawa nya hingga saat ini. Beruntung bianca memiliki keluarga yang ekonomi nya di atas rata rata. Jika saja sebalik nywa dan alat alat di tubuh nya itu harus di cabut, maka dapat di pastikan sejak dulu bianca sudah meninggalkan dunia ini untuk selama nya..


🍀🍀Flashback Off🍀🍀


💮


🍀Kediaman lira..


"Tante lira, cantik banget..!!"


Lira tersenyum ketika mendengar pujian yang terlontar dari mulut kenan. Kenan saja yang masih kecil sampai melongo melihat lira yang sudah cantik dengan pakaian nya yang tentu saja terbuka di beberapa bagian tubuh nya.

__ADS_1


Saat ini karin dan kenan sudah berada di rumah lira. Tadi karin mengajak kenan untuk menemani nya datang lebih dulu kerumah sahabat nya tersebut


"Benar ra. Kamu cantik banget.." karin menimpali.. "Tapi ra, apa gaun ini tidak terlalu terbuka ??"


Lira berjalan menuju cermin besar yang ada di kamar nya, "Tidak. Ini sudah pas!!" ucap nya seraya berputar di depan cermin tersebut..


Karin hanya bisa menggeleng kan kepala nya. Benar benar sahabat nya ini, Seperti nya berpakaian mini adalah ciri khas nya. Gadis itu memang tidak pernah salah kostum, tapi kemana pun dia pergi pakaian nya selalu terbuka. Entah kenapa lira begitu suka memamerkan bentuk tubuh nya yang indah itu pada semua orang. Dia tidak pernah merasa risih dengan pandangan orang orang terhadap nya.


🍀Di lain tempat..


Ivan, ibu dan adik nya sudah berada di dalam mobil, mereka dalam perjalanan menuju kediaman Tuan Mahendra. Setelah dari sana mereka akan sama sama berangkat ke rumah calon mempelai wanita dari Ivan.


Drrttzz..


Ponsel ivan bergetar menandakan ada pesan yang masuk..


"Van, maaf aku tidak bisa menemani mu melamar lira. Aku sedang ada urusan di luar yang tidak bisa aku tinggalkan.."


Satu pesan singkat yang dikirim kan raga pada asisten nya.


Karena ivan tidak tahu raga dimana, pria itu pun meretas ponsel tuan nya itu.


"Singapura!! Sedang apa dia disana ??" Betapa terkejut nya ivan saat melacak lokasi keberadaan raga, ternyata pria itu saat ini sedang berada di singapura.


"Kenapa, nak ?? Apa semua nya baik baik saja ??" tanya ibu yang melihat kekhawatiran di wajah putra nya..


"Tidak bu. Tidak ada apa apa.."


Tidak terasa mobil yang membawa ivan pun sudah berada di halaman besar rumah tuan Mahendra.


Dan ketika tahu raga tidak datang bersama ivan, ayah dan ibu pun langsung melayangkan beribu pertanyaan pada asisten pribadi putra nya tersebut. Mereka tahu karin pergi bersama kenan. Dan raga akan berangkat dengan ayah dan ibu beserta ivan dan keluarga nya. Tapi sampai detik ini raga belum menunjukkan batang hidung nya di depan kedua orang tua nya, membuat ayah dan ibu menjadi khawatir.


"Tuan raga saat ini sedang ada urusan yang tidak bisa di tinggalkan, tuan.." jawab ivan seadanya. Ivan tidak tahu harus mengatakan apa, tidak mungkin kan dia jujur dan mengatakan saat ini raga sedang berada di singapura.

__ADS_1


"Dasar anak itu. Seharusnya dia kesampingkan dulu urusan pekerjaan nya. Ck.." decak ibu yang kesal dan kecewa pada raga. Ini kan acara penting asisten pribadi nya, kenapa raga egois sekali tidak bisa meluangkan waktu nya sedikit saja untuk ivan..


*Skip perjalanan...


"Ma, ko papa nggak datang ??" tanya kenan saat menyambut kedatangan para tamu tapi i antara mereka yang datang tidak terlihat papa nya ada disana.


Karin menarik nafasnya berat. Sesak dan sedih. Sejak kepergian nya tadi, suami nya itu belum memberi menghubungi nya. Karin juga tidak tahu saat ini raga ada dimana..


Beep Beep..


Ponsel karin berdering di saat yang tidak pas. Dia pun segera mematikan sambungan itu tanpa mengangkat nya terlebih dahulu, sebab karin tidak mau mengganggu acara lira saat ini.


"Kedatangan saya kesini ingin melamar putri tuan Logan untuk putra saya yang bernama Ivan.." Setelah memulai dengan kata sambutan dan lain lain, Tuan rudi mahendra langsung memulai pembicaraan serius itu dan di saksikan oleh seluruh keluarga besar lira yang hadir..


"Sebentar, saya panggilkan putri saya. Biarkan dia yang menjawab nya.." Tuan logan pun meminta sang istri untuk memanggil putri mereka keluar dari kamar nya..


Deg!!


Semua mata tertuju pada lira. Gadis itu sangat cantik meskipun memakai dress yang sangat mini. Termasuk ivan sang calon suami. Seolah tersihir oleh kecantikan lira saat ini, Tanpa sadar ivan lupa untuk mengedipkan kedua matanya.


"Bagaimana, nak ? Apa kamu menerima lamaran Ivan ??" tanya logan pada putri nya ketika lira sudah duduk di samping nya..


Lira menatap ivan dengan intens. Ya, hati nya sudah benar benar yakin pada pria itu. Semoga pilihan nya ini tidak akan lagi mengecewakan nya..


Lira mengangguk pelan, "Ya pi. Lira menerima lamaran ivan.."


Setelah itu ivan pun menyematkan cincin pertunangan mereka di jari manis lira. Total sudah dua cincin yang ivan berikan dalam waktu 24 jam.


Pernikahan lira dan ivan pun sudah di tentukan. Mereka akan menikah satu minggu dari sekarang.


Seluruh keluarga kedua belah pihak pun sudah setuju, lebih cepat lebih baik mengingat usia kedua nya yang memang sudah tidak pantas untuk main main lagi


__ADS_1



__ADS_2