Sebatas Menikahi

Sebatas Menikahi
Part 8


__ADS_3

Karin sudah tiba kembali di Salon nya. Saat ini dia berada di ruangan pribadi nya lagi..


TokTokTok..


"Masuk.." kata karin dari dalam ruangan


Ceklek..


"Rin, ko kamu udah balik ? Katanya mau ngajak ken jalan jalan.." tanya lira sambil melangkahkan kaki nya menuju meja kerja karina


"Ra, cabang yang di Kota B, openingan nya kapan ?" karin malah balik bertanya, mengalihkan pertanyaan dari sahabatnya


Lira mengerutkan kening nya..


"Minggu depan. Kenapa ?" tanya lira penasaran


"Kalau aku yang kesana, gak apa apa kan ra ??"


"Loh, kan kita sudah sepakat. Kamu di sini, aku yang kesana.." kata lira protes. Memang benar, beberapa waktu lalu mereka sempat membahas mengenai cabang salon baru mereka yang akan buka beberapa hari lagi.


Saat itu karin mengatakan dia tidak mau pergi kesana, dan akhirnya mereka berdua sepakat lira lah yang akan datang untuk meresmikan cabang baru salon mereka di kota B. Dan lira sudah membuat rencana untuk tinggal di kota B itu beberapa lama sambil mencari mangsa baru.


Lira melangkah menuju kursi putar tempat duduk karin.. "Ada masalah apa lagi rin ??" tanya lira saat melihat raut wajah karin berubah sedih


Karin menarik nafas panjang,


"Ra, biarkan aku yang pergi kali ini. Aku ingin menjauh dari nya, sampai sidang perceraian ku tiba..!!" kata karin mengangkat kepala nya, dengan kedua matanya seolah memohon agar sahabatnya mau membiarkan dia yang pergi kali ini..


Sebagai sahabat tentu lira mengerti bagaimana perasaan karin saat ini meskipun dia belum pernah ada di posisi karin. Persahabatan mereka bahkan lebih lama dari pernikahan karin dan raga.


Lira memeluk sahabatnya, dengan posisi wajah karin tepat di depan dada lira.


"Iya rin. kamu boleh pergi. Tapi ingat, jangan terlalu lama. Karena kamu masih memiliki kenan yang pasti menunggu mama nya pulang.."


"Makasih ra.." ucap karin seraya membalas pelukan sahabat nya

__ADS_1


💮


🍀Di rumah..


"Ma..Mama..." teriak kenan saat sudah tiba di dalam rumah


"den kenan. Nyonya belum pulang den.." kata ART di rumah itu


Raga mengerutkan keningnya..


"Bukan nya tadi dia pulang lebih dulu.."


Raga lalu meminta putra nya untuk mandi lebih dulu. Kenan pun langsung patuh. Dia lalu menaiki anak tangga menuju kamar nya.


Sebelum itu, raga sudah minta izin pada kenan bahwa dia akan kembali ke kantor lagi.


💮


🍀Skip perjalanan ya..


"Kau saja yang pergi, van. Katakan aku sibuk..!!"


"Tapi tuan, pertemuan ini sangat penting. Karena anda adalah salah satu yang berpengaruh di acara itu tuan. Mereka pasti menunggu kedatangan anda tuan.."


Pertemuan itu adalah acara penting yang di hadiri oleh para pebisnis muda dan sukses dari seluruh negara, termasuk Indonesia. Sebenarnya dari tanah air bukan hanya Raga yang mendapat undangan tersebut. Beberapa pengusaha lain juga di undang, tapi dari semua pengusaha dan pebisnis asal negara ini hanya Raga lah yang mendapat undangan khusus langsung dari Founder acara tersebut.


Raga berpikir sejenak. Dia tidak mau pergi, apalagi di situasi seperti ini.


"Bagaimana tuan ??" tanya ivan menyadarkan raga dari lamunan nya..


"Baiklah. Persiapkan keberangkatan ku malam ini.." kata raga setelah membuat keputusan. Dia tidak ingin mengecewakan Tuan Yamamoto yang sudah lama menjadi rekan bisnis nya.


"Kalau begitu saya permisi.." kata ivan lalu keluar dari ruangan atasan nya itu..


💮

__ADS_1


🍀 Rumah Utama ..


Sebelum berangkat, raga menyempatkan diri untuk pulang kerumah terlebih dahulu. Berharap di rumah dia bisa bertemu lagi dengan sang istri.


"Bi, apa nyonya sudah pulang ??" tanya raga pada ART nya..


"Belum tuan.." jawab bibi itu


huh


Raga menghembuskan nafas kasar.


Dia lalu berjalan menaiki anak tangga, untuk bertemu dengan ken sebelum berangkat.


Tok..Tok..Tok


Raga mengetuk pintu itu..


Ceklek..


"Papa boleh masuk ??" tanya raga dengan memasukkan kepala nya saja..


"Boleh pa.." jawab ken yang sedang duduk di kursi meja belajar nya..


Raga pun masuk menghampiri sang putra yang duduk di meja belajarnya..


"Kamu sedang apa ??" tanya raga seraya mengelus pucuk kepala putra nya


"Ken lagi ngerjain PR pa. Papa mau kemana ??" tanya ken ketika melihat papa nya yang sudah rapi dengan outfit semi formal nya..


"Papa mau berangkat ke Jepang malam ini."


"Berapa lama papa disana ??"


"Mungkin sekitar 5 hari. Kenapa ??"

__ADS_1


Kenan berpikir sejenak.. "emm, kenapa papa nggak ajak mama ??"


__ADS_2