Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Tak Saling Marahan


__ADS_3

"Iya deh iya maaf, jangan marah ya." kata Sinta menjawab ucapan putri ku.


"Siapa juga yang marah" kata putri ku menjawab ucapan Sinta.


"Ya tadi kamu bicaranya kaya gitu ke aku." kata Sinta pada putri ku.


"Ya kamu duluan yang bicara kaya gitu ke aku, makannya aku jadi kaya gitu sikap nya ke kamu." kata putri ku yang masih tak ingin mengakui kesalahan ucapannya itu.


Hening tak ada lagi yang bicara sampai di mana mereka pun kini malah saling membuang muka.


Tapi semua itu tak berjalan lama karena baru lima menit aja mereka berdua pun mulai saling berhadapan dan sekarang ekspresi wajah mereka masih tak bersahabat karena sama - sama menunjukkan muka masamnya.


Namun di detik berikutnya mereka berdua malah saling tertawa keras karena sudah tak tahan melihat wajah mereka masing - masing yang sangat lucu ketika sedang saling marah seperti ini.


"Hahaha... hahaha... hahaha..."


Suara tawa mereka yang terdengar begitu saja. Hingga akhirnya mereka berdua pun tak marahan lagi.

__ADS_1


"Em... Sin maafin aku ya, karena sikap aku tadi ke kamu." kata putri ku meminta maaf pada Sinta atas sikapnya yang kurang baik tersebut.


"Iya nggak papa. Aku juga minta maaf ya. karena bersikap kaya gitu juga sama kamu." kata Sinta menjawab ucapan putri ku sambil meminta maaf pada putri ku.


"Iya Sin" kata putri ku menjawab ucapan Sinta.


Setelah saling meminta maaf dan saling memaafkan mereka berdua pun kini sedang berpelukan. Sebagai tanda bahwa saat ini mereka berdua sudah berbaikan dan tak saling marahan.


Ketika pelukan itu terlepas dengan sendirinya. Kini putri ku pun mulai bertanya lagi pada Sinta.


"Oh iya aku lupa, jadi tadi tuh aku ke sini sama mamah. Awalnya mau main di sini sama kamu. Tapi tadi kata nenek mu kamu mau pergi ke rumah sakit. Jadi aku nggak jadi deh main di rumah mu." kata Sinta menjawab ucapan ku tadi dengan sangat jelas.


"Oh gitu, terus sekarang mamah kamunya dimana?" kata putri ku menjawab ucapan Sinta sambil bertanya juga pada Sinta.


"Tuh mamah sama nenek kamu lagi mengobrol." kata Sinta sambil menunjuk keberadaan ibunya dan ibu ku.


"Mana Sin, ko aku nggak liat sih." kata putri ku bertanya lagi pada Sinta.

__ADS_1


"Itu di sebelah kiri, coba deh lihat bener - bener." kata Sinta menunjukan lagi telunjuknya pada posisi ibunya saat ini untuk memberitahukan putri ku.


"Oh yang itu, sejak kapan mereka di sana Sin?" kata putri ku menjawab ucapan Sinta.


"Sejak tadi kali. Kamu emangnya nggak liat mereka tadi." kata Sinta menjawab ucapan putri ku sambil bertanya juga pada putri ku.


Terdiam sebentar sambil mengingat - ingat apakah tadi putri ku melihat ibunya Sinta atau nggak. Tapi setelah berpikir namun jawabannya yaitu putri ku sama sekali tak melihat ibunya Sinta.


"Nggak Sin nggak lihat sama sekali. Malah aku taunya pas kamu kasih tau aku barusan." kata putri ku menjawab ucapan Sinta apa adanya.


"Oh gitu ya, aku kira kamu udah liat tadi." kata Sinta langsung menjawab ucapan putri ku.


"Nggak Sin nggak liat" kata putri ku lagi menjawab ucapan Sinta.


Next Episode...


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2