Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Setia Menunggu


__ADS_3

"Em... kalau nenek nggak salah hitung, umur nenek itu... em... nenek ragu kasih tau sama kamu nya." kata ibu ku yang mulai ingin memberitahukan putri ku tentang hitungan umur ibu ku. Namun seketika ibu ku pun mulai sedikit ragu memberitahukannya pada putri ku.


"Kenapa ragu nek? ayolah nek kasih tau aku berapa umur nenek?" kata putri ku yang mendesak ibu ku agar mau memberitahukannya.


"Baiklah nenek akan kasih tau kamu umur nenek itu berapa. Kalau nggak salah sekitar 52 atau 53 tahun deh, itu kalau nenek nggak salah hitung." kata ibu ku yang saat ini telah memberitahukan umurnya pada putri ku.


"Apa 52 atau 53 tahun? ternyata nenek beneran udah tua ya, Ooppss... aku keceplosan lagi bilang nenek udah tua. Eh... nek bukan maksud aku bilang nenek tua ya, maaf ya nek aku nggak bermaksud seperti itu." kata putri ku yang kaget mendengar umur ibu ku dan dengan refleks putri ku pun menutup bibirnya dengan salah satu tangannya itu ketika kata Ooppss di ucapkan oleh putri ku.


"Tuh kan beneran nenek udah tua, makanya nenek suka lupa. Kamu nggak perlu minta maaf nenek emang udah tua." kata ibu ku menjawab ucapan putri ku.


"Ah... nenek jangan kaya gitu, nenek nggak tua ko, cuman udah berumur aja." kata putri ku mencoba memperbaiki ucapannya yang barusan di berikan pada ibu ku.

__ADS_1


"Ya sama aja atuh, ujung - ujungnya udah tua. Ah... sedihnya nenek hampir lupa kalau udah tua. Nenek kira umur nenek masih 35 tahun. Eh... ternyata udah tua." kata ibu ku menjawab ucapan putri ku.


"Em... nek kita lupain aja deh bahas umur nenek itu, sekarang kita kapan ke rumah sakit nya nek?" kata putri ku mencoba mengalihkan pembicaraan mereka tentang umur sambil putri ku pun menggunakan pengubahan pembahasannya mengenai pergi ke rumah sakit.


Hening tak ada jawaban yang keluar dari bibir ibu ku dan putri ku pun kini masih setia menunggu jawaban yang akan di berikan ibu ku untuk dirinya.


Dua menit kemudian ibu ku mulai berbicara lagi pada putri ku.


"Nanti ya bentar lagi, tapi nenek boleh minta tolong nggak?" kata ibu ku yang akhirnya menjawab juga ucapan putri ku.


"Ambilin nenek minum ya, nenek haus pengen minum tapi males ambil minum. Nggak papakan kamu ambilin nenek minum." kata ibu ku menjawab ucapan putri ku.

__ADS_1


"Iya nek nggak papa, kalau gitu aku ambilin dulu minumnya ya." kata putri ku yang langsung menjawab ucapan ibu ku.


Setelah menerima anggukkan kepala dari ibu ku. Putri ku pun kini mulai melangkahkan kaki menuju dapur untuk mengambil air minum yang di minta ibu ku.


Ketika telah berada di dapur putri ku pun mulai mengisi gelas dengan air minum dan setelah gelas itu terisi air yang sudah cukup. Putri ku pun langsung bergegas menghampiri ibu ku untuk memberikan air tersebut.


Langkah demi langkah putri ku kini telah sampai di hadapan ibu ku. Lalu ia pun langsung memberikan air minum tersebut pada ibu ku.


"Nek ini minumnya" kata putri ku pada ibu ku sambil memberikan gelas yang berisi air itu kepada ibu ku.


"Iya nak makasih" kata ibu ku yang langsung mengambil gelas itu dari putri ku dan tak lupa juga mengucapakan terimakasih pada putri ku.

__ADS_1


Next Episode...


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2