
Sampailah mobilnya di sebuah danau, yang terletak di bagian tengah areal perkebunan. Jaka pun menghentikan mobilnya, dan langsung keluar dari mobil, tanpa mematikan mesin mobilnya.
Jaka menelpon Pak Ruhut.
"Selamat pagi Pak," ucap Jaka.
"Selamat pagi Pak Jaka, ada yang bisa saya bantu Pak?" sahut Pak Ruhut ramah.
"Pak Ruhut, bisa ke danau yang ada di areal perkebunan kita sekarang?" tanya Jaka.
"Siap Pak, bisa. Saya meluncur ke sana Pak." Jawab Pak Ruhut ramah.
"Saya tunggu ya Pak," kata Jaka ramah sambil memutuskan panggilan telpon nya.
"Mas Jaka, mobilnya ke pondok yang disana aja, lebih enak kalo mau nongkrong," kata Dira sambil menunjukkan jarinya ke arah pondok tersebut.
"Boleh Dek, usul yang sangat bagus sekali," sahut Jaka sambil tersenyum manis.
Jaka pun masuk ke mobil, dan memindahkan mobilnya, ke samping pondok di dekat danau.
"Matikan aja mobilnya Mas, kita turun aja duduk-duduk di pondok itu," kata Ayah.
"Gimana yang lain, apakah setuju dengan usul Ayah?" tanya Jaka.
"Iya matikan aja mobilnya, kita nongkrong bareng dulu di pondok ini." Kata Bunda, Tante Maryam" dan Rena kompak.
"Dira, kok kamu tau lokasi areal perkebunan sawit ini?" tanya Bunda.
__ADS_1
'Ya tau dong Bunda, aku kan kalo liburan kuliah dulu sama mami, sering diajak papi kesini. Tempatnya bagus untuk refreshing. Biasanya kami kesini, bawa pancing. Dan pesan makanan di warung nasi Bu Idah," sahut Dira.
"Oh begitu ya, pantesan kamu hafal areal perkebunan ini," sambung Tante Maryam.
"Mas Jaka, kita pesan makanan ya? Aku kan dalam masa pertumbuhan," seloroh Rena.
"Iya nggak apa-apa, langsung aja, pesan makan siang, untuk kita bertujuh," sahut Jaka.
Dira pun bergegas menelpon Bu Idah, dan me loud speaker HP nya, untuk memesan makanan, dan minuman. Panggilan telpon pun masuk.
"Halo, Assalamualaikum Mbak Dira. Apa kabar Mbak? Ada yang bisa saya bantu?" kata Bu Idah ramah.
'Wa alaikumussalam warahmatullah, Alhamdulillah baik Bu Idah. Gini Bu Idah, kami sekarang ada di pondok dekat danau. Bu Idah masih buka warung makan kan?" ucap Dira sopan.
"Masih dong Mbak, mau pesan apa Mbak Dira? Di anterin ke pondok seperti biasanya kan?" tanya Bu Idah ramah.
*Hari ini Ibu masak sayur asem, ada ikan gurami dan nila bakar, sambal seperti biasa. Tapi kalo mau nunggu di masak dulu ada udang, ikan tongkol, dan ayam kampung." Jawab Bu Idah.
"Sebentar ya Bu, saya nanya dulu yang disini mau makan apa, soalnya kami bertujuh Bu Idah," sahut Dira ramah.
"Iya nggak apa-apa, Mbak Dira sebutin aja," sambung Bu Idah.
"Mas Jaka mau makan apa?" tanya Dira.
"Mas, ikan tongkol asam manis, kalo ada," sahut Jaka.
"Kami gurami bakar aja," sahut Ayah, Bunda dan Tante Maryam.
__ADS_1
"Kami minta udang goreng tepung aja Mbak," sahut Rena dan Dani.
"Aku minta opor ayam kampung seperti biasa ya Bu," ucap Dira.
"Jadi pesanannya nasi putih 9 porsi, ikan tongkol asam manis 1 porsi utuh, 3 porsi gurami bakar, udang goreng tepung 2 porsi, dan opor ayam kampung seperti biasa ya Bu." Kata Dira.
Bu Idah pun mencatat pesanan Dira.
"Terus minum nya, apa Mbak Dira?" tanya Bu Idah ramah.
"Minumnya ada kopi hitam, teh manis, jeruk, jus pokat, jus mangga, jus melon dan bisa pakai es." Sambung Bu Idah.
"Mas Jaka minumnya apa?' tanya Dira.
"Mas kopi hitam dan jus pokat," sahut Jaka.
"Ayah minum apa?" tanya Dira.
"Samain aja kayak Jaka," ucap Ayah.
"Kami berdua teh manis panas, dan juz pokat," sahut Bunda.
"Kami jus pokat aja Mbak Dira," sahut Rena dan Dani.
"Jadi minumannya minta 2 gelas kopi hitam, dengan adukan 2:1 ya Bu, 2 teh manis panas, 7 jus pokat dan 7 air mineral. Itu aja dulu Bu Idah," ucap Dira.
"Ibu siapkan dulu pesanannya ya," kata Bu Idah ramah.
__ADS_1
"Iya Bu Idah, ditunggu ya. Terima kasih," sahut Dira, sambil memutuskan panggilan telpon nya.