Sebatas Menikahi

Sebatas Menikahi
Part 81


__ADS_3

Setelah makan siang, lira dan ivan mengantarkan kenan ke rumah oma dan opa nya. Mereka diamanatkan oleh Raga untuk menemani kenan selama raga dan karina tidak ada. Khusus nya ivan, raga sudah memberikan bonus untuk nya yang cukup besar sebagai bentuk permohonan maaf karena tidak bisa hadir di acara pernikahan nya nanti.


Bonus itu bukan hadiah pernikahan, melainkan hanya secuil perhatian yang di berikan raga pada asisten pribadi nya tersebut.


Untuk kado pernikahan nanti, raga sudah menyiapkan yang lebih spesial. Bahkan tanpa karina ketahui, suami nya itu sudah menyiapkan tiket pesawat first class untuk ivan dan lira honeymoon ke Bali. Raga juga sudah menyewa sebuah vila yang pemandangan nya langsung mengarah ke laut. Di tambah pria itu juga menyewa feri untuk pasangan suami istri baru tersebut menikmati sunset di tengah laut.


Semua itu raga berikan sebagai ucapan terimakasih untuk ivan dan lira yang selalu menemani dia dan istri nya di kala suka maupun duka. Dia ingin memberikan yang terbaik untuk ivan, karena bagi raga tanpa ivan hidupnya pun pasti lebih berantakan dari ini.


"Sayang, aku harus balik ke kantor. Sebelum cuti aku harus menyelesaikan semua pekerjaan ku dulu.." Setelah mengantarkan kenan, kini mobil yang di kendarai ivan sudah tiba di rumah sang kekasih hati..


Lira mengangguk.. "Baiklah. Tapi jangan terlalu lelah dan jangan sampai sakit. Ingat, pernikahan kita tinggal beberapa hari lagi..!!" ucap lira mengingatkan. Meskipun ivan benar benar di berikan cuti selama satu bulan penuh oleh atasan nya, namun sebelum pria itu libur ada banyak pekerjaan yang sudah menanti untuk di selesaikan nya. Apalagi raga, CEO dari perusahaan Mahendra.corp itu malah memilih untuk berbulan madu dengan istri nya. Sebenarnya lira tidak keberatan, hanya saja pekerjaan ivan semakin bertambah karena itu.


Ivan mengusap pucuk kepala lira pelan.. "Okay sayang.." ucap ivan dengan sangat mesra..


Setelah itu mobil ivan pun kembali bergerak menuju perusahaan Mahendra.corp. Ada beberapa meeting yang harus di hadiri nya hari ini.


💮


🍀Di pesawat...


"Mas, bangun..." karin membangunkan suami nya ketika di rasa pesawat sebentar lagi mendarat.


"Sebentar lagi sayang. 5 menit..." balasnya seraya menarik selimut dan kembali bersembunyi di balik selimut tersebut..


Karin menggeleng. Tentu saja suami nya itu pasti kelelahan, sudah berapa kali mereka bermain di dalam pesawat. Karin pun sebenarnya juga lelah, namun setelah memejamkan mata beberapa jam bagi wanita itu sudah cukup untuk mengembalikan lagi energi nya yang sudah sangat terkuras oleh kegiatan panas mereka.


"Yasudah. Kalau begitu tidur saja terus di sini. Aku mau pergi..!!" Ancam karin dengan sengaja, dan itu berhasil membuat raga kembali menurunkan selimutnya..


"Okay. Okay.." Raga pun turun dengan melilit tubuh nya menggunakan selimut lalu berjalan menuju toilet pesawat..


Karin hanya terkekeh geli melihat kelakuan suaminya tersebut. Terkadang raga bisa sangat menyebalkan, tapi tidak jarang juga pria itu bisa berperilaku seperti anak kecil.


Karin pun menunggu dengan sabar sambil memandangi ke luar jendela pesawat.


"Ini dimana...??" gumam karin masih belum tahu tujuan pesawat yang membawa mereka itu kemana..


Tidak lama, raga pun keluar dari toilet..


Raga terus memandangi istri nya yang seperti nya tidak menyadari bahwa dia sudah keluar dari toilet pesawat dan kini tengah memakai pakaian nya kembali..


"ehem..." raga berdehem tepat di samping telinga sang istri..

__ADS_1


Karun menoleh.. "Astaga!! Kenapa semakin di lihat wajah ya malah semakin tampan.." batin karin tanpa sadar menatap pahatan sempurna wajah suami nya yang sudah segar itu dengan begitu intens..


"Hei!!" Raga melambaikan tangan tepat di depan wajah sang istri.. "Kenapa kamu menatap ku seperti itu, hem ?? Apa wajah ku setampan itu ??" tanya nya penuh percaya diri,


Wajah karin langsung bersemu merah, raga tertawa kecil. Padahal niat nya tadi hanya ingin menggoda sang istri..


"Kamu tahu tidak, kamu itu sangat menggemaskan.." raga menarik kedua pipi karina dengan gemas..


"Awhhh.." karin mengaduh..


"Sudah cukup!!" Raga lalu memakaikan topi miliknya di kepala sang istri.. "Tutupi wajah menggemaskan ini. Aku tidak mau ada pria lain yang melihatnya.." ucap raga seraya memposisikan topi nya agar menutupi wajah karin..


"Astaga!! Kamu posesif sekali sih ??" karin dengan cepat melepas topi tersebut dati kepala nya. "Sekalian saja pakaikan aku masker dan jaket tebal!!" sarkas nya karena kesal..


Raga mengangguk pelan sambil tersenyum penuh arti..


"Boleh juga ide kamu. Okay, kalau begitu setelah turun dari pesawat aku akan meminta seseorang untuk membelikan masker dan jaket tebal untuk mu!!"


Deg


Karin benar benar di buat heran sekaligus kesal. Raga benar benar menyebalkan, sifat posesif dan over protective nya sudah tidak tertolong lagi, benar benar akut dan mendarah daging..


Singkat cerita, akhirnya pesawat yang di tumpangi mereka sudah tiba di Bandar Udara Internasional Leonardo da Vinci.


Raga terus menautkan jemari nya dengan jemari sang istri. Seolah dunia hanya milik mereka berdua. Sejak turun dari pesawat dan kini sudah di dalam mobil, raga tidak membiarkan wanita nya itu berada jauh darinya. Bahkan saat ini di dalam mobil dengan posesif nya raga terus bersandar di bahu sang istri.


"Mas.. Ini..." Mata karin terbelalak tak percaya membaca tulisan di bandara tersebut. Raga hanya tersenyum tanpa berbicara.


"Kenapa kamu membawaku kesini ??" tanya karin masih dengan keterkejutan nya..


"Aku tahu dari lira. Sejak dulu kamu ingin pergi ke roma, kan ?? Bahkan kamu bercita cita untuk melanjutkan pendidikan di sini ??"


Karin mengangguk. Benar, sejak dulu karin sangat menyukai segala sesuatu tentang negara ini. Dari budaya nya, bangunan bangunan bersejarah nya dan makanan nya pun sebagian besar adalah makanan favorit karin.


Raga mengangkat kepalanya lalu kembali duduk dengan posisi tegak seperti biasa, tapi tentu tanpa melepaskan genggaman tangan nya dari sang istri.. "emm, apa ada tempat yang ingin sekali kamu kunjungi ??" tanya raga seraya merapikan poni karin yang sedikit berantakan. Pria itu ingin mengabulkan apapun permintaan istri nya tanpa terkecuali.


Karin terdiam sedikit berpikir.. "Kita berapa lama di sini ??" tanya karina sebelum memutuskan..


"Terserah pada mu!!" jawab raga sekena nya sambil terus menatap karin dengan sayu..


"ish. Kamu ini!!"

__ADS_1


Raga kembali membelai wajah karin dengan lembut.. "Semua terserah padamu, sayang. Kamu yang memutuskan. Aku yang mengabulkan nya!!" Raga benar benar meratukan istri nya.


"emm, kalau begitu bagaimana kalau kita ke Piazza Navona..??"


"Apa serunya ?? Disana hanya ada air mancur, kan ??" tanya raga tanpa melepaskan pandangan nya..


Puk!!


Karin memukul dada suami nya kesal sekaligus frustasi.. "Kamu ini!! Tadi kamu yang tanya aku ingin kemana, sekarang kamu malah menggodaku apa seru nya melihat air mancur. Ck!! Asal kamu tahu ya mas, tempat itu sangat bersejarah. Piazza Navona itu memiliki 3 air mancur, Fontana dei Quattro Fiumi, Fontana del Moro dan Fontana del Nettuno. Dan ketiga air mancur itu bagian terbaik dari Piazza Navona.!!"


Raga melebarkan pendengaran dan juga kedua bola mata nya, takjub. Pengetahuan istri nya sungguh di luar dugaan.


Prok! Prok! Prok!


"Aku tidak menyangka istri ku sepintar ini. Pantas saja putra kita selalu jadi yang terbaik di sekolah.."


🍀


🍀


🍀


*******


Selamat malam.


Selamat kembali di jam kunti kesayangan aku para readers sekalian... 🥰


Author ratu_halu mau meminta maaf karena beberapa hari terakhir tidak bisa up seperti biasa.


Anak author sakit, demam+bapil. Harap di maklum ya teman teman, apalah daya author yang hanya seorang ibu rumah tangga tapi tetap ingin berkarya.


Semoga bisa di bukakan pintu maaf yang seluas luasnya 🤗


Untuk novel Sebatas Menikahi ini mungkin sebentar lagi akan end ya gesss ya..


Cerita nya pun sudah tidak terlalu banyak konflik seperti sebelumnya. Jadi, Sebelum cerita nya malah jadi ngalor ngidul, alangkah lebih baik kalau di akhiri aja. Setuju nggak gengs ??


Author sudah membuat karya yang baru dan akan di rilis setelah novel ini tamat.


Terimakasih 💜💜💜

__ADS_1


Eh, Jangan lupa Like dan komentarnya ya. Boleh yang mau sedekah di jum'at berkah ini, kopi dan bunga nya otor terima dengan ikhlas 😅💜


__ADS_2