Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Menghindari Gerakan Tak Wajar


__ADS_3

Kemudian aku di suruh oleh nya duduk di depan meja yang saat ini ia gunakan. Lalu ia mulai membaca berkas - berkas data yang ku kirim ke tempat ini.


Setelah selesai memeriksanya. Kini saatnya orang itu memberikan tugas apa yang harus aku lakukan hari ini.


Hingga setelah beberapa menit berbincang. Akhirnya aku pun bisa ditempatkan di tempat yang menurutku aku pasti bisa bekerja dengan baik di posisi dan tempat yang telah aku terima dari orang ini.


Ketika aku berpamitan untuk izin meninggalkan orang itu. Dan memberitahukan kalau akan mukai bekerja.


Namun, ketika ku injakan kakiku untuk melangkah keluar ruangan itu. Orang itu yang awal nya duduk di kursinya. Kini sudah berada di hadapan ku.


Dengan pandangan yang sulit ku artikan. karena tatapan orang itu begitu mengintidasi aku. Sampai - sampai untuk menelan Saliva pun terasa sangat susah.


Apalagi saat tangan orang itu menyentuh pergelangan tanganku. Lalu berpindah ke pinggang. Dan selanjutnya kedua tangan orang itu memegang bahu ku.

__ADS_1


Dan tak lupa orang itu juga mengusap - usap bahu ku seperti layaknya orang yang ingin mencari rangsangan. Namun, detik berikutnya aku mulai mencoba agar tangan orang itu terlepas dalam tubuhku.


Karena di sini aku mulai merasakan sesuatu hal yang berbau mesum. Walau awalnya aku selalu berpikir untuk membuang pemikiran itu .


Tapi perlakuan orang ini. Sudah sangat keterlaluan. karena sekarang ia sudah mulai ingin menurunkan tangannya menuju bagian sensitif ku yang berada di dekat ketiak. Dan konon katanya itu bisa membuat orang terangsang untuk melakukan hal lebih pada pasangannya saat tangan itu berada di sana.


Aku lalu mulai memberontak dan mulai menghindari gerakan tak wajar itu dari orang yang telah memberikan aku pekerjaan.


Namun sayang bukannya terlepas dan menjauh aku malah di seret olehnya sampai tak terlihat jarak di antara kami.


Suara jantung ku yang mulai tak karuan. Sebab orang ini bertindak di luar batasnya sebagai seorang pimpinan pada karyawan baru di tempatnya itu.


Dengan sekuat tenaga aku pun memulai lagi cara agar terlepas dari dekapan orang itu. Dekapan yang membuat aku resah dan gelisah serta panik tak bisa terlepas dengan mudah dari pelukan orang itu.

__ADS_1


Sampai akhirnya aku pun bisa terlepas dari pelukannya itu. Lalu aku mulai berlari menuju pintu keluar. Saat aku memegang gagang pintu.


Aku lalu di buat semakin panik. Mengapa bisa? itu karena saat aku ingin membuka pintu agar terbuka. Namun ternyata aku malah kesulitan untuk membukanya.


Apakah ini karena aku terlalu panik atau apa aku juga nggak tau. Karena jelas - jelas tadi pintu ini tak terkunci. Tapi kenapa maha bisa terkunci.


Saat aku berbalik melihat orang itu. Orang itu malah memberikan aku senyuman menyeringai. Layak nya orang yang puas melihat kepanikan dalam diriku.


Lalu aku mulai mencoba agar ia tak melangkahkan kakinya ke dekat ku saat ini. Jujur aku panik dan ketakutan atas apa yang ia perbuat pada ku tadi.


setelah itu, tanpa aku tanyakan orang itu memberitahukan aku bahwa ia lah yang telah mengunci pintu ruangannya dengan remot yang secara otomatis dapat mengunci ruangan itu.Tanpa harus pergi ke dekat pintu. Hanya untuk sekedar mengunci nya.


Next Episode...

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2