
Semuanya terjadi begitu saja, dalam perjalanan hidup Jaka. Dia nggak mengerti dan belum memahami sepenuhnya.
Tentang apa dan mengapa, semuanya bisa terjadi dalam kehidupannya.
Setelah selesai mandi, dan mengerjakan kewajibannya.
Jaka pun duduk dan melamun membayangkan, bagaimana seandainya, jika dia memiliki banyak uang dan usaha, pastinya dia bisa melakukan banyak hal, untuk orang-orang kepercayaan dan terdekatnya, serta bisa memakmurkan kehidupan keluarga besar Almarhum papa dan mamanya.
Jaka pun membuka KH-Mobile Banking nya dan mengecek saldonya.
tertera saldo rekening Rp999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.150.000.000.-.
🤑🤑🤑
"Apa-apaan ini! Dari mana papa mendapatkan uang sebanyak ini?" gumam Jaka, dalam keterkejutannya.
'Mungkinkah semua data, dan dokumen ada di ruangan khusus, yang ada di ruang kerjaku, di Bank KH ya? Malam ini aku harus melakukan pengecekan, dan mempelajari semua dokumen itu" Gumam Jaka.
Tak lama kemudian, Rena dan Dira pun memasuki kamar sambil tertawa cekikikan. ðŸ¤ðŸ¤
Mereka pun melihat Jaka yang duduk dipinggir kasur, sambil melamun, dan terlihat sedang memikirkan sesuatu. Tidak menyadari bahwa kedua istrinya sudah dikamar.
__ADS_1
"Mas Jaka ngapain? Cari wangsit ya?" seloroh Dira, sambil memberi kode ke Rena, untuk bergerak dan berpikir cepat, menghibur suami mereka. Lalu mengunci pintu kamar.
Sedangkan, Jaka masih diam dalam lamunannya.
Tanpa pikir panjang, Rena pun langsung memeluk Jaka yang lagi duduk, sehingga kedua bakpao nya menempel di wajah Jaka.
"Mas Jaka, mikirin apa sih Mas?" kata Rena sambil membelai rambut Jaka.
Sontak saja, hal itu membuat Jaka kaget.
Dan dengan reflek langsung berdiri dan membanting Rena di kasur.
"Sayang! Ngapain juga ngagetin aku?" kata Jaka dengan wajah tanpa dosa.
"Mas Jaka juga sih, emangnya Mas lagi mikirin apa? Sampe Adek dan Mbak Dira masuk kamar, Mas cuekin?" tanya Rena dalam posisi terlentang di ranjang setelah dibanting Jaka. Dengan bajunya yang tersingkap keatas, yang memperlihatkan kedua bakpao, yang tertutup atap busa, dan perutnya yang mulus.
Jaka pun reflek berdoa sebelum melakukan hubungan suami-istri, dan langsung mencumbu Rena, sambil melepaskan semua pakaian Rena, dan pakaiannya.
Auuu_aaa_aaaahh ... gelap.
Dira pun melepaskan semua pakaiannya, berdiri diam, dan tersenyum melihat Jaka dan Rena, yang sedang bercumbu tanpa mengenakan pakaian.
__ADS_1
Jaka pun memasukkan adik kecilnya, lalu bergerak pelan tapi pasti. sehingga membuat Rena mendesah.
Auuu_aaa_aaaahh ... gelap.
Dan tubuh Rena mengejang, lalu Jaka pun mempercepat gerakannya, sehingga Rena pun mengejang hebat, untuk kesekian kalinya dan lemas.
Dira pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, Dira mendorong tubuh Jaka kesamping, sehingga Jaka pun terlentang, dengan posisi adik kecilnya mendongak ke atas, menatap langit.
Dira yang sudah ... pun langsung bergegas naik ke atas tubuh Jaka, dan memasukkan sang adik kecil kedalam, lalu mendesah, menikmati indahnya dunia.
Dira pun bergerak perlahan seperti orang lagi berkuda.
Jaka pun memegang kedua bakpao Dira, dan meremasnya berulangkali, hingga Dira pun mengejang hebat, dan berhenti bergerak di atas tubuh Jaka.
Jaka pun langsung bergegas membalikkan keadaan, sehingga dia berada di atas dan Dira dibawahnya. Tanpa mengeluarkan adik kecilnya.
Jaka pun bergerak dengan cepat diatas tubuh Dira, sehingga membuat Dira mengejang hebat untuk kesekian kalinya, lalu mengeluarkan adik kecilnya.
"Sebentar ya sayang," kata Jaka sambil mengecup Dira.
Jaka pun berjalan kearah lemari pendingin dan mengambil sebuah minuman kaleng dan menghabiskan isinya.
__ADS_1