
🍀Flashback On...🍀
Setelah cukup puas meluapkan emosi nya pada tembok di balkon hotel itu, raga pun keluar dari kamar sang istri.
Dia menyusul sang asisten ke lobby, raga sudah tidak sabar ingin segera mengetahui siapa orang yang dengan sengaja meletakkan kamera kecil di kamar istri nya. Dan ternyata kamera itu tidak hanya satu, sebelum keluar dari kamar hotel tersebut, dia kembali menyisir setiap tempat dan sudut ruangan, dan pria itu pun kembali menemukan ada 2 kamera kecil yang tersembunyi di sana...
"Van, bagaimana ?? Siapa pelaku nya..??" tanya raga pada ivan yang kebetulan baru saja keluar dari ruang cctv hotel tersebut .
"Tuan, lihatlah..." ivan memberikan ponsel nya, tadi dia sudah meminta staf keamanan hotel itu untuk menyalin video ke ponsel nya..
Raga mengerutkan kening nya...
"Tuan, sepertinya seseorang yang melakukan itu sudah tahu ada banyak cctv di hotel ini. Makanya dia menyamar jari room service, tuan..." kata ivan menjelaskan video yang sedang di lihat oleh tuan nya..
"****...!!!!" kembali raga mengumpat..
"Tuntut hotel ini atas kelalaian yang terjadi. Aku tidak mau tahu..!!" pekik raga kembali terbawa emosi hingga membuat kepala keamanan di sana sangat terkejut, Dan para tamu yang sedang berada di lobby pun sayup sayup mendengar berita hot ini..
"Baik tuan.."
Begitulah ivan, Apapun perintah bos nya, pria itu selalu mengiyakan tanpa banyak bertanya...
"Tuan, mohon maaf tuan atas kelalaian kami. Kami mohon masalah ini bisa di selesaikan dengan cara kekeluargaan..." ucap kepala keamanan itu dengan wajah cemas...
"Permisi tuan, saya Manajer operasional di hotel ini. Tuan, apa kita bisa bicarakan masalah ini di ruangan saya ???" tiba tiba seseorang menyela dan memperkenalkan diri nya pada raga..
"Baiklah..."
Raga lalu mengikuti manajer pria itu menuju ke ruangan nya, ivan pun mengekor di belakang sang tuan..
🍀Di dalam ruangan..
"Tuan, atas nama King View Hotel, kami meminta maaf atas kelalaian staf kami dalam melaksanakan tugasnya memberikan kenyamanan dan keamanan untuk tamu vvip kami nyonya Karina. Kami berjanji akan mengusut tuntas dan mencari tahu siapa pria yang menyamar sebagai room service dan masuk ke kamar nyonya karina tanpa izin..."
Begitu terlihat ketakutan di wajah manajer pria itu. Tadi setelah dia di infokan tentang masalah ini, dia sangat terkejut ketika tahu ada nama besar keluarga Mahendra yang kini bermasalah dengan hotelnya..
__ADS_1
Siapa di negara ini yang tidak tahu keluarga Mahendra. Bisnis nya ada di setiap kota di seluruh penjuru negri ini. Tidak ada seorang pun yang bisa menang jika melawan Mahendra corp.
"Aku beri waktu 2x24 jam. Jika dalam waktu tersebut kalian belum menemukan orang nya, aku akan menuntut hotel ini. Dan aku pastikan hotel ini akan di tutup kurang dari satu minggu...!!"
Deg!!!
Manajer itu membeku, dia tidak bisa berkata apa apa lagi. Bagai makan buah simalakama. Mengatakan tidak bisa atau meminta waktu lebih lama tidak mungkin, pasti tuan raga tidak akan memberikan nya, Dan jika pun dia langsung mengiyakan, dia yakin dalam waktu 2 hari dia tidak akan sanggup menemukan orang itu.
"Baik tuan.." Akhirnya kata itu yang terucap dari mulut pria paruh baya tersebut..
Tanpa pamit, raga langsung keluar dari ruangan..
"Van, retas cctv di halaman parkir, di pintu masuk dan keluar. Periksa video nya dengan teliti, apa ada yang mencurigakan..." ujar raga sambil berjalan menuju lobby. Sebenarnya bisa saja raga meminta Ivan kembali meminta salinan pada kepala keamanan disana. Tapi raga memilih meminta ivan untuk meretasnya, karena untuk apa dia susah susah meminta hal itu jika ivan saja bisa melakukan hal tersebut hanya dalam beberapa detik saja.
Ya, ivan sangat ahli di bidang IT. Raga saja sampai mengangkat dua jempol nya untuk keahlian asisten nya tersebut.
Setelah itu raga memilih untuk menunggu istri nya di restauran yang ada di hotel itu.
Ketika dia sedang menunggu, terlihat seorang pria dengan pakaian formal nya baru saja keluar dari lift..
"Karina..." gumam nya
Raga langsung berdiri ketika melihat sang istri berhadapan dengan pria yang di kenalnya. Dengan langkah panjang nya raga langsung berjalan menghampiri kedua orang itu...
🍀Flashback Off...🍀
đź’®
Raga langsung membawa istri nya menuju lift meninggalkan anton yang masih mematung di tempat nya...
🍀 Di dalam lift...
"Mas, tolong turunkan tangan mu. Aku sangat tidak nyaman..." ucap karin ketika mereka berdua sudah masuk ke dalam lift..
Tiba tiba raga mendorong perlahan tubuh karin hingga membuat punggung wanita itu menempel sempurna di dinding lift..
__ADS_1
Deg!!
Raga mengukung tubuh wanita nya. Hingga wajah dan tubuh mereka tak berjarak lagi..
"Aku sangat merindukan mu, karinaku..."
Karin melebarkan kedua matanya menatap manik mata sendu suami nya...
Jantung nya kembali berdebar lebih cepat dari sebelum nya..
Ting...
Pintu lift pun terbuka..
Karin langsung menepis tangan kekar suami nya itu lalu keluar dari lift lebih dulu meninggalkan raga..
"Astaga, mana sih kartu nya..." gumam karin terus mencari kartu aksesnya di dalam tas untuk masuk ke kamar.
"Ck..." karin berdecak kesal. Saat dia sedang terburu buru kenapa benda yang di cari nya malah tidak ada entah kemana hilang nya. Padahal saat pergi tadi pagi karin ingat betul dia memasukkan kartu itu ke dalam saku celana nya..
Deg!!
"Bodoh..!! Aku kan tidak menyimpan kartu itu di tas..."
Ceklek...
Suara pintu terbuka..
Belum sempat karin mengeluarkan kartu aksesnya, seseorang lebih dulu membuka pintu kamar nya..
Karin mengerutkan kening nya.. "Dari mana mas raga mendapatkan kartu itu...???" tanya karin dengan tatapan penuh kebingungan..
Raga hanya mengangkat kedua bahu nya sambil tersenyum..
Pria itu lalu masuk ke dalam kamar karin lebih dulu..
__ADS_1
"Oh My... Ada apa sebenarnya dengan dia... Kenapa dia terus bersikap aneh seperti ini..!!