SESUATU YANG TERTUNDA

SESUATU YANG TERTUNDA
85. Persiapan tenaga


__ADS_3

Karena Albert mau ikut menghadiri acara pernikahan Jaka besok, akhirnya diputuskan, bahwa Albert akan ikut Jaka pulang ke Hotel malam ini.


Mereka berdua pun menyelesaikan makan malam, lalu Albert membereskan barang-barang yang akan dibawanya ke Hotel Grand Republik, sekaligus besok sehabis acara pernikahan, Albert langsung balik ke Amsterdam lagi untuk menyelesaikan pekerjaan disana.


Jaka pun melanjutkan kegiatannya dengan arsip-arsip.


Setelah Jaka selesai mempelajari dan menandatangani arsip-arsip. Jaka melihat Albert sudah selesai berkemas, Jaka berkata, "Ayo kita berangkat."


"Ini sudah selesai semua Bang?" tanya Albert.


"Sudah dong, nanti tolong kirimkan print out nya ke HP ku ya," sahut Jaka santai.


"Sebentar ya Bang," kata Albert sambil memilah-milah, serta memasukkan map arsip-arsip yang sudah ditandatangani Jaka, ke tas kerjanya, dan sisanya diletakkan di brangkas kantor, lalu mengunci kembali brangkas itu.


"Ayoo Bang, aku sudah siap," kata Albert sambil menghabiskan brandy nya tadi, dan membawa tas kerjanya.


Jaka pun menyudahi kegiatan mengatur nafasnya, dan menghabiskan kopi hitam, "Ayoo kita berangkat."

__ADS_1


Jaka dan Albert pun keluar dari ruang kerja, dan bergegas menuju mobil yang terparkir di lobi belakang villa.


Mereka berdua pun menaiki mobil dan keluar dari villa keabadian lewat jalan yang dilalui oleh Pak waktu berangkat.


Jam menunjukkan pukul 24:20, Jaka pun menggeber mobilnya dengan kecepatan maksimum yang bisa dikendalikannya.


Albert agak ngeri-ngeri sedap, melihat cara Jaka mengemudikan mobil, "Hati-hati Bang." Cemas Albert.


"Hhmm ... " sahut Jaka dengan santainya.


Dengan dipandu oleh google map, Jaka melajukan mobilnya dengan lincahnya, dan tak terasa mereka pun hampir sampai di Bank KH.


2 orang Satpam bergegas keluar dari pos dan membuka pintu gerbang besar, Jaka pun membunyikan klakson lagi sebagai ucapan terimakasih, dan langsung mengarahkan mobilnya dengan santai ke parkiran khusus yang ada di Bank KH.


Setelah berada di depan folding gate Jaka pun menghentikan mobilnya. Jaka mematikan aplikasi google map, dan menyalakan aplikasi untuk membuka folding gate dari HP nya, setelah folding gate terbuka otomatis, Jaka memarkirkan mobilnya.


Albert dan Jaka keluar dari mobil, dan keluar dari garasi khusus. Tak lupa Jaka menutup pintu folding gate, melalui HP dan mematikan aplikasi yang ada di HP nya. "Albert, kita istirahat di ruang kerja ku aja ya? Nggak enak jam segini bangunin Fendi untuk nanyain kamar."

__ADS_1


Albert pun melihat jam tangannya yang menunjukkan jam 02:45, "Iya Bang, sudah mau pagi ini. Kita istirahat di ruang kerja Abang aja," sahut Albert.


Mereka berdua bergegas ke arah lift dan langsung menuju ruang kerja Jaka.


Fendi yang terbangun dari tidurnya dan sedang duduk di balkon kamar, melihat kearah pintu gerbang Bank KH, dia melihat mobil memasuki halaman Bank.


Albert langsung berinisiatif melakukan panggilan telepon ke Jaka. Panggilan telpon pun masuk, "Bang Jaka sudah nyampe?"


"Udah Fendi, baru aja nyampe. Aku berdua datangnya sama Albert **," jawab Jaka.


"Bang, diruang kerja Abang itu ada kamar istirahat lho, coba Abang perhatikan pintu yang berada di sebelah kanan pintu masuk ruang kerja itu," sahut Fendi.


"Oke deh, trims infonya Fendi, kalo nggak dikasih tau, aku nggak tau kalo disini ada kamar istirahatnya." Kata Jaka semangat.


"Ya udah Bang, Abang istirahat aja, persiapan tenaga buat acara besok. Kalo Abang nggak ada perintah, aku juga mau istirahat dulu Bang." Sahut Fendi.


"Iya Fendi, kamu istirahat aja. Terimakasih ya," kata Jaka.

__ADS_1


"Oke Bang," sahut Fendi sambil memutuskan panggilan teleponnya.


__ADS_2