Sebatas Menikahi

Sebatas Menikahi
Part 58


__ADS_3

Saat ini karin sudah mengganti baju nya dengan gaun tidur tipis yang biasa dia gunakan untuk tidur.. Sementara sang suami sudah terlelap sejak tadi setelah karin memberinya makan dan juga minum obat.


Karin berjalan menuju sofa dengan menenteng laptop di tangan nya. Karin yang tidak bisa memejamkan kedua matanya akhirnya memilih untuk memeriksa laporan salon yang sudah di kirim oleh karyawan karyawan nya hari ini.


Cukup lama karin duduk disana..


euughhhhh...


Karin melenguh panjang, dan mengangkat kedua tangannya ke atas seraya merenggangkan otot otot nya yang terasa pegal..


Deg!!


Karin membeku ketika melihat suami nya ternyata sedang menatap nya begitu intens..


"M-mas.." ucap karin langsung menarik gaun tidur bagian depan nya agar menutup dadanya yang menyembul keluar dari balik inner gaun tidur tersebut..


"Kamu mau menggodaku ??" tanya raga tanpa ekspresi..


"Hah?? Ah, tidak mas bukan begitu.." kata Karin salah tingkah


Raga menahan senyum nya ketika melihat wajah karin yang sudah seperti kepiting rebus..


Pria itu lalu bangun dari tempat tidurnya dan mencabut lagi untuk kedua kali nya infusan yang ada di tangannya..


"Mas. Kamu mau kemana ??" Karin yang khawatir langsung bangun dari duduk nya dan menghampiri sang suami..


"Aku mau ke toilet.." jawab raga tanpa menoleh..


Deg!!


Karin membeku ketika mendapat jawaban dingin dari sang suami. Sementara Raga pun langsung menutup pintu kamar mandi di depan karina..


"Apa aku terlihat murahan memakai baju seperti ini ??" batin karin menatap diri nya di cermin..


Sebelum raga keluar dari kamar mandi, karin memutuskan untuk mengganti baju nya lagi. Dia tidak mau suami nya salah paham dan menganggapnya aneh memakai pakaian seperti tadi.


๐Ÿ€Di dalam kamar mandi..


"Astaga. Kenapa hanya dengan melihatnya memakai baju seperti itu saja dia sudah tegak sempurna seperti ini..!!"


Raga menjambak rambutnya sendiri dengan sekuat tenaga, frustasi. Dia takut dan pasti nya akan sangat memalukan jika sampai karin melihat celana nya membesar tapi hanya di bagian miliknya saja.


Tadi tanpa karin sadari raga sudah membuka mata nya ketika istrinya itu tengah fokus menatap layar laptopnya. Pria itu terus memperhatikan sang istri yang duduk dengan begitu menggoda di sofa tepat di depan kasur mereka.


Dan ketika tidak sengaja karin melihat ke arahnya, raga pun sangat terkejut. Pria itu merasa seperti seorang pencuri yang tertangkap basah oleh si empunya.


Tok tok tok...


Karin mengetuk pintu kamar mandi..


"Mas..??" panggil karin dari luar. Wanita itu sangat khawatir karena 10 menit sudah suami nya berada di dalam kamar mandi dan belum keluar juga sampai sekarang..


"Mas, kamu nggak apa apa kan ??" tanya karin yang tidak tahu bahwa raga di dalam sana sedang menenangkan adik nya agar kembali ke setelan pabrik lagi..


Karin menunggu dengan cemas di samping pintu kamar mandi tersebut..


Ceklek...


"Mas..."


Raga mengerutkan keningnya setelah menyadari istri nya tidak memakai gaun tidur yang tadi..

__ADS_1


"Kamu mau kemana ??" tanya raga menatap dengan intens kedua manik mata sang istri..


"ah..itu.. emm. Tidak kemana mana mas.."


Raga mendekat hingga kini mereka saling berhadapan..


"Lalu kenapa ganti baju, hem ??" tanya raga seraya menyisir rambut sang istri dengan jemari nya..


"aku tidak mau membuat mas raga tidak nyaman dengan gaun tidur yang aku pakai tadi.." karin menunduk tidak berani menatap mata suami nya


Raga menyunggingkan senyum nya.. "Lalu kenapa ganti baju dengan baju seperti ini..??"


"emm.. Aku tidak membawa banyak baju, aku hanya membawa beberapa baju untuk bekerja dan gaun tidur.."


Ya, karin tadi sempat bingung harus mengganti baju nya dengan baju apa. Akhirnya dia memilih memakai pakaian kerjanya, setelan kemeja dengan celana bahan panjang berwarna senada.


Raga mengangkat dagu sang istri perlahan agar wajah mereka kembali bertemu..


"Kalau memakai pakaian seperti ini untuk tidur, pasti kamu yang tidak nyaman. Ayo ganti lagi, pakai yang seperti tadi saja.."


"T-tapi mas.."


"Ganti sayang..!!" perintah raga pada istri nya.


Karin menurut, dia pun kembali mengambil gaun tidurnya yang tadi..


Raga tidak mau melihat sang istri berganti baju, itu semua karena adiknya yang ada di bawah sana sangat sulit di ajak untuk berkompromi. Dia takut akan hilang akal jika sampai melihat pemandangan indah seperti tadi. Pria itu qpun memilih untuk duduk bersandar sambil menikmati pemandangan malam kota B dari balkon kamar hotel tersebut..


Kurang dari 5 menit karin sudah selesai mengganti pakaian nya..


"Mas..." karin mengusap bahu suami nya dengan lembut. Raga menoleh sekilas melihat sang istri yang menatapnya dengan tatapan yang begitu meneduhkan hatinya..


"Sudah ??" tanya raga. Karin mengangguk pelan. Sebelum beranjak dan duduk di kursi yang lain, raga lebih dulu menahan tangan istri nya..


Rasa lega perlahan dirasakan nya ketika wanita nya itu tidak menolak dan mulai duduk di pangkuan nya meskipun dengan ekspresi wajah penuh ketegangan.


Cupp


Satu kecupan lembut pun mendarat di kening karin. Raga melingkarkan tangannya di pinggang, membuat karin terbawa suasana, wanita itu menyandarkan kepalanya di ceruk leher sang suami.


"Jangan sakit lagi.." ucap karin pelan


Raga tersenyum dan semakin mengeratkan dekapan pada tubuh mungil itu.


"Aku tidak akan sakit selama kamu selalu ada di samping ku.." jawab raga yang sontak membuat karin mengangkat kepalanya menatap sepasang netra yang begitu memabukkan nya..


Tangan karin bergerak ke atas membelai sisi antara leher dan pipi, ibu jari nya bergerak dengan begitu lembut di sana.


"Jangan pernah diamkan aku lagi, hatiku sakit ketika kamu terus saja mengacuhkan ku.."


Deg!!


Mata karin mulai mengembun. Mengingat lagi betapa menyakitkan nya menjadi seorang istri yang tak pernah di anggap..


Raga menggeleng cepat.. "Tidak sayang, itu tidak akan pernah terjadi lagi. Aku mencintai mu, sangat mencintai mu istri ku.."


Kini raga yang membenamkan kepalanya di ceruk leher sang istri, sementara karin melingkarkan tangannya di leher dan membelai lembut rambut belakang raga..


Setelah cukup lama di posisi itu, raga kembali menatap wajah cantik wanita nya..


Cupp..

__ADS_1


Perlahan pria itu mulai menempelkan bibirnya di bibir karin. Raga menekan tengkuk belakang wanita nya untuk memperdalam ciuman nya.


Karin mulai membuka mulutnya, mencoba membalas ciuman itu untuk pertama kali nya. Merasa mulut karina sudah terbuka, raga mulai memasukkan lidah nya ke dalam mulut sang istri.


"Ini terasa sangat aneh.." batin karin. Meskipun dia sering melihat adegan seperti ini di film film tapi karin sama sekali belum pernah mempraktekkan nya. Rasanya aneh tapi membuat nya jadi ingin dan ingin lagi merasakan hangat dan basah nya ciuman sang suami di bibirnya..


Raga melepaskan ******* nya..


"Kamu tahu.. Aku sangat merindukan mu.." gumam raga dengan begitu lembut..


Karin kembali tersihir dan dia tidak sadar kalau suami nya itu kembali menjelajahi mulutnya. Bermain dengan lidah nya, menjelajahi setiap inci rongga mulutnya..


"eugghh.." desah karin ketika merasakan hangat nya tangan raga di salah satu gundukan nya..


"Maaf sayang, aku tidak bisa menahan nya lagi.." gumam raga di sela sela ciuman nya berbicara di atas bibir sang istri.


Raga langsung menggendong karin ala bridal dengan bibir mereka yang masih saling ******* dan menyesap..


Di baringkan nya tubuh sang istri perlahan di atas kasur. Raga mengukung tubuh istrinya dengan posisi dia berada di atas tubuh karin. Perlahan raga kembali mendaratkan kecupan nya di kening karin, lalu kedua kelopak mata karin kiri dan kanan, hidung, pipi kiri dan kanan karin, kemudian turun ke bibir nya.


Raga mulai menurunkan tali spaghetti gaun tidur yang di pakai karin.


Cupp..


Raga mengecup bahu lalu mulai mendekat ke ceruk leher sang istri dengan pelan tapi pasti raga mulai me n j i la ti leher wanita nya..


Darah karin kembali berdesir, tubuh nya menegang.


Karin hanya bisa mengigit bibir bawah nya saat merasakan sentuhan sentuhan lembut yang diberikan raga pada tubuhnya.


"eummphtt, mas.." desah karin saat menyadari suami nya sudah berada tepat di depan dua gundukan nya dan mulai menyesap jelly miliknya..


Kakinya terasa begitu lemas akibat perbuatan suami nya itu. "Ah!" Hanya suara itu yang keluar dari mulut karin ketika suami nya terus menyentuh dan m e r e m as dada nya.


Setelah membuka gaun tidur karin, raga pun mulai membuka baju dan celana panjang nya sambil terus menatap tubuh sang istri yang sudah naked tanpa sehelai benang pun.


"Aku sangat mencintai mu, sayang ku, istri ku, karina ku..." raga memeluk sang istri kulit bertemu kulit tanpa ada yang menghalangi. Karin membalas pelukan itu, begitu hangat ketika tubuhnya memeluk dada bidang suami nya.


"Aku mulai sayang..." bisik raga di telinga sang istri..


Karin mengangguk dengan tatapan sendu,


Di usapnya surai karin "Aku akan pelan pelan sayang.."


Tiba tiba...


"Ah..." karin meringis menahan sakit ketika merasakan sesuatu yang keras menerobos masuk ke inti milik nya..


Cupp..


Raga mengecup kening sang istri "Tahan ya sayang.." ucap nya lalu mulai bergerak sesuai tempo. Tidak terlalu cepat, pun juga tidak terlalu lambat.


Meskipun ini bukan yang pertama bagi karin, tapi karin tetap merasakan sakit, sebab dia belum pernah merasakan lagi yang seperti ini sejak penyatuan pertama mereka lebih dari 10 tahun yang lalu.


๐Ÿ’ฎ


๐Ÿ’ฎ


๐Ÿ€Silahkan lanjutkan sendiri perhaluan ini, otor udah gak kuat ๐Ÿ˜…...


Lanjut besok yaa ๐Ÿ˜‰

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar nya ya masis mabro ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ ๐Ÿ’œ๐Ÿ’œ๐Ÿ’œ๐Ÿ’œ


__ADS_2