
“Jangan bilang kalau wanita itu adalah Kayla?” tebak Shanum tepat sasaran. Dan dijawab anggukan sama oleh Andra.
Nabil menatap Andra dan Shanum bergantian. Bagaimana istrinya bisa tahu kalau Andra bertunangan dengan Kayla yang tak lain sahabat Shanum. Lalu kenapa istrinya itu tidak memberitahunya.
“Sayang, kamu tahu kalau Andra bertunangan dengan Kayla? Tapi kenapa kamu diam saja, tidak memberitahu suamimu ini?” protes Nabil.
“Mas, dengerin dulu penjelasanku. Tadi aku hanya menebak saja. sudah lama juga aku tidak bertukar kabar dengan Kayla ataupu Kak Andra. Hanya saja saat itu aku pernah melihat postingan Kayla pada akun sosial medianya dengan menujukkan foto sepasang cincin pertunangan. Aku bertanya pada Kayla juga tidak mendapat jawaban pasti.” Ucap Shanum jujur adanya.
“Benar yang dikatakan oleh istri kamu, Bil. Kita memang sengaja tidak memberitahu kalian. mungkin nanti saat pernikahan saja kami langsung mengundang kalian. tapi nyatanya sekarang kalian sudah tahu lebih dulu.” Ucap Andra.
“Oh begitu. Lalu kapan kalian menikahnya? Jadinya kamu sekarang LDR dengan Kayla?” tanya Nabil yang memang tahu kalau tempat tinggal Kayla jauh dari tempatnya sekarang.
“Tidak. Kayla ada kontrak pemotretan dengan sebuah agensi di kota ini. tapi untuk pernikahan, masih lama karena menunggu kontrak Kayla selesai.” jawab Andra.
Shanum sangat senang mendengarnya. Dia jugasudah lama tidak berjumpa dengan sahabatnya itu. jadi ini kesempatan baginya untuk temu kangen dengan Kayla.
Kini mereka berempat mulai menikmati makan siangnya di ruang meeting. Nabil dan Shanum makan bekal yang sudah dibawa oleh Shanum dari rumah tadi. sedangkan Andra dengan asistennya menikmati makanan yang disediakan oleh OB tadi.
Usai makan siang, Nabil kembali melanjutkan meetingnya dengan Andra. Sementara Shanum berpamitan pulang karena dia mendadak merasakan pusing. namun tidak bilang pada suaminya agar tidak membuatnya khawatir.
“Weekend nanti aku ingin bertemu dengan Kayla, Kak Andra. Bisa kan? Tolong sampaikan saja padanya, aku lupa tidak membawa ponsel.” Ucap Shanum sebelum pulang.
“Ok, tentu saja. nanti akan aku sampaikan padanya.” Jawab Andra.
Kini Shanum sudah berada di dalam mobil yang dikemudikan oleh sopir pribadinya. Saat baru saja mobil itu keluar dari gedung perkantoran mertuanya, kebetulan kaca mobil belakang masih terbuka. Shanum tanpa sengaja melihat seorang pria yang sedang berada di dalam mobil. Bahkan sekelebat penglihatannya, Shanum merasa pria itu sedang mengawasinya.
__ADS_1
Deg
Shanum seperti pernah melihat pria tadi. tapi dia sulit mengingatnya dimana dan kapan. Tapi kenapa perasaannya mendadak cemas. Kemudian Shanum melihat ke belakang, siapa tahu mobil yang ditumpangi pria tadi mengikutinya. Dan Shanum bisa menghembuskan nafasnya lega karena yang dikhawatirkan tidak terjadi.
Sesampainya di rumah, Shanum segera masuk ke kamar. dia meminum obat sakit kepala yang diberikan oleh dokter kandungannya. Obat yang diminum saat kepalanya terasa pusing. setelah itu Shanum tidur.
Sore harinya Shanum bangun tidur dengan keadaan yang sudah lebih baik. Dia segera mandi sebelum suaminya pulang.
Drt drt drt
Tepat saat Shanum selesai mandi, dia mendengar getaran ponselnya di atas nakas. Terlihat nama Bundanya tertera di sana. Dan Shanum langsung mengangkatnya.
Shanum cukup lama berbicara melalui sambungan telepon dengan Bundanya. Ternyata Rosma hanya menanyakan keadaan anak perempuannya itu. entah kenapa dari ucapan yang Shanum dengar, terlihat kalau Rosma sangat khawatir dengan keadaannya. Akhirnya Shanum pun meyakinkan Bundanya kalau keadaannya baik-baik saja. dan Shanum mengatakan dengan jujur kalau memang tadi sempat merasakan pusing. tapi sekarang sudah baikan. Rosma pun cukup lega mendengar jawaban Shanum.
“Duh, cantik sekali! Istri siapa sih ini?” Tanya Nabil sambil mengusap pipi istrinya.
“Istri si mantan playboy.” Jawab Shanum sambil terkekeh.
“Kamu ini bisa saja. oh iya, Sayang. Nanti kita makan malamnya di luar saja ya, tadi Andra mengatakan ingin mengajak makan malam bersama Kayla juga. kata Andra kebetulan Kayla sore ini free.” Ucap Nabil.
“Wah… benarkah, Mas?” pekik Shanum kegirangan.
Setelah itu Shanum dan Nabil masuk ke kamar. Shanum akan menyiapkan baju ganti untuk suaminya, sekaligus bersiap untuk pergi makan malam.
Beberapa saat kemudian Nabil dan Shanum sudah sampai di sebuah resto dimana mereka akan makan malam bersama Andra dan Kayla. Tak lama kemudian Andra dan Kayla datang.
__ADS_1
Dua orang perempuan yang sudah lama tidak bertemu itu kini saling memeluk haru. Baik Shanum maupun Kayla sama-sama tidak bisa membendung rasa bahagianya saat akhirnya mereka dipertemukan kembali.
Nabil dan Andra hanya mengulas senyum saat melihat wanitanya sedang reuni dadakan. Setelah itu Shanu mengajak Kayla duduk bergabung dengan pasangan mereka masing-masing.
“Sayang, aku ke toilet sebentar ya? Samain saja menunya dengan kamu. Ndra, Kay aku ke belakang dulu.” Ucap Nabil lalu keluar dari ruangan vvip restaurant itu.
Nabil berjalan menuju toilet. Namun tiba-tiba saja tanpa sengaja ia berpapasan dengan seseorang yang pernah menjadi rekan bisnisnya saat menjabat CEO di kantor cabang.
“Tuan Vincent?” sapa Nabil.
“Tuan Nabil?” sapa balik pria itu.
Kedua pria itu sama-sama terkejut saat dipertemukan tanpa sengaja di tempat ini. tapi mereka hanya saling menyapa, karena baik Nabil maupun Vincent tidak terlalu akrab. Hanya pernah menjadi rekan bisnis saja. setelah itu Nabil masuk ke dalam toilet pria, sedangkan Vincent juga pergi dari sana.
.
.
.
*TBC
Happy Reading!!
Nanti klo sempat othor up 1 bab lagi guys🤗
__ADS_1