Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Saling Tatap


__ADS_3

"Ini kenapa kalian menatap nya kaya gini. Jadi bikin takut aja sih." kata ibunya Sinta pada putri ku dan Sinta.


Mereka yang di tanya seperti itu malah saling tatap satu sama lain.


Tatapan mereka berdua juga menunjukkan kebingungan atas ucapan ibu nya Sinta.


Entah lah mereka tak tahu apa yang akan mereka katakan untuk menjawab ucapan ibu nya Sinta.


Sehingga dengan spontan mereka malah saling tatap dan tatapan itu memberikan tanda agar siapa yang akan menjawab ucapan ibunya Sinta terlebih dahulu.


Tetapi berbeda hal dengan ibu nya Sinta saat ini. Karena ia saat ini malah merasa heran atas respon ke dua bocah ini.


Dan mereka berdua yang saling tatap langsung menoleh ke arah ibu nya Sinta secara bersamaan.


Membuat ibu nya Sinta merasa semakin aneh dengan tingkah laku mereka.


Lalu kini mereka bertiga pun saling bertatapan dengan wajah yang sama - sama bingung.


Di detik berikutnya mereka bertiga malah tertawa dengan lepas karena melihat wajah mereka masing - masing yang terlihat konyol.

__ADS_1


"Hahahaha... hahaha... hahaha..."


Itulah suara tawa mereka yang terdengar begitu tanpa beban karena tertawa dengan keras.


Sedangkan di lain tempat tepatnya di ruangan ku. Kini malah berbanding terbalik dengan apa yang sedang mereka bertiga lakukan.


Karena di ruangan ku begitu sangat mencekam. Ketika aku menangis tersedu - sedu.


Seketika ekspresi wajah ku menjadi aneh. Bahkan seperti nya sangat aneh hingga membuat ibu ku dan ayah ku.


Sempat tak mengenali bahwa saat ini orang yang menatap mereka adalah aku putri nya.


Dan tau kah kalian tatapan yang aku berikan pada mereka berdua. Bukan lah tatapan yang biasanya. Namun ini tatapan yang begitu menyeramkan.


Dan tatapan itu seperti tatapan kosong. Entah apa yang ditatap oleh ku. Di bilang aku menatap ke dua orang tua ku. Namun nyatanya aku seperti melihat sesuatu di belakang tubuh mereka berdua.


"Yah itu Risna kenapa yah? Ibu takut ya Risna kenapa - kenapa?" kata ibu ku pada ayah ku.


"Ayah juga nggak tau bu, tapi semoga saja putri kita nggak kenapa - kenapa" kata ayah menjawab ucapan ibu ku.

__ADS_1


"Iya yah semoga saja. Apa kita dekati Risna yah?" kata ibu ku menjawab ucapan ayah ku.


"Iya bu kita dekati Risna sekarang" kata ayah menyetujui perkataan ibu ku.


"Iya yah" kata ibu singkat menjawab ucapan ayah ku.


Namun belum sempat kaki ke dua orang tua ku melangkah untuk mendekati ku. Mereka berdua di buat kaget dengan suara yang ku keluarkan.


"Tunggu... kalian mau kemana hah... jangan mendekat jangan mendekat" kata ku dengan keras pada seseorang di belakang tubuh ke dua orang tua.


Tetapi ke dua orang tua ku malah menganggap bahwa apa yang aku ucapin itu adalah untuk mereka berdua.


Hingga seketika membuat kedua orang tua ku langsung menghentikan langkah kaki yang belum sempat mereka langkah kan itu untuk mendekati ku.


Mereka berdua langsung saling tatap, lalu ibu ku pun langsung berkata pada ayah ku.


"Yah itu tadi kata Risna pada kita bukan yah" kata ibu pada ayah ku.


"Iya bu kaya nya pada kita, karena kan di sini cuman ada kita aja nggak da orang lain lagi." kata ayah menjawab ucapan ibu ku.

__ADS_1


Next Episode...


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2