
Setelah mendengar perkataan dari Sinta dan putri ku, ibunya Sinta lalu berucap pada mereka.
"Ya udah kalau kalian berdua udah kenyang. Mau sekarang ke tempat nenek dan kakek lagi atau mau nanti ke sana nya." kata ibu nya Sinta menjawab ucapan Sinta dan putri ku sambil bertanya juga pada mereka berdua.
"Em... aku gimana Sinta aja bibi." kata putri ku menjawab ucapan ibunya Sinta.
Ketika ibunya Sinta mendapatkan jawaban dari putri ku secara otomatis wajah ibu nya Sinta langsung menghadap ke Sinta.
Dan tanpa berkata apa - apa, tetapi wajah yang saat ini di tunjukkan oleh ibunya Sinta adalah wajah yang menunggu jawaban dari Sinta.
Selain itu putri ku juga melakukan hal yang sama dengan ibunya Sinta yaitu menghadap ke Sinta.
Sinta yang mendapatkan tatapan dari mereka berdua seketika menjadi gelagapan berbicaranya.
"Em... eh... ko... pada liatin aku. Ih... aku jadi takut kalau diliatin kaya gitu." kata Sinta berucap seperti itu pada putri ku dan ibunya.
"Ya kalau nggak mau di tatap seperti ini. Kamu langsung jawab dong sayang. Cepet kamu kasih jawabannya." kata ibunya Sinta menjawab ucapan Sinta.
__ADS_1
"Iya Sin jawab" kata putri ku juga menjawab ucapan Sinta.
"I...ya deh a..ku.. jawab. Bentar lagi ya mah. Aku masih terlalu kenyang takutnya aku nggak kuat jalan." kata Sinta menjawab ucapan ibu nya.
"Lebay banget sih kamu Sin" kata putri ku langsung menjawab ucapan Sinta.
"Ih... aku nggak lebay tapi memang kebenarannya seperti itu. Ntar kalau aku muntah terus... terus..." kata Sinta yang langsung di potong ucapannya oleh seseorang.
"Terus apa? udah deh nggak usah banyak drama kamu nak... nak... ya udah kita tunggu sebentar aja. Nanti setelah itu kita langsung ke sana lagi ya." kata ibunya Sinta yang telah memotong ucapan Sinta.
"Iya bibi" kata putri ku menjawabnya singkat.
"Baru deh bilang kaya gitu kalau keinginannya langsung di penuhi. Tapi kalau nggak di penuhi boro - boro bilang kaya gitu." kata ibunya Sinta menyindir ucapan Sinta barusan pada dirinya.
"Hehehe... mamah bisa aja" kata Sinta menjawab ucapan ibunya sambil tertawa dengan sedikit tersipu malu.
"Kan memang kenyataannya kaya gitu. Masa iya mamah bilang kebalikannya kan nggak mungkin iya nggak." kata ibu nya Sinta menjawab ucapan Sinta.
__ADS_1
"Iya mah hehehehe..." kata Sinta menjawab ucapan ibu nya.
Dengan seketika tak ada lagi yang mengeluarkan suaranya lagi. Detik demi detik telah berlalu dan tak terasa sudah lima menit mereka berdiam diri tanpa berbicara lagi.
Hingga membuat putri ku langsung menjadi bosan dan akhirnya mengeluarkan lagi suaranya.
"Sin, bibi, kita langsung ke nenek sama kakek yuk." kata putri ku pada Sinta dan ibu nya Sinta.
Sinta yang sedang larut dalam pemikirannya seketika terkejut dan langsung menjawab ucapan putri ku.
"Yuk, eh yuk apa ya ko aku malah langsung berkata seperti itu." kata Sinta menjawab ucapan putri ku.
"Ckckck... kamu sayang ada - ada aja" kata ibu nya Sinta sambil menggelengkan kepala karena tak habis pikir dengan ucapan yang di keluarkan Sinta barusan.
"Ya kan mah aku tadi lagi bengong makannya kaget pas ada suara dan langsung refleks berkata seperti itu." kata Sinta langsung menjelaskan tingkah lakunya yang seperti barusan pada ibu nya.
Next Episode...
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸