Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Tak Memiliki Perasaan


__ADS_3

"Ya karena itu. Karena kamu udah buat hidup ku hancur sehancur - hancurnya. Apa kamu tau itu. Hah..." kata laki - laki itu dengan entengnya menyalahkan ku atas kejadian beberapa tahun lalu.


"Hehehe... apa? Anda nggak salah menyalahkan aku yang telah menghancurkan hidup Anda. Lalu gimana dengan kehidupan ku yang Anda rusak begitu aja. Bahkan cita - cita dan keinginan serta sekolah ku harus terputus dan pupus begitu saja setelah Anda merusaknya. Apa Anda tak pernah berpikir seperti itu sedikit pun. Sebelum berbicara dan menyalahkan aku atas apa yang Anda lakukan kepada ku." kata ku tertawa menjawab ucapan laki - laki itu. Tetapi tertawa itu malah seperti tertawa mengejek untuk laki - laki itu atas ucapannya.


"Untuk apa aku harus berpikir seperti itu. Tak ada gunanya sama sekali untuk ku. Dan aku tak mau ribet mikirin hal seperti itu." kata laki - laki itu menjawab ucapan ku.


"Aku memang tak harus berpikir bahwa Anda akan berpikiran seperti itu. Karena apa? itu karena Anda memang orang yang tak memiliki perasaan. Bahkan darah daging Anda sendiri aja di campakkan begitu aja. Apa lagi aku yang sepertinya tak pernah dianggap sama sekali ada dalam kehidupan Anda. Walau aku adalah orang yang telah melahirkan darah daging Anda sendiri. Tapi nyatanya aku bagaikan orang asing yang tak di harapkan keberadaannya." kata ku pada laki - laki itu.

__ADS_1


"Akhirnya kamu menyadari itu semua tanpa harus ku ungkapkan dengan capek - capek kepadamu." kata laki - laki itu.


"Karena aku memang cukup tau diri bahwa orang seperti Anda tak akan mau mengungkapkan kesalahannya bahkan tak ingin meminta maaf atas kesalahannya pada seseorang yang dengan sengaja Anda berikan luka di hatinya. Suatu saat nanti Anda pun akan tau dan merasakan ketika Anda berada di posisi yang saat ini aku alami tak dihargai oleh orang seperti Anda." kata ku yang begitu pilu setelah aku mendengar ucapan laki - laki itu.


"Dan ku harap aku tak akan pernah mengalami apa yang kamu alami itu" kata laki - laki itu dengan lantang.


"Terserah mu lah, tapi yang jelas aku tak percaya sama sekali. Pergi sana aku udah bosan denger omelan dan ceramah mu itu." kata laki - laki itu menjawab ucapanku dan malah mengusirku dan tak lupa juga malah mengatai ku.

__ADS_1


"Baik, aku juga udah muak liat wajah Anda yang so ini. Padahal wajah kaya gini itu wajah yang harusnya disingkirkan dan di musnahkan. Agar aku tak bisa melihat wajah kaya gini lagi." kata ku yang menjawab ucapan laki - laki itu. Sambil menunjuk wajah laki - laki itu.


"Apa katamu. Wajah ganteng seperti diri ku ini harus di musnahkan dan disingkirkan. Apa nggak salah." kata laki - laki itu dengan PD nya mengatakan bahwa dia ganteng.


"Buahaha... ganteng kata Anda. Wajah kaya gini ganteng mana ada. Kalau pun wajah Anda ganteng tapi hati Anda nggak seganteng wajah Anda percuma orang nggak akan mau deket sama Anda." kata ku menjawab ucapan laki - laki itu dengan tertawa.


Next Episode...

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2