
Setelah mengisi BBM full tank, mobil pun melanjutkan perjalanan ke Ibukota DC.
Rena pun mulai terbiasa membawa mobil tersebut. Setelah melewati kota Z dan kota G, Rena sering menambah kecepatan mobil, sampai 140 Km/jam, dan kadang lebih, tergantung kondisi jalan yang dilaluinya.
"Ternyata seru juga membawa mobil ini, lubang kecil berani trabas. Nggak kayak mobil Papa, harus hati-hati kalo ada lubang, karena takut bemper depan, dan belakang nyangkut." Gumam Rena.
Sambil melihat spion yang ada di dalam mobil, Rena melihat semua orang tidur begitu pula Sang suami tersayang.
Dengan dituntun operator google map, Rena pun melanjutkan perjalanannya tanpa berhenti. Tapi tetap memperhatikan jam yang ada di dashboard mobil.
Rena mencari sebuah SPBU besar yang lengkap fasilitasnya, untuk ke toilet, dan sekaligus beristirahat untuk sholat, dan makan malam.
Sekitar setengah jam perjalanan, Rena pun mendapatkan SPBU yang dicarinya. Rena langsung memarkirkan mobil di depan musholla.
Karena merasa mobil berhenti, Jaka pun terbangun dari tidurnya.
"Sudah dimana kita Dek?" tanya Jaka.
"Sepertinya kita sekarang, sudah memasuki kota F Mas," jawab Rena.
"Adek ke toilet dulu ya Mas, sudah kebelet ini," sambung Rena buru-buru.
"Ya sayang, sana buruan. Ntar ngompol disini," seloroh Jaka.
Tanpa bicara Rena pun langsung bergegas menuju toilet umum yang ada di SPBU itu.
"Sudah nyampe ya?" tanya Bunda, yang baru terbangun dari tidurnya.
__ADS_1
Dibarengi yang lainnya juga bangun tidur.
Jaka pun mengambil HP nya, dan melihat sudah sampai dimana mereka saat ini.
"Belum nyampe Bunda, kita baru memasuki kota F. Dari kota F ini, kita masih harus melewati daerah hutan, sebelum kota E, trus daerah hutan tanaman industri, dan kota DB, baru setelah itu mereka sampai di Ibukota DC. Dan itu adalah jalur tercepat, yang akan kita lewati malam ini." Kata Jaka panjang kali lebar.
"Kita istirahat dulu di SPBU ini, untuk sholat, dan makan malam, yang mau mandi silahkan," sambung Jaka.
Bunda, Dira dan Ibu pun turun dari mobil, diikuti Ayah dan Dani.
"Lho Mbak Rena kemana Mas?" tanya Dani, sambil turun dari mobil.
"Mbak mu ke toilet barusan, nggak tahan lagi katanya," sahut Jaka.
Kenapa nyariin aku Dani? Kangen ya?" sambung Rena yang baru datang, dari arah belakang Dani, sambil mengacak-acak rambut Dani.
"Kamu juga sih, selalu bikin Mbak gregetan," balas Rena.
"Sudah, sudah besar kok masih aja suka jahil sama Adik nya," kata Bunda melerai kejahilan Rena.
"Abisnya Bunda, Dani selalu bikin gregetan, dan jadi selalu pengen gangguin dia," kata Rena sambil tersenyum jahil.
"Sudah sayang, jahilnya di ulangi lagi nanti. Sekarang kita semuanya sholat berjamaah dulu di mushola." Kata Jaka.
Bunda, Ibu, Rena dan Dira pun bergegas mengambil perlengkapan sholat, di tasnya masing-masing.
Sedangkan Ayah, Jaka dan Dani langsung bergegas menuju musholla bersama-sama.
__ADS_1
Setelah semuanya selesai mengambil wudhu, mereka bertujuh pun melakukan sholat berjamaah, dengan Ayah menjadi imam sholatnya.
Setelah selesai sholat berjamaah, mereka bertujuh pun makan malam bersama, di rumah makan Padang, yang ada di SPBU tersebut.
Tak terasa hampir 2 jam, mereka berada di SPBU tersebut, setelah selesai makan malam bersama. Dan selesai mengatur nafas. Jaka pun membayar semua yang mereka makan.
Mereka pun bergegas ke mobil, untuk melanjutkan perjalanan.
Sekarang gantian Jaka yang membawa mobilnya, Jaka men-starter mobil, dan menghidupkan AC, lalu mengarahkan mobil ke mesin pengisian pertadex di SPBU tersebut, dan mengisi full BBM mobilnya.
Disaat sedang melakukan proses pengisian pertadex, petugas SPBU pun bertanya.
"Mau kemana Mas?" tanya Sang petugas.
"Kami mau ke Ibukota DC Mas," sahut Jaka.
"Hati-hati ya Mas, karena kalo malam hari daerah hutan yang akan dilewati setelah kota ini, agak rawan perampokan, dan penodongan Mas." Ucap Sang petugas.
"Gitu ya Mas," sahut Jaka penasaran.
"Kejadian terbaru, sekitar 3 hari yang lalu Mas, tapi Alhamdulillah, nggak ada korban nyawa, tapi mobil dan barang-barang berharga, habis dibawa para pelaku kejahatan." Kata petugas SPBU menjelaskan.
"Iya Mas, terima kasih atas informasinya ya," sahut Jaka ramah.
Setelah melakukan pembayaran, Jaka pun melanjutkan perjalanan ke Ibukota DC dengan melihat google map.
"Ada apa Mas?" tanya Rena.
__ADS_1