SESUATU YANG TERTUNDA

SESUATU YANG TERTUNDA
48. Tes drive


__ADS_3

Jaka pun telah selesai mandi tapi, adik kecilnya tetap terjaga dengan gagahnya.


Dengan melilitkan handuk di pinggangnya Jaka keluar dari kamar mandi, tapi tetap saja ada yang mengganjal di handuknya.


Dira dan Rena pun pura-pura tidur dengan bertelanjang bulat di bawah selimut, mereka memang kompak akan memberikan kesucian mereka berdua kepada Sang suami tercinta.


Melihat kedua istrinya tersayang tertidur Jaka pun tidak bisa berbuat apa-apa.🤔 Tapi tak tahu kenapa, kedua tangannya reflek menarik selimut tersebut dan terlihatlah keindahan di atas tempat tidur. Jaka pun bergegas melepaskan handuknya dan langsung memeluk Dira yang pura-pura tidur.


"Adek tidur aja ya," kata Jaka pelan.😉


Dira pun hanya tersenyum melihat dan merasakan tingkah laku Sang suami tercinta.


"Enak aja," kata Rena yang pura-pura terbangun dari tidurnya.


Jaka pun bergegas melakukan kewajibannya sebagai seorang suami kepada para istrinya.


"Siapa diantara kalian yang siap hamil anak ku?" kata Jaka sambil tersenyum.


"Aku aja dulu Mas, kan Rena masih harus menyelesaikan kuliahnya dulu," sahut Dira bijak.


"Ternyata kalian berdua kompaknya kelewatan, kalian sengaja ngerjain aku kan?" kata Jaka, sambil tersenyum jahil, kepada kedua istrinya tersayang.


Jaka membaca doa sebelum berhubungan suami-istri, yang intinya dia meminta jauhkan dari godaan, dan gangguan setan, dan meminta keturunan, yang Sholeh atau Sholehah.


Jaka pun memulai hubungan suami istri dari Dira. Jaka pun melakukannya pelan-pelan.

__ADS_1


Akhirnya Dira pun menjerit.


"Aduuh, sakit Mas," rengek Dira, sambil mencakar punggung Jaka.


Jaka pun berhenti bergerak, dengan posisi adik kecilnya masih didalam. Setelah terlihat Dira sudah tersenyum, Jaka pun meneruskan gerakannya.


Dira pun mendesah, dan mengejang hebat untuk kesekian kalinya lalu lemas.


"Mas Jaka, gantian aku dong," rengek Rena manja.


"Sabar ya sayang," ucap Jaka sambil mencium bibir Dira.


"He' em," jawab Dira lemas.


Jaka pun beralih ke Rena mencium bibir Rena, dan memasukkan adik kecilnya ke dalam, dan bergerak pelan tapi pasti.


"Aduuh, sakit Mas," rengek Rena.


Jaka pun bergegas berhenti bergerak, sambil mencium bibir Rena dengan posisi adik kecilnya masih didalam.


Setelah Rena terlihat tersenyum, Jaka pun bergerak lagi hingga tubuh Rena pun mengejang, lalu Jaka pun melanjutkan gerakan lagi, hingga Rena pun mengejang hebat untuk kesekian kalinya dan lemas.


"Terima kasih ya sayang," kata Jaka sambil tersenyum, dan mencium bibir, dan kening Rena.


"Eehmm," jawab Rena.

__ADS_1


Jaka pun menghentikan gerakannya, dan berpindah ke Dira lagi.


Jaka pun memasukkan adik kecilnya dan bergerak santai lalu agak cepat, hingga Dira pun mengejang hebat, untuk kesekian kalinya, tapi Jaka tidak mencabut adik kecilnya sampai Dira mengejang hebat lagi, dan dia pun mengejang hebat, dengan tubuh basah oleh keringat.


"Terima kasih ya sayang," kata Jaka sambil tersenyum, lalu mencium bibir, dan kening Dira.


"Eehmm," jawab Dira


"Terima kasih karena kalian sudah menjaga kesucian kalian berdua untuk ku suami kalian," kata Jaka.


"Aku ke kamar mandi lagi ya istri-istri ku tersayang?" kata Jaka.


"Eehmm," jawab Dira, dan Rena bersamaan.


Jaka pun bergegas ke kamar mandi, untuk membersihkan dirinya, sekalian mandi wajib.


Setelah selesai mandi Jaka pun berpakaian, dan melihat ada buah-buahan dimeja, yang ada dikamar Hotel tersebut.


Jaka pun melihat dispenser air panas, dan kopi hitam di meja, yang ada di kamarnya.


Dia pun membuat kopi hitam, lalu melihat ke arah jendela, yang ada pintu disebelahnya, Jaka membuka pintu itu, dan melihat ada balkon, didepan kamarnya.


"Balkon Hotel ini bagus banget," gumamnya.


Jaka pun mengambil kopi dan 2 buah apel, dan berjalan menuju kursi santai, yang ada di balkon, sambil tersenyum, setelah mengantongi rokok kretek dan koreknya.

__ADS_1


Dia pun duduk di kursi santai, yang ada di balkon, lalu mengambil sebatang rokok kreteknya, dan menyalakan rokoknya, sambil memakan buah apel yang dibawanya tadi.


"Ternyata tidur di Hotel itu enak ya, bisa melihat keindahan alam di malam hari, dan bersantai di balkon," gumam Jaka, sambil tersenyum manis. mengingat kejadian di dalam kamar tadi.🙂🙃


__ADS_2