Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Bertingkah Aneh


__ADS_3

"Iya juga yah soalnya memang nggak ada siapa - siapa juga di belakang." kata ibu ku pada ayah ku.


Hening tak ada lagi yang bicara karena kedua orang tua ku kini malah sama - sama terdiam.


Mungkin diam nya mereka memikirkan aku yang bertingkah aneh saat ini.


Beberapa detik kemudian terdengarlah suara kembali dari diri ku.


"Kalian mau ngapain jangan ambil anak ku. Jangan ambil anak ku. Pergi kalian sekarang juga dari sini. Argh... argh... pergi menjauh lah akan ku lempar kalian dengan apapun yang berada di dekat ku." Itu lah suara ku yang mengagetkan kedua orang tua ku karena mendengar suara ku yang berteriak keras.


"Yah Risna kenapa lagi yah? kenapa dia berteriak - teriak seperti itu yah?" kata ibu ku yang awalnya terkejut mendengar teriakan ku. Lalu ibu ku bertanya pada ayah ku.


"Ayah nggak tau bu" kata ayah ku menjawab ucapan ibu ku.


"Terus gimana yah apa kita langsung ke sana untuk menenangkan Risna atau kita panggilkan dokter." kata ibu ku menjawab ucapan ayah ku sambil bertanya juga pada ayah ku.


"Kita tunggu bentar lagi aja bu, kalau Risna masih seperti ini biar ayah nanti yang panggilkan dokter ke sini." kata ayah ku menjawab ucapan ibu ku.

__ADS_1


"Iya yah kalau gitu kita tunggu aja dulu" kata ibu menjawab ucapan ayah ku.


"Iya bu" kata ayah ku menjawab nya singkat.


Aku yang melihat seseorang di belakang tubuh ke dua orang tua ku terus melangkahkan kaki mendekati ku pun langsung berteriak kembali dengan melemparkan benda - benda yang berada di sekitar ku.


"Pergi kalian jangan dekati aku dan jangan ambil bayi ku dari ku. Argh... argh... pergi..." kata ku sambil melemparkan benda - benda.


Seketika dalam sekejap ruangan ku begitu kacau berantakan karena benda - benda yang ku lempar berserakan di lantai.


Ayah ku yang melihat keadaan ku seperti ini. Ia pun langsung bergegas pergi meninggalkan ruangan ku untuk memanggilkan dokter.


"Bu ayah panggilkan dokter dulu ya. Kondisi Risna makin tak terkendali. Ibu di sini jagain Risna dulu ayah langsung panggilkan dokter ya." kata ayah ku pada ibu ku.


Tanpa menunggu jawaban dari ibu ku ayah ku pun langsung pergi berlari menemui dokter untuk cepat ke ruangan ku saat ini.


"Iya yah" kata ibu setelah ayah ku pergi dari ruangan ku.

__ADS_1


Lalu ibu ku mulai melihat diri ku yang sedang berteriak - teriak tak jelas. Selain itu aku pun mulai menjambak rambut ku sendiri.


Sekitar satu menit kemudian ekspresi wajah ku berubah yang tadi marah - marah. Kini malah kembali menangis tersedu - sedu.


"Hiks... hiks... hiks..."


Suara tangisan ku yang begitu pilu. Membuat ibu ku yang sedang menunggu ayah ku memanggil dokter ke ruangan ku pun tak bisa menahan air matanya untuk tak keluar.


Walau mencoba menahannya untuk tak mengeluarkan air mata tetapi nyatanya ibu ku tak bisa melakukan semua itu.


Karena saat ini ia juga mengeluarkan air matanya tanpa mengeluarkan suara.


Ingin rasanya ibu ku pergi memeluk diri ku yang menangis saat ini. Tapi ia tak memiliki keberanian untuk itu semua.


Bukan karena ia tak peduli namun karena ia takut sewaktu - waktu aku malah kembali tak terkendali saat ibu ku telah memeluk ku.


Next Episode...

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼🌼🌼☘️☘️☘️☘️🌼🌼🌼🌼🌼🌼


__ADS_2