
"Nenek pergi mandi dulu ya, kamu tunggu di sini dulu sebentar." kata ibu ku pada putri ku itu.
"Iya nek" kata putri ku menjawab ucapan ibu ku dengan singkat.
Setelah mendengar jawaban dari putri ku itu ibu ku pun mulai melangkahkan kaki menuju kamar ku untuk ikut mandi di sana.
Langkah demi langkah kini ibu ku telah sampai di kamar ku. Ia pun mulai masuk ke kamar mandi yang ada di kamar ku.
Beberapa menit kemudian ibu ku pun telah selesai mandi dan bersiap menggunakan pakaian ku yang di rasa cukup di tubuh ibu ku.
"Langsung temui cucu ku aja kali ya, ini kan udah selesai juga." kata ibu ku pada dirinya sendiri.
"Lebih baik kaya gitu, ntar kalau lama - lama di sini bakal kena omongan cucu ku yang tak henti - henti nya bicara. Bisa pusing dan stres nanti nya. Em... langsung pergi aja kali ya." kata ibu ku yang berucap pada dirinya lagi.
Setelah perkataan itu ibu ku ucapakan, ia pun mulai melangkah kan kaki pergi menemui putri ku yang sedang menunggu ibu ku selesai mandi di tempat yang sebelumnya ibu ku berada tadi.
__ADS_1
Derap langkah kaki tak terdengar oleh putri ku sebab saat ini putri ku telah fokus melihat film ke sukaan nya yang telah tayang saat ini.
Sampai - sampai membuat ia terkejut saat suara terdengar begitu dekat di telinga putri ku.
"Cucu nenek lagi apa? keliatannya lagi fokus gitu sampai nenek aja di abaikan kedatangannya kaya gini." kata ibu ku yang berada dekat di telinga putri ku.
"Eh... nek, aku kira hantu" kata putri ku pada ibu ku.
"Ya ampun sayang kamu ko tega banget sama nenek bilang hantu. Sedih nya nenek di bilang hantu." kata ibu ku menjawab ucapan putri ku dengan berpura - pura terlihat sedih saat mengungkapkan kalimat itu.
"Bukan gitu nek, aku nggak bermaksud bilang kalau nenek itu hantu. Aku tadi cuman kaget aja karena nenek tiba - tiba sudah berada di dekat ku dan berkata begitu dekat di telinga ku, hingga membuat aku reflek berkata hantu begitu aja nek." kata putri ku pada ibu ku.
"Bener nenek aku jawab apa adanya nggak bohong sama sekali."
"Oh ya mana coba yang jawab apa adanya itu, nenek pengen liat wajah nya kaya gimana kalau berkata jujur?"
__ADS_1
"Ih... nenek bikin aku malu aja"
"Lah ko bisa malu, malu nya karena apa? emangnya nenek nggak boleh ya liat wajah cucu nenek ini."
"Em... itu nek pokok nya aku malu nek"
"Oh gitu tapi karena jawaban kamu kurang puas dari pemikiran nenek, maka kamu akan mendapat hukuman dari nenek."
"Ko bisa gitu nek, sejak kapan ada peraturan seperti itu?"
"Sejak detik ini, menit ini, jam ini dan hari ini peraturan itu belaku."
"Ah... nek jangan kaya gitu dong ya, maafin aku deh nek aku janji nggak akan kaya gitu lagi."
"Dari tadi kamu jawabnya janji - janji terus nggak pegel dan bosen apa bohongin orang tua terus. Ntar kena balasan baru deh tau rasa." kata ibu ku pada putri ku itu.
__ADS_1
Next Episode...
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸