Skandal CEO Playboy

Skandal CEO Playboy
Bab 34 ~ Bertanggung Jawab


__ADS_3

Kini Nabil sedang berada dalam pesawat menuju kota dimana keluarga Shanum tinggal. Sejak tadi pikiran Nabil sedang dirundung kegelisahan. Dia tidak tahu bagaimana reaksi kedua orang tua Shanum nanti. padahal selama ini mereka tidak pernah sekalipun membuat masalah dengan keluarganya. Tapi kenapa Nabil bisa sampai berbuat seperti itu.


Nabil mengingat perbuatannya pada Shanum. Lebih tepatnya saat dia merenggut mahkota Shanum. Betapa egoisnya dirinya saat tidak mau disalahkan dalam kejadian itu. hati wanita mana yang tidak sakit jika diperlakukan seperti itu.


Meskipun memang bukan salah dia sepenuhnya, lantaran Shanum memang sengaja dijebak oleh Andra, tapi setidaknya jika dia masih mempunyai hati Nurani dan akal pikiran yang sehat, ia akan berusaha sekuat tenaga untuk menolak keinginan Shanum saat itu. bukan justru memanfaatkan keadaan.


Tanpa sadar, sudut mata Nabil berair saat mengingat itu semua. Dia telah melukai banyak hati yang tidak bersalah. Pertama jelas Shanum yang telah ia lukai berulang kali. Kedua, Mamanya. Tentunya sang Mama sangat kecewa melihat tingkah ankanya yang selalu saja membuat masalah. Dan terakhir orang ketiga yang ia lukai setelah ini tentunya Orang tua Shanum.


Nabil sulit membayangkan bagaimana nanti melihat kemarahan kedua orang tua Shanum saat ia bicara jujur. Terutama Om Bagas, yang selama ini sangat baik dengan keluarganya.


**


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama dua jam, akhirnya pesawat yang ditumpangi Nabil mendarat dengan selamat. Waktu juga sudah hampir petang. Nabil memutuskan untuk langsung ke rumah Naya terlebih dulu sebelum mendatangi rumah keduaorang tua Shanum.


Sesampainya di rumah Naya, Nabil segera mengetuk pintu rumah yang terlihat sepi itu. selang beberapa saat, tampak Naya membukakan pintu.


“Kak Nabil sudah datang? yuk masuk, Kak!” ucap Naya mempersilakan.


Nabil mengangguk, kemudian masuk ke rumah Naya. Benar saja di dalam rumah Naya terlihat sepi.


“Memang ada acara apa Kak Nabil ke rumah Ayah dan Bunda?” tanya Naya sembari menyuguhkan minuman untuk Nabil.


“Ada urusan pekerjaan sedikit sama Om Bagas. Kemana Zaky?” jawab Nabil berbohong, sekaligus mengalihkan pembicaraan.


“Sepertinya Mas Zaky juga sedang di rumah Ayah. Tadi katanya habis pulang kantor ada urusan sedikit. Diminum dulu, Kak!” Jawab Naya lalu mempersilakan Nabil untuk meminum minumannya.


Entahlah kenapa perasaan Nabil mendadak tidak enak setelah tahu Zaky juga sedang berada di rumah orang tuanya. Pria itu pastinya akan ikut marah jika mengetahui apa yang telah dilakukan pada adiknya.

__ADS_1


“Oh gitu. Apa aku boleh tahu dimana alamat Shanum, Nay?” tanya Nabil. Karena memang selama ini ia belum pernah sekalipun datang berkunjung ke rumah Omnya itu.


Naya pun lagsung menunjukkan alamat lengkap rumah mertuanya. Meskipun sebenarnya dia sangat ingin tahu ada apa Nabil datang ke rumah mertuanya. Terlebih tadi siang Naya juga sudah bertanya pada Shanum, tapi Shanum juga menjawab tidak tahu.


“Ya sudah, Nay terima kasih. Sepertinya aku harus pergi sekarang juga, agar urusanku segera selesai.” ucap Nabil dan bergegas pergi.


“Memangnya Kak Nabil ada urusan sama Ayah Bunda atau Shanum sih? Kalau Shanum sih sudah tidak tinggaal bersama Ayah dan Bunda.” Tanya Naya sekaligus memberitahu.


Nabil menghentikan langkahnya. Terkejut saat mengetahui bahwa wanita yang akan menjadi tujuan utamanya sudah tidak tinggal lagi bersama kedua orang tuanya. Lalu dimana Shanum sekarang tinggal. Tapi lebih baik untuk saat ini dia harus bertemu kedua orang tua Shanum dulu. Setelah itu baru menemui Shanum.


“Nggak apa-apa. Aku ingin bertemu Om Bagas dan Tante Rosma kok.” Jawab Nabil.


Setelah itu Nabil keluar rumah Naya dan mencari taksi untuk mengantarya ke rumah orang tua Shanum.


Alamat tempat tinggal kedua orang tua Shanum dengan rumah Naya tidak jauh. Hanya membutuhkan waktu lima belas menit saja sudah sampai.


Bagas dan istrinya sangat terkejut melihat kedatangan Nabil. Karena selama ini memang mereka tidak pernah memiliki urusan pekerjaan dengan perusahaan Nabil. Sedangkan urusan perjodohan waktu itu sudah selesai lantaran Shanum yang memutuskan untuk pergi. Apalagi Nabil juga sudah bertunangan.


“Nabil? Ada apa? Kok tumben-tumbennan kamu datang ke sini?” tanya Zaky yang baru saja keluar dari ruang kerja ayahnya.


Zaky memang lebih muda daripada Nabil. Namun keduanya sejak kecil sudah akrab, hingga mereka saling memanggil dengan nama saja.


“Iya, ada urusan sedikit sama Om Bagas.” Jawab Nabil benar adanya.


Zaky pun akhirnya ikut bergabung di ruang tamu. Bagas mempersilakan Nabil untuk meminum minumannya terlebih dulu, karena pria paruh baya itu sejak tadi merasa aneh dengan sikap Nabil.


“Terima kasih, Om Tante.” Ucap Nabil setelah meminum tehnya.

__ADS_1


Suasana seketika menjadi hening karena Bagas dan istrinya, begitu juga dnegan Zaky yang sedang menunggu Nabil bicara. Namun sejak tadi Nabil masih diam.


“Sebenarnya ada keperluan apa Nak Nabil datang kesini?” tanya Bagas penasaran.


Nabil menarik nafas dalam sebelum menjawab pertanyaan Bagas. Namun sayangnya jantung Nabil sudah berdegup kencang terlebih dulu.


“Om, Tante, kedatangan saya ini ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya terhadap Om dan Tante, khususnya Shanum.” Jawab Nabil mejeda kalimatnya.


“Maafkan Nabil, Om. Karena perbuatan Nabil, Shanum sampai pergi dari perusahaan.” Lanjut Nabil dengan kepala tertunduk.


Bagas dan istrinya masih bingung dengan ucapan Nabil. Bukankah alasan Shanum yang keluar dari perusahaan Nabil lantaran anaknya tidak betah bekerja di kantor.


“Nabil telah melakukan kesalahan besar pada Shanum. Mohon maafkan kesalahan Nabil, Om. Nabil berjanji akan bertanggung jawab atas kesalahan yang telah Nabil perbuat.” Ucap Nabil lagi dan berhasil mengubah raut wajah ketiga orang yang ada di hadapannya.


“Memangnya apa yang telah kamu lakukan?” tanya Bagas dengan suara hampir meledak, khawatir vapa yang dipikirkan menjadi kenyataan.


“Nabil sudah merenggut kesucian Sha-“


“Berengsekkk!!! Baj***an kamu!”


.


.


.


*TBC

__ADS_1


Happy Reading‼️


__ADS_2