Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Berjalan Dengan Cepat


__ADS_3

Beberapa menit kemudian mereka berempat pun hampir sampai di ruangan tempat aku di rawat saat ini.


Terlihat lah ayah ku yang sedang menunggu di luar ruangan ku saat ini. Lalu putri ku pun dengan semangat nya langsung berjalan dengan cepat menemui ayah ku dan meninggalkan ibu ku, ibu nya Sinta dan Sinta.


Saat putri ku telah sampai di dekat ayah ku. Ia pun mulai berucap pada ayah ku.


"Assalamualaikum kek" kata putri ku pada ayah ku.


"Wa'alaikumsalam" kata ayah ku menjawab ucapan salam dari putri ku.


"Kek ko kakek nggak nunggu mamah nya di dalem. Kenapa harus di luar kaya gini?" kata putri ku yang langsung bertanya pada ayah ku.


Ayah ku seketika terdiam tak berani berkata karena ia takut salah menjawab ucapan putri ku. Namun akhirnya ia pun mulai mengalihkan pertanyaan putri ku.


"Eh iya ko cucu kakek ke sini sendiri, nenek nya nggak ikut atau di tinggal, Hem..." kata ayah ku yang mengalihkan pertanyaan dari putri ku.


"Em... kalau aku bilang ke sini sendiri kakek percaya nggak." kata putri ku menjawab ucapan ayah ku sambil bertanya juga pada ayah ku.


"Gimana ya kakek antara percaya sama nggak percaya kalau cucu kakek ini ke sini sendiri." kata ayah ku menjawab ucapan putri ku.

__ADS_1


"Ya kakek gimana sih? ko jawabannya malah kaya gitu." kata putri ku menprotes ucapan ayah ku.


"Terus kakek harusnya jawab kaya gimana dong?" kata ayah ku menjawab ucapan putri ku.


"Ya kakek..." kata putri ku yang tak melanjutkan lagi ucapannya itu karena saat ini terdengar suara seseorang.


"Assalamualaikum kek" kata Sinta yang kini tepat berada di depan putri ku dan ayah ku.


Lalu setelah itu terdengar lah lagi suara dari ibu ku dan ibunya Sinta.


"Assalamualaikum" kata mereka berdua secara bersamaan.


"Wa'alaikumsalam" kata putri ku dan ayah ku.


"Coba mana yang tadi bilang sama kakek dateng ke sini nya sendiri." kata ayah ku mencoba bertanya pada putri ku.


"Hehehe... maaf kek" kata putri ku pada ayah ku.


"Emangnya kenapa gitu yah? ko ayah bicaranya kaya gitu, siapa yang udah bilang kaya gitu?" kata ibu ku yang merasa aneh mendengar ucapan ayah ku barusan.

__ADS_1


"Em... siapa lagi kalau bukan..." kata ayah ku yang langsung dipotong ucapannya oleh putri ku.


"Bukan siapa - siapa iya nggak kek, ya udah nek lupain aja. Sekarang lebih baik nenek duduk dulu. Ayo nek duduk, Sin dan bibi ayo duduk." kata putri ku yang telah memotong ucapan ayah ku.


"Bentar deh ini nenek masih penasaran masa iya kakek bisa bicara kaya gitu." kata ibu ku yang masih ingin tahu siapa orang yang dimaksud ayah ku.


"Ya ampun nek ko nenek kaya yang nggak percaya gitu sama ucapan aku." kata putri ku menjawab ucapan ibu ku.


"Bukan kaya gitu, tapi nenek masih pingin tau aja." kata ibu ku menjawab ucapan putri ku.


"Duduk dulu aja bu, nanti ayah kasih tau ke ibu." kata ayah ku menjawab ucapan ibu ku.


"Hem... iya deh yah" kata ibu ku menjawab ucapan ayah ku.


"Selamet - selamet" kata putri ku di dalam hatinya.


Next Episode...


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2