Skandal CEO Playboy

Skandal CEO Playboy
Bab 65 ~ Mencuri Ciuman


__ADS_3

Warningggg!!!!🔥🔥🔥🔥


Shanum semakin bergerak resah saat lidah suaminya menari-naari di bawah sana. Ingin menghentikan kegiatan suaminya namun rasanya sangat nikmat san sayang untuk dilewatkan. Akhirnya Shanum mencoba untuk tetap tenang menahan rasa geli itu dengan menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh suaminya.


Cukup lama Nabil bergerak aktif di bawah sana. Hingga dia bisa mendengar dengan jelas suara deru nafas istrinya yang terengah-engah. Dia berhenti sejenak. Sungguh wajah Shanum terlihat semakin cantik jika seperti sekarang ini.


“Mas, sudah! Aku tidak tahan.” Ucap Shanum dengan suara tersengal.


Bukannya menuriti keinginan sang istri, kini jemari Nabil yang berganti aktif memainkan inti istrinya. Shanum sangat terkejut saat merasakan tangan suaminya bermain di bawah sana. Sedangkan mulut Nabil aktif di bagian dua aset milik istrinya yang terpampang nyata di depan matanya. sambil sesekali melum_at bibir Shanum yang manis itu.


Suara des han yang keluar dari bibir Shanum semakin lama berubah menjadi suara jeritan kenikmatan seiring dengan pergerakan jemari Nabil yang membuat Shanum semakin menggila. Hingga teriakan panjang itu keluar bersamaan dengan cairan dari inti Shanum akibat permainan jari suaminya.


Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, apalagi senjata Nabil sudah menegang sejak tadi. akhirnya Nabil menggendong tubuh Shanum dan membawanya ke tempat tidur. Nabil memposisikan tubuhnya di bawah sedangkan Shanum di atasnya. Posisi yang membuat Shanum sangat tidak nyaman. Apalagi dengan tatapan sayu suaminya seperti itu.


“Mas, aku nggak nyaman seperti ini.” ucap Shanum saat intinya masih berdenyut.


“Coba dulu, Sayang! Ini akan semakin membuatmu nyaman khususnya akan kita.” Ucap Nabil memastikan.


Shanum berpikir sejenak. Memang benar yang diucapkan oleh suaminya. terlebih saat ini perutnya juga sudah membuncit. Pasti suaminya tidak ingin membuatnya sakit dengan menindihnya.


Tanpa Shanum sadar, ternyata saat ini Nabil sudah menempelkan bibirnya pada salah satu aset Shanum lalu menghisapnya dengan kencang. Sontak Shanum terkejut hingga tubuhnya sedikit berjongkok. Di saat itu lah Nabil memposisikan senjatanya tepat pada liang Shanum. Menekan pinggangnya perlahan hingga milik Nabil tenggelam penuh di bawah sana.


Shanum yang awalnya merasa tidak nyaman, perlahan wanita itu justru semakin bergerak aktif. Keduanya bekerja sama dengan kompak untuk meraih kenikmatan bersama. Hingga lenguhan panjang keluar dari bibir masing-masing tanda pelepasan mereka sudah selesai.


Kruk… krukk…

__ADS_1


Shanum tidak bisa menahan tawanya saat mendengar suara perut suaminya yang minta makan. Wanita itu segera turun dari tubuh suaminya lalu merebah di samping Nabil.


“Apa kamu sejak tadi belum makan, Mas?” tanya Shanum dengan senyum masih mengembang di bibirnya.


“Belum. Aku tadi menolak ajakan makan malam Papa demi ingin segera pulang. tak tahunya sampai rumah kamu justru tidur. Hilang sudah rasa laparku.” Jawab Nabil mendrama.


“Ya sudah, aku bersih-bersih dulu setelah ini aku ambilkan makan malam untuk kamu.” Ucap Shanum bergegas masuk ke kamar mandi.


“Baiklah. Tapi nggak usah dibawa ke kamar, Sayang. Kamu siapkan saja, nanti aku makan di ruang makan saja.” ucap Nabil diangguki oleh istrinya.


Kini Shanum sedang duduk di samping suaminya yang sedang makan. Nabil terlihat sangat lahap menikmati makanannya. Entah benar-benar kelaparan atau dia sangat bersemangat untuk makan karena ada sang istrinya di sampingnya. Karena beberapa hari yang lalu pola makan Nabil tidak seperti sekarang ini.


“Sayang, maafkan aku ya dengan pertemuanku tanpa disengaja waktu itu dengan Nila.” Ucap Nabil selesai memghabiskan makanannya.


“Iya, Mas. Nabila sudah menceritakan semuanya padaku.” jawab Shanum berhasil membuat Nabil lega mendengarnya.


“Mas, aku tidur dulu ya?” pamit Shanum saat Nabil masih sibuk dengan gadgetnya.


“Iya, Sayang. Terima kasih ya buat yang tadi. aku memeriksa pekerjaanku sebentar, setelah itu aku akan tidur.” Jawab Nabil meninggalkan kecupan di kening istrinya.


***


Hari berganti hari. Pasangan Nabil dan Shanum terlihat sangat bahagia menjalani rumah tangganya. Apalagi saat ini kandungan Shanum sudah menginjak usia tujuh bulan. Badan Shanum semakin berisi dan tentunya semkain cantik.


Selama itu juga Nabil ikut aktif menjaga kandungan istrinya. Untuk Check up kandungan saja Nabil selalu meluangkan waktunya agar bisa menemani Shanum. Termasuk juga senam kehamilan yang rutin Shanum lakukan setiap seminggu sekali, Nabil selalu menemaninya.

__ADS_1


“Sayang, siang nanti aku ingin makan siang buatan kamu. Maukah kamu membawakan bekal ke kantor? biar nanti aku suruh sopir untuk menjemputmu.” Pinta Nabil sebelum berangkat kerja.


Shanum memang akhir-akhir ini merasa kalau suaminya sedikit bertingkah manja. Apalagi mengenai masaka, dia sama sekali tidak ingin makan jika masakan itu buatan pembantunya. Nabil ingin makan jika istrinya yang memasak.


“Baiklah. Tanpa dijemput sopir pun aku bisa pergi sendiri kok, Mas. Kan ada dua mobil di rumah.”


“No! aku tidak akan membiarkan kamu menyetir sendiri selama hamil.” Tolak Nabil dengan suara tegas.


Shanum mengusap lengan suaminya. “Baiklah. Padahal aku sudah lama ingin nyetir sendiri.” Jawabnya sambil terkekeh saat melihat wajah Nabil kembali terlihat garang.


Cup


“Sudah, buruan berangkat sana!” ucap Shanum setelah berhasil mencuri ciuman suaminya.


.


.


.


*TBC


Happy Reading!!


Oh iya guys, hari ini dan beberapa hari selanjutnya othor cm bisa up 2bab saja. Maap ya, othor juga butuh healing😂😂✌✌

__ADS_1


Happy holiday buat semuanya😗😗


Selamat hari natal juga buat yang merayakan😚😚


__ADS_2