Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Bikin Khawatir


__ADS_3

"Ya ampun Sin liat tuh pemandangannya bagus ya." kata putri ku sambil menunjuk pemandangan untuk di lihat oleh Sinta.


"Mana coba aku liat" kata Sinta dengan bersemangat ingin melihat pemandangan itu.


"Tuh" kata putri ku pada Sinta.


"Wah... iya bagus banget. Kita ke sana dulu yuk." kata Sinta menjawab ucapan putri ku.


"Lain kali aja Sin, kita kan mau ke rumah sakit dulu lihat keadaan mamah aku." kata putri ku menjawab ucapan Sinta.


"Eh iya aku lupa. Hehehe..." kata Sinta menjawab ucapan putri ku sambil tertawa tanpa merasa bersalah.


"Hem... kamu sih Sin suka lupa gitu." kata putri ku menjawab ucapan Sinta.


"Iya maaf" kata Sinta yang langsung meminta maaf pada putri ku.


"Iya deh" kata putri ku menjawabnya singkat.


Percakapan diantara mereka berdua pun harus terhenti karena saat ini mereka telah sampai di depan rumah sakit.


Lalu mereka berempat pun mulai keluar dari kendaraan yang mereka tumpangi dan langsung melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah sakit.


Putri ku dan Sinta mereka berdua pun telah berada cukup jauh jaraknya dengan ibuku dan ibunya Sinta.

__ADS_1


"Sin yuk langsung temuin kakek, aku tau ko tempatnya dimana?" kata putri ku dalam perjalanan berucap pada Sinta.


"Yakin nih kamu tau tempatnya. Kita nggak bakalan kesasar kan. Ini besar loh rumah sakitnya." kata Sinta yang mulai mengkhawatirkan sesuatu.


"Nggak akan Sin aku jamin deh" kata putri ku dengan yakinnya berucap pada Sinta.


"Tapi gimana kalau kita tunggu mamah ku dan nenek kamu aja." kata Sinta yang masih ragu mau ikut dengan putri ku.


"Hem... ya udah deh" kata putri ku yang akhirnya menuruti perkataan Sinta.


Mereka berdua pun mulai menunggu ibu ku dan ibunya Sinta yang masih berada cukup jauh dari keberadaan mereka saat ini.


Terlihatlah dari kejauhan ibu nya Sinta dan ibu ku telah melangkah kan kaki menghampiri putri ku dan Sinta.


"Iya bener banget, anak - anak itu bikin khawatir aja, kirain ilang." kata ibu ku menjawab ucapan ibunya Sinta.


"Hem... iya bu bikin khawatir aja" kata ibunya Sinta membenarkan ucapan ibu ku.


"Ya udah kita langsung hampiri mereka aja yuk" kata ibu ku menjawab ucapan ibunya Sinta.


"Yuk bu" kata ibunya Sinta menjawab dengan singkat.


Setelah berkata seperti itu, mereka berdua pun mulai mempercepat melangkah kan kakinya untuk menghampiri Sinta dan putri ku.

__ADS_1


Disaat mereka berdua sudah tepat berada di hadapan putri ku dan Sinta mereka pun mulai berucap pada mereka.


"Kalian ya main ninggalin aja. Nanti kalau kesasar terus hilang gimana?" kata ibunya Sinta pada mereka.


"Iya kalian bikin khawatir orang tua aja" kata ibu ku pun sama berucap pada putri ku dan Sinta.


"Iya deh mah maaf" kata Sinta menjawab ucapan ibunya.


"Iya nek maaf" kata putri ku pun sama menjawab ucapan ibu ku.


"Jangan di ulangin lagi ya" kata ibunya Sinta memperingati mereka berdua untuk tak mengulangi hal yang sama lagi seperti ini.


"Iya" jawab mereka berdua secara bersamaan.


"Ya udah yuk langsung temuin kakek" kata ibu ku yang langsung berucap pada mereka.


"Yuk" kata mereka bertiga dengan kompaknya.


Kini mereka berempat pun mulai melanjutkan langkahnya menuju tempat ayah ku di rumah sakit yang sedang menunggu diri ku saat ini.


Next Episode...


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2