SESUATU YANG TERTUNDA

SESUATU YANG TERTUNDA
41. Artis dadakan


__ADS_3

Setelah lebih kurang 1 jam perjalanan, Rena pun melihat SPBU besar, dan lengkap fasilitasnya.


Rena pun mengarahkan mobil ke SPBU, dan menghentikan mobil didepan minimarket, yang ada di SPBU tersebut.


"Sayang, kalian berdua belanja makanan, dan minuman, untuk di perjalanan ya, terserah mau beli apa. Dani bantuin Mbak-mbak mu ya!" ucap Jaka.


"Iya Mas," jawab Rena, Dira, dan Dani bersamaan.


"Emangnya Mas Jaka mau kemana?" tanya Dira.


"Aku mau ke ATM dulu," kata Jaka sambil tersenyum, dan mengambil tas pinggangnya.


"Yang mau ke toilet, atau sholat dulu, silahkan ya," sambung Jaka.


Ayah, Bunda dan Ibu bergegas menuju musholla.


Jaka langsung menuju ke mesin ATM, untuk mengambil uang pegangan.


Dira dan Dani pun langsung menuju ke minimarket untuk berbelanja.


Rena pun mematikan AC, dan mesin mobilnya. Lalu bergegas menyusul Dira dan Dani ke minimarket.


Jaka pun memasuki ruang ATM, dan melakukan transaksi. Setelah selesai bertransaksi tarik tunai di ATM. Jaka pun memasukkan uang Rp 10.000.000. Ke tas pinggangnya, dan dia pun bergegas menuju minimarket.


Jaka pun sampai, dan memasuki minimarket, lalu mencari Dani, dan kedua istri tersayangnya.

__ADS_1


Jaka celingak-celinguk mencari mereka, lalu terdengar suara yang memanggil namanya, dari arah belakang nya.


"Mas, Mas Jaka!" panggil Dira.


Jaka pun menoleh ke arah panggilan itu. Lalu melihat Dira.


"Ya sayang," sahut Jaka sambil mendekati Dira.


"Sudah apa belum belanjanya," sambung Jaka.


"Belum Mas, nih lagi nyari cemilan lainnya." Sahut Dira.


"Lho Adek Rena, dan Dani kemana?" tanya Jaka.


"Sini Mas bawain, keranjang belanjanya," sahut Jaka.


"Serius Mas Jaka mau bawain?" ucap Dira sedikit terkejut.


"Serius lah sayang, apa sih yang enggak buat istri-istri ku tersayang," sahut Jaka.


"Waaw! Hatiku rontok Mas, mendengar perkataan suamiku tersayang." Seloroh Dira dengan tersipu.


"Ahay. Bisa aja sayangku, cintaku, dambaan hatiku," goda Jaka.


Mereka berdua tidak menyadari, kalo mereka menjadi perhatian, bagi banyak orang yang sedang berbelanja, di minimarket itu. Ada yang melakukan siaran langsung, ada yang merekam video, dan ada yang memfoto kejadian itu.

__ADS_1


Melihat keramaian yang terjadi, membangkitkan rasa penasaran Rena, dan Dani. Mereka berdua pun bergegas, menuju ke arah keramaian.


"Mas Jaka, Mbak Dira! Ngapain kalian berdua disini?" tanya Rena penasaran.


"Emangnya kenapa, sayangku, cintaku, dambaan hatiku bertanya seperti itu?" Jaka pun balik bertanya.


"Yee! Mas Jaka, suamiku tersayang. Ditanya, malahan balik nanya! Mas Jaka nggak sadar ya, kalo orang-orang yang belanja di minimarket ini, merhatiin dan merekam Mbak Dira dan Mas Jaka." Sahut Rena.


"Dasar Mas Jaka, mesra-mesraan nggak liat-liat sikon," sambung Dani.


"Lho emangnya kenapa? Salah ya? Mesra-mesraan dengan istri sendiri." Sahut Jaka sambil cengengesan, karena baru menyadari bahwa dirinya, dan Dira jadi artis dadakan hari ini.


"Maaf Bang, jangan marah ya? Perkenalkan, nama saya Angga," kata Angga sambil tersenyum, dan menyodorkan tangannya.


"Abang jangan marah ya, karena sebagian, dari kami melakukan siaran langsung. Jarang-jarang Bang, dapat bahan dan topik bagus seperti kejadian hari ini." Sambung Angga.


"Oke nggak apa-apa, lagian aku bercanda dengan istriku sendiri. Aku Jaka, ini Dira dan Rena istriku , serta Dani Adikku," sahut Jaka sambil menyambut tangan Angga bersalaman.


"Waaah keren banget Bang Jaka. Masih muda, baik hati, tidak pula sombong dan istrinya ada 2, cantik-cantik lagi. Bisa ajarin caranya Bang?" ucap Angga.


"Nggak pake cara macem-macem kok. Cuma bermodalkan kejujuran, kepercayaan diri, dan berprilaku baik serta bertanggung jawab." Jawab Jaka.


"Aku sayang, dan cinta, pada mereka berdua. Mereka berdua pun cinta, dan sayang padaku. Trus ketemuan sama calon mertua, langsung katakan maksud, dan tujuan. Tanyain syaratnya jadi mantu. Persiapkan syaratnya, trus lamar dan nikah. Bukankah begitu istri-istriku, sayangku, cintaku, dambaan hatiku?" kata Jaka sambil melihat kearah Dira dan Rena.


"Iya suamiku, sayangku, cintaku, dambaan hatiku." Balas Rena dan Dira bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2