
Aku menyadari ada bahaya yang akan terjadi pada ku. Ketika aku melihat perawat - perawat ini mulai mendekati ku perlahan demi perlahan.
Tiba - tiba tubuh ku langsung bertingkah aneh, karena saat ini tubuh ku tak bisa ku kendali.
Aku sangat waspada mengelilingi tempat yang saat ini aku berada. Melihat ke arah para perawat yang akan memegang ku dengan mata yang tajam.
Terutama mata ku sangat tajam ketika aku melihat dokter yang memegang suntikan seperti yang akan membunuh ku.
Seketika aku berteriak dan berlari menghindari mereka semua.
"Kalian semua berhenti, jangan mendekat dan jangan coba - coba kalian dekat dengan ku. Apa lagi kalau kalian berniat mengambil bayi ku." kata ku dengan berteriak dan di ujung kalimat aku membayangkan bahwa saat ini ada bayi dalam gendonganku.
Padahal nyatanya itu hanya lah ilusi ku saja. Karena nyata nya aku tak menggendong bayi dan tak ada apa - apa dalam gendongan ku.
Perawat dan dokter terkejut dengan reaksi ku saat ini.
__ADS_1
"Dok pasien semakin tak terkendali, apa yang harus kita lakukan dok?"
"Kalian jangan panik, kita buat pasien kembali tenang dan jangan ada yang mendekatinya terlebih dahulu."
"Baik dok"
"Kami semua tidak akan mengambil bayi nya, tapi bolehkah kami melihat bayinya." kata dokter pada ku dengan penuh ke hati - hatian.
"Siapa kalian jangan bilang bahwa kalian bersekongkol dengan orang yang akan mengambil bayi ku. Aku tak akan terpengaruh lagi dan tak akan aku biarkan kalian mengambilnya dari ku."
"Tenang lah kami semua ini tak akan mengambil bayi mu, namun ingin melihat bayi mu apakah dia baik - baik saja." kata dokter lagi menjawab ucapan ku.
Dengan penuh ke hati - hatian untuk membuat aku kembali tenang. Dokter mulai sedikit demi sedikit melangkah mendekati ku sambil berbicara pada ku untuk mengalihkan ku agar fokus dengan pembicaraan.
Sementara seorang perawat yang di perintahkan dokter untuk mendekati ku memberikan obat penenang mulai melangkah juga mendekati ku.
__ADS_1
Mereka mengira aku fokus pada ucapan dokter saat ini. Tapi nyatanya aku tau semua yang mereka rencanakan untuk ku.
"Cukup berhenti kalian maju untuk mendekati ku, jika kalian terus mendekati ku. Aku akan lompat dari sini. Apa kalian akan tetap mendekati ku lalu membiarkan aku lompat dari atas sini. Hah..."
Terkejut itu lah yang di rasakan oleh perawat dan dokter. Karena mereka mengira rencana mereka tidak di ketahui oleh ku.
Dan sepertinya rencana itu akan segera berhasil karena aku telah terbawa larut dalam pembicaraan.
Tapi ternyata mereka salah besar karena aku mengetahui tindakan mereka.
"Tidak kami masih tetap berdiri pada tempat kami sebelumnya dan tidak melangkah sedikit pun dari tempat ini." kata seorang perawat mencoba membuat aku percaya dengan apa yang di beritahukan oleh nya pada ku.
"Kalian kira aku ini anak kecil apa, yang bisa kalian bohongi seperti ini. Ingat aku ini sudah menjadi ibu dan sudah memiliki anak. Jadi jangan coba - coba kalian bohongi aku."
"Tidak kami tidak berbohong sama sekali." kata perawat itu lagi pada ku dan ia juga melangkah kan kaki satu langkah dari tempat nya berdiri tadi.
__ADS_1
Next Episode...
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸