SESUATU YANG TERTUNDA

SESUATU YANG TERTUNDA
81. Kendaraan taktis


__ADS_3

"Maksud Bang Jaka gimana sih?" tanya Fendi.


"Sekarang kamu telpon Hotel, minta sediakan mobil jemputan, untuk menjemput anak dan istrimu malam ini, Katakan untuk menjemputmu dulu di Bank KH," kata Jaka.


"Hebat! Abang emang keren banget," kata Fendi.


"Udah ganteng, otaknya encer lagi! Untungnya nggak ngalir ke telinga." Seloroh Fendi.


"Udah sana buruan berangkat! Biar nggak kemalaman." Sahut Jaka.


"Iya Bang, terimakasih," balas Fendi bersemangat dan langsung keluar dari ruangan itu.


Jaka bergegas memasuki ruang khusus, setelah sampai di mejanya, Jaka pun melanjutkan melihat map dokumen, yang ada di laci meja kerjanya yang ada di ruang khusus.


"Apakah semuanya memang harus dimulai dari sekarang? Tapi, memang sebaiknya dimulai dari sekarang, lebih cepat lebih baik." Gumam Jaka.


Jaka pun bergegas mengambil gagang telpon merah, untuk menelpon organisasi RSAP, dan langsung menekan tombol redial.


Panggilan telpon pun masuk.


"Selamat malam Tuan muda! Apa yang harus kami kerjakan?" jawab orang yang menerima telpon.


"Siapa namamu dan apa jabatan di RSAP?" tanya Jaka tegas.

__ADS_1


"Saya Albert, dan saya wakil anda di RSAP Tuan muda! Apa yang bisa saya lakukan untuk Anda." sahut Albert.


"Pak Albert! Aku mau pertemuan dadakan malam ini, apakah Anda bisa?" himbau Jaka.


Apakah kita ketemuan di villa Anda, Tuan muda?" Albert bertanya.


"Iya disana aja! Sepertinya itu tempat teraman, aku akan bersiap kesana," jawab Jaka.


"Iya tuan muda, itu tempat teraman sampai saat ini, tempat itu belum bisa dimasuki oleh penyusup." Sahut Albert.


"Baiklah Pak Albert, kita ketemuan di villa! Sampai ketemu nanti." Kata Jaka tegas.


Jaka pun membereskan semua map dokumen, yang baru dipelajarinya, kembali kedalam laci meja kerjanya.


Setelah sampai di tujuannya dia melihat sebuah folding gate yang berkode SAP sesuai dengan petunjuk di map dokumen yang dibacanya.


Banyak hal-hal baru dan menarik di map dokumen itu.


Villa yang akan didatangi Jaka bernama 'Villa Keabadian'.


Jaka pun mengarah ke folding gate dan mengambil HP nya, karena berdasarkan petunjuk map dokumen yang dibacanya tadi, dia harus membuka semacam aplikasi untuk membuka folding gate.


Jaka masuk setelah folding gate terbuka.

__ADS_1


Terlihatlah sebuah Mercedes Benz, sebuah kendaraan taktis dan 2 buah moge yang semuanya berwarna hitam dop.


Jaka mengambil kunci kendaraan taktis yang mirip dengan NMS 4×4 buatan Pindad, lalu menghidupkan mesin mobil dan mengeluarkan mobil dari garasi. Setelah dia menutup folding gate dari HP dan menghidupkan aplikasi google map untuk mencari rute terdekat ke villa keabadian.


Jaka pun takjub dengan mobilnya, ketika mendekati


barrier gate parking.


barrier gate langsung terbuka otomatis, saat mobilnya mendekat. Jaka keluar dari parkir dan akan melewati gerbang utama keluar masuk Bank KH. Satpam pos gerbang depan Bank bergegas membuka gerbang pintu keluar, Jaka pun membunyikan klakson mobilnya 2 kali, ketika Satpam memberikan penghormatan ala militer kepada nya. Mobil pun keluar dari Bank KH.


Selanjutnya, Jaka mengikuti petunjuk, dari operator google map, rute terdekat yang harus dia lewati berjarak 80 km, dengan waktu tempuh satu setengah jam. Karena jalan agak sepi, dia menggeber gas mobilnya. "Lumayan juga mobil ini, bisa ngebut sampai kecepatan 140km/jam, tapi sayang gas nya mentok," gumam Jaka, disaat dia berada di jalan lurus yang sepi.


Operator google map mengintruksikan 400m lagi, Jaka harus keluar dari jalan raya, dan memasuki jalan lokasi perkebunan sawit.


Setelah sekitar 15 menit, mobilnya melewati perkebunan sawit, mobil pun memasuki hutan jati.


Kecepatan mobil bertahan di 100km/jam.


"Ternyata mobil ini nyaman juga, melewati jalan keriting seperti ini," gumam Jaka sambil tersenyum.


Karena map menunjukkan jalan lurus yang agak panjang, Jaka pun menginjak gas mobilnya agak dalam.


Kecepatan mobil saat ini 120km/jam. Kalo mobilnya berpapasan dengan penduduk atau kendaraan lainnya, bisa dipastikan orang yang menaiki kendaraan lain itu akan mengamuk, karena jalan yang ada dibelakang mobil, yang Jaka kendarai tertutup debu tebal. Untungnya jalan yang dilalui Jaka, sepi disaat malam hari.

__ADS_1


__ADS_2