Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Memberitahukan Syaratnya


__ADS_3

"Eh.. apa nak?" kata ku yang terkejut mendengar ucapan putri ku itu.


"Ih... mamah itu gimana sih. Makannya jangan ngelamun, biar aku nggak terus - terus ulangi ucapan ku itu." kata putri ku menjawab ucapan ku.


"Ya maaf. Ya udah kamu tadi bilang apa?" kata ku yang meminta maaf pada putri ku.


"Mamah setuju kan sama dua syarat yang ku ajukan itu" kata putri ku dengan nada males karena ia udah bosan terus mengulangi ucapan itu lagi.


"Iya deh terserah kamu" kata ku menjawabnya dengan pasrah pada putri ku itu.


"Baik lah mamah ku yang baik. Syarat pertama yaitu mamah harus tidur sama aku malam ini. Terus syarat ke duanya mamah harus kasih aku waktu buat jalan - jalan lagi. Gimana mamah setuju kan sama syaratnya." kata putri ku memberitahukan syaratnya itu pada ku.


"Lah kenapa mamah harus tidur sama kamu. Terus emangnya kamu nggak merasa puas sama jalan - jalan hari ini." kata ku yang ingin tau kenapa putri ku meminta syarat itu pada ku.

__ADS_1


"Ya karena tadi mamah bilang ada hantu kalau aku mandinya di entar - entar, kan aku jadi takut tidur sendiri. Terus kalau soal jalan - jalan itu sudah pasti aku nggak puas. Masih pengen jalan - jalan lagi." kata putri ku menjawab ucapan ku itu dengan begitu jelas.


"Ih penakut banget sih. Sama hantu aja takut. Dan masa iya nggak puas sama jalan - jalan hari ini." kata ku menjawab ucapan putri ku itu.


"Lah iya mah, aku tuh takut. Emangnya mamah nggak takut gitu sama hantu. Beneran mah aku tuh nggak puas sama sekali." kata putri ku menjawab ucap ku dan bertanya juga pada ku.


"Nggak lah buat apa takut. Ih... kamu kapan puas nya dong" kata ku menjawab ucapan putri ku.


"Oh ya mah, beneran nih nggak takut sama sekali. Ya, sampai aku merasa puas lah pokonya mah" kata putri ku itu pada ku.


"Keliatan banget mah kalau mamah itu juga takut sama hantu. Tuh mah di belakang mamah ada hantu. Ya, sampai di mana aku. Merasa puas lah mah." kata putri ku malah menakut - nakuti ku.


Di lihatnya ke belakang tubuh ku. Dengan muka sedikit pucat. Aku pun mulai melihat sekeliling belakang tubuh ku. Namun, setelah di lihat tak ada apa - apa di sana. Dan Ya saat ini aku telah tertipu ucapan putri ku itu.

__ADS_1


Lalu aku pun mulai membalikan lagi tubuh ku menghadap pada putri ku. Dengan tentunya wajah ku sudah ku ubah menjadi wajah biasa aja. Karena apa? itu karena aku tak mau terlihat bahwa aku sebenar nya takut juga sama hantu.


"Ada kan mah" kata putri ku bertanya pada ku mengenai hantu di belakang tubuh ku.


"Mana ada hantu. Kamu ini dasar penakut. Dan bisa - bisa nya lagi nakut - nakutin mamah. Nanti kualat baru tau rasa loh" kata ku menjawab ucapan putri ku.


"Hehe... nggak lah mah aku itu bukan penakut. Tapi karena aku serem aja kalau liat hantu makannya aku..." kata putri ku yang langsung ku potong ucapannya itu.


"Takut hantu kan. Terus apa bedanya kalau gitu" kata ku pada putri ku yang telah ku potong ucapanya itu.


Bersambung...


Maaf ya author kemarin ngga up. Dan kayanya author juga ngga bisa up tiap hari lagi deh. Jadi, kemungkinan up nya kalau author ada waktu baru author up.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2