
Beberapa menit pun telah berlalu. Mereka berempat yang asik dalam obrolannya itu pun kini memutuskan untuk mengakhiri obrolannya.
"Sekarang kita ke rumah sakitnya yuk nek?" kata putri ku yang sejak tadi sudah ingin pergi ke rumah sakit, tetapi harus menunda terlebih dahulu keinginannya itu.
"Hem... bentar dong ini nenek kan lagi bicara sama mamahnya Sinta. Kamu ini ya nggak sabaran banget." kata ibu ku menjawab ucapan putri ku.
"Em... nek ayo pergi sekarang ya nek please" kata putri ku yang saat ini malah merengek pada ibu ku.
"Ih... bentar dong, sabar dulu ya. Ini nenek belum selesai bicara sama mamahnya Sinta." kata ibu ku menjawab ucapan putri ku.
"Tapi nek..." kata putri ku yang tak melanjutkan lagi ucapannya karena saat ini ia malah mendengar suara seseorang.
"Mah kita jenguk bibi Risna yuk" kata suara yang terdengar itu yang ternyata adalah suara nya Sinta.
"Em... nek aku sama mamah boleh ikut kan sama nenek pergi ke rumah sakit jengukin bibi Risna." kata Sinta tanpa menunggu jawaban dari ibunya. Ia malah langsung bertanya pada ibu ku.
"Boleh dong , ya udah sekarang aja yuk ke rumah sakit nya." kata putri ku yang langsung menjawab ucapan Sinta yang harusnya ucapan Sinta itu di jawab oleh ibu ku.
__ADS_1
"Yuk" jawab antusias dan semangat dari Sinta atas ucapan putri ku itu.
Sementara ibu ku dan ibu nya Sinta mereka berdua malah saling tatap tak percaya dengan obrolan yang di dengar mereka keluar dari bibir putri ku dan Sinta.
"Eh... kalian ya ko bertanya sama siapa? yang jawab malah siapa lagi? aneh banget tau nggak." kata ibunya Sinta pada putri ku dan Sinta.
"Hehehe..."
Mereka berdua pun malah tertawa saat di tanya seperti itu oleh ibu nya Sinta. Sampai akhirnya ibu ku dan ibunya Sinta menggelengkan kepala karena melihat tingkah laku mereka berdua itu.
"Ckckck... kalian ya ada - ada aja, bukannya menjawab malah ketawa lagi." kata ibunya Sinta.
"Ya nggak boleh dong" kata ibunya Sinta menjawab ucapan Sinta.
"Nggak bolehnya karena apa mah?" kata Sinta bertanya pada ibunya.
"Ya pokonya kalian harus jawab dong ucapan mamah, bukan malah ketawa aja." kata ibunya Sinta.
__ADS_1
"Iya deh mah maaf" kata Sinta meminta maaf pada ibunya.
"Hem" kata ibunya Sinta menjawab ucapan Sinta dengan deheman saja.
Hening tak ada lagi yang bicara saat ini. Sampai dimana putri ku pun akhirnya berucap kembali.
"Yuk sekarang pergi ke rumah sakitnya?" itulah kata yang di ucapakan putri ku.
"Yuk berangkat" jawab Sinta.
Ibu ku dan ibu nya Sinta pun langsung menyetujui keinginan putri ku dan Sinta. Karena saat ini mereka berempat pun mulai melangkahkan kaki menuju kendaraan yang akan membawa mereka ke rumah sakit.
Langkah demi langkah mereka berdua pun telah sampai di dekat kendaraan itu dan tanpa menunggu lama. Saat mereka semua telah masuk ke dalam kendaraan itu.
Kendaraan itu pun melaju meninggalkan tempat nya untuk pergi ke rumah sakit membawa ibu ku, putri ku, ibunya Sinta dan Sinta.
Di dalam perjalanan Sinta dan putri ku pun tak henti - hentinya berbicara berbagai hal yang bisa mereka bicarakan saat ini.
__ADS_1
Next Episode...
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸