Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Tak Berani Melihat


__ADS_3

"Em... nenek, nenek nggak kenapa - kenapa ko" jawab ibu ku dengan sedikit gugup.


"Nggak kenapa - kenapa, tapi nenek ko nangis." kata putri ku yang tak mempercayai ucapan dari ibu ku.


"Oh ini nenek tadi keinget sama film yang nenek tonton kemarin" kata ibu ku mencoba memberikan alasan mengapa ia menangis pada putri ku.


"Nenek yakin seperti itu. Bukan karena mamah kan nenek nangis, apa jangan - jangan mamah beneran nggak lagi baik - baik aja kan keadaanya di rumah sakit. Nenek sama kakek mau bohongi aku kan soal keadaan mamah saat ini. Nek jawab nek yang aku ucapin itu bener kan kalau mamah nggak lagi baik - baik aja." kata putri ku menjawab ucapan ibu ku.


"Kamu nggak percaya sama nenek kalau nenek nangis karena keingiet film yang nenek kemarin liat. Ya udah kita sekarang liat film nya kalau nggak salah memang udah tayang di jam segini dan kamu bisa liat sendiri apa nenek bohong atau nggak dengan ucapan nenek itu. Dan ya soal mamah mu dia baik - baik aja hanya perlu istirahat yang cukup agar cepat sembuh." kata ibu ku dengan sedikit mengeras kan suaranya karena ucapan yang di berikan putri ku itu.


"Bukan kaya gitu nek, aku cuman..." kata putri ku yang langsung di potong ucapannya oleh ibu ku.

__ADS_1


"Cuman apa? ini liat film nya sedih bukan. Jadi sekarang kamu bisa liat sendiri kalau nenek memang nggak lagi bohong." kata ibu ku yang langsung menunjukkan film yang ia tonton kemarin.


Ketika putri ku melihat film itu, ia pun merasa sangat bersalah telah berkata seperti itu pada ibu ku.


Sementara ibu ku ia mulai merasa tenang karena tadi ia juga bingung sebenarnya, ia mau kasih alasan apa.


Sampai akhirnya ia keinget soal film yang ia tonton kemarin yang begitu menyedihkan sampai - sampai ibu ku pun menangis karena terbawa suasana.


"Em... nek maaf aku udah nggak percaya sama nenek" kata putri ku dengan menunduk karena tak berani melihat mata ibu ku.


Dengan ragu wajah putri ku pun akhirnya ia hadapkan dengan wajah ibu ku. Hingga akhirnya mata mereka berdua saling tatap.

__ADS_1


Lalu putri ku pun mulai mendekatkan dirinya pada tubuh ibu ku. Setelah putri ku tepat berada sangat dekat dengan ibu ku. Putri ku pun langsung memeluk tubuh ibu ku dengan sangat erat.


Lalu ia pun berucap pada ibu ku. " Maaf, maaf dan maaf nek telah berkata seperti itu pada nenek. Aku janji nggak akan kaya gitu lagi sikap nya sama nenek. Maaf ya nek."


Kata itu lah yang terucap dari bibir putri ku untuk ibu ku. Kemudian ibu ku pun menjawab ucapan putri ku.


"Iya nenek maafin kamu sayang, jangan di ulangi lagi ya."


"Iya nenek janji" kata putri ku dengan singkat.


Kini mereka berdua pun mulai mengakhiri pelukannya itu dan ibu ku pun langsung berucap pada putri ku.

__ADS_1


Next Episode...


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2