Skandal CEO Playboy

Skandal CEO Playboy
Bab 71 ~ Kado Terindah


__ADS_3

Semenjak Baby Queen lahir, Nabil semakin disibukkan dengan pekerjaan kantornya. Namun pria itu masih bisa membagi waktunya antara keluarga dan pekerjaan.


Barra sebelumnya juga sudah bicara pada anak-anak mereka kalau sebentar lagi dia akan pensiun dari kantor. dengan kata lain, jabatan tertinggi di perusahaan akan digantikan oleh anak-anaknya. Nabil yang akan menjadi CEO’nya sedangkan Nabila menjadi Wakil CEO.


Peresmian serah terima jabatan itu akan diadakan saat usia anak Nabil genap satu bulan. Karena hari itu bertepatan dengan hari ulang tahun Nabil dan Nabila. Jadi Barra akan menggelar pesta besar.


***


Hari ini Shanum seperti biasa sedang sibuk merawat si buah hati yang semakin hari semakin tumbuh dengan sehat. Asupan gizinya juga sama sekali tidak kekurangan. Shanum juga menjaga pola makannya dengan teratur agar ASI yang dihasilkan memberikan banyak nutrisi untuk Baby Queen.


Shanum saat ini sedang menimang Baby Queen di ruang tengah. Bayi yang belum genap satu bulan itu sedang pulas dalam tidurnya setelah beberapa saat yang lalu selesai dimandikan.


“Permisi, Nyonya! Di luar ada Non Kayla.” Ucap Bi Murti memberitahu.


Kayla memang sering datang ke rumah Shanum. Apalagi sejak kelahiran Baby Queen. Perempuan itu selalu saja punya alasan untuk datang di sela-sela waktu luangnya menjalani pemotretan. setelah itu Shanum meminta Bi Murti untuk menyuruh Kayla masuk saja.


“Hai keponakanku yang sangat canti seperti Onty’nya! Kamu ini tidur terus, nggak capek apa?” Cerocos Kayla sambil menoel pipi Baby Quen dengan gemas.


“Makanya buruan married, Kay! Biar punya seperti Baby Queen.” Sahut Shanum menggoda sahabatnya.


“Tenang, tenang! Aku sabar kok. Dua bulan lagi kontrakku selesai, setelah itu aku langsung nikah.” Jawab Kayla dengan tersenyum bangga.


“Benarkah? Wah, aku ikut senang mendengarnya.” Ujar Shanum.

__ADS_1


“Iya. nanti kamu dan Nabil wajib datang. bahkan kalian berdua adalah orang pertama yang menerima undangan pernikahanku.” Ucap Kayla.


Shanum hanya tersenyum. Kemudian kedua wanita itu tampak berbincang-bincang hangat sambil merusuh Baby Queen yang sejak tadi tidak bangun. Kayla tertawa lepas saat berhasil membangunkan Baby Queen bahkan bayi itu sampai menangis sangat kencang.


Cukup lama Kayla berada di rumah Shanum. Hingga siang hari Kayla akhirnya berpamitan pulang karena Andra memintanya untuk datang ke kantor.


“Terima kasih banyak ya, Kay! Kamu sering meluangkan waktumu datang ke sini.” ucap Shanum.


“Tenang saja. kalau aku ada jadwal pemotretan juga ngga bakalan aku sesering ini datang ke rumah kamu. Ya sudah aku pergi dulu ya, jaga diri kamu baik-baik.” Pamit Kayla meninggalkan ciuman di pipi Baby Queen yang sedang pulas tidur dalam box bayi.


Mobil Kayla keluar dari halaman rumah Shanum. Tak jauh dari gerbang rumah Shanum, Kayla melihat sebuah mobil terparkir seperti sedang mengawasi rumah Shanum. Entah kenapa perasaan Kayla mendadak tidak enak. Setelah itu dia segera mengirim pesan pada Shanum untuk hati-hati dan jangan pernah keluar rumah tanpa suaminya.


Shanum yang baru saja akan istirahat siang setelah Kayla pulang, ia membaca pesan dari sahabatnya. dia mengerutkan kening saat membaca pesan itu.


***


Hari berlalu begitu cepat. Tepat hari ini usia Baby Queen genap satu bulan. Tidak hanya itu saja, hari ini juga hari bahagia keluarga kecil Shanum lantaran Nabil akan mengemban tugas baru ya yang menjabat sebagai seorang CEO di perusahaan milik Papanya. Bahkan tepat di hari ulang tahun suaminya.


Pesta perasaan ulang tahun anak kembar Barra dan Carissa sekaligus pengumuman jabatan baru akan diselenggarakan nanti malam di sebuah ballroom hotel yang masih milik Barra.


Sejak siang Shanum sudah berada di rumah mertuanya. keriwehan merawat Baby Queen sedikit berkurang saat Carissa ikut ambil alih menimang cucunya. Karena Shanum memang tidak memakai jasa baby sitter.


“Apa kamu sudah menyiapkan kado untuk kakakku?” Tanya Nabila saat sedang berada di kamar Shanum.

__ADS_1


“Sudah dong.” Jawab Shanum.


“Lalu kado untuk aku mana?” todong Nabila blak-blakan.


Seketika itu Shanum dan Nabila sama-sama tertawa lepas. Meskipun hari ini ulang tahun suaminya, dia juga tidak melupakan adik iparnya yang juga sedang berulang tahun. Dan tentunya Shanum sudah menyiapkan kado special buat adik iparnya itu.


“Tenang saja. nanti lah aku kasih saat acara. Nggak surprise dong kalau dikasihkan sekarang. jadi tunggu nanti saja.” jawab Shanum akhirnya.


Kini semua keluarga besar Barra sudah berkumpul di ballroom sebuah hotel termegah di kota yang merupakan milik Barra sendiri. Semua tamu undangat tampaknya sudah hadir semua. Andra dan Kayla juga ikut diundang, karena Andra adalah rekan bisnis Nabil sekaligus sahabat Nabil.


Acara demi acara berlangsung dengan lancar. Barra telah mengumumkan pada semua tamu undangan termasuk rekan bisnisnya kalau jabatan CEO dan Wakil CEO di perusahaannya mulai besok akan dipegang sepenuhnya oleh Nabil dan Nabila.


Setelah itu barulah disusul acara ulang tahun Nabil dan Nabila. Acara ulang tahun yang tidak setiap tahun Barra gelar seperti sekarang ini cukup mencuri atensi para tamu undangan. Semua orang juga ikut mendoakan yang terbaik untuk Nabil dan Nabila. Kini tibalah saatnya Shanum naik ke atas panggung dengan membawa dua kado yang dibungkus dengan warna berbeda. Satu untuk suaminya, satu untuk adik iparnya.


“Terima kasih, Sayang! Sebenarnya kado ini hanya simbolis saja. karena bagiku, kamu dan Baby Queen lah yang menjadi kado terindah dalam hidupku.” Ucap Nabil sambil memeluk istrinya.


.


.


.


*TBC

__ADS_1


Happy Reading!!


__ADS_2