Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Keadaan Ku Saat Ini


__ADS_3

"Cucu nenek tunggu di sini ya. Nenek sama kakek mau ke ruangan dokter dulu." kata ibu ku pada putri ku.


"Iya nek" kata putri ku dengan patuh.


Setelah mendengar jawaban dari putri ku ibu dan ayah ku pun mulai pergi menuju ruangan dokter.


Di saat mereka telah tiba di ruangan dokter tersebut. Mereka berdua pun mulai mendengarkan apa yang saat ini sedang dokter jelaskan mengenai keadaan ku saat ini.


Sekitar beberapa menit, setelah mereka berdua di beritahu oleh dokter mengenai keadaan ku saat ini.


Terlihat jelas di wajah mereka saat ini, rasa sedih yang amat dalam. Karena kondisi ku saat ini.


"Yah, ibu...nggak tega liat Risna jadi seperti ini lagi yah, hiks... hiks... hiks... Setelah sekian lama sakit nya ini tak kambuh lagi kini malah kambuh lagi pada diri Risna. Sakit rasanya yah melihat Risna harus melawan sakitnya lagi. Hiks... hiks... hiks..." kata ibu pada ayah sesuai dengan apa yang saat ini ibu ku rasakan terhadap kondisi ku.

__ADS_1


"Iya bu, ayah juga tak tega melihatnya. Tapi apa boleh buat bu, ini sudah terjadi pada Risna. Kita hanya bisa berdoa dan mensuport nya untuk melawan dan sembuh dari sakitnya ini." kata ayah menjawab ucapan ibu ku.


"Hiks... hiks... hiks..."


Hanya terdengar tangisan lah yang keluar dari ibu ku tanpa menjawab ucapan ayah ku lagi.


Ya, saat ini aku telah dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan. Karena terlalu banyaknya hal yang ku pikirkan sampai - sampai aku tak bisa mengontrol diri ku yang akhirnya kejiwaan ku pun terguncang.


"Kek, nenek kenapa ko nangis? Mamah nggak kenapa - kenapa kan kek?" kata putri ku yang menghampiri ibu ku dan ayah ku.


Tak ada niat sama sekali ayah ku membohongi putri ku. Namun, ia hanya mencoba membuat putri ku tak kepikiran dan menyalahkan dirinya atas kondisi ku saat ini.


Apalagi tadi ayah ku sempat mendengar bahwa putri ku tak akan minta jalan - jalan lagi pada ku. Bahkan putri ku pun sempat bilang kalau saja aku tak meminta mamah jalan - jalan hal buruk ini pun tak akan terjadi pada ku.

__ADS_1


Kata itu lah yang akhirnya membuat ayah ku terpaksa membohongi kondisi ku pada putri ku. Tak hanya itu ayah ku pun takut jika putri ku pun malah semakin menyalahkan dirinya.


Hingga ia saat ini hanya akan memikirkan alasan lain supaya putri ku tak mengetahui kondisi ku yang sebenarnya.


"Beneran kek, Kakek nggak bohong kan sama aku" kata putri ku meyakinkan kembali ucapan ayah ku.


"Iya nak, kakek nggak bohong sama sekali" kata ayah menjawab ucapan putri ku dengan yakin. Walau di hati ayah ku terbesit rasa bersalah karena telah membohongi putri ku.


"Maaf kan kakek, kakek nggak bisa jawab jujur mengenai kondisi mamah mu nak. Tapi kakek janji akan membuat mamah mu kembali sembuh seperti semula. Ini janji kakek untuk mu." kata yang ayah ku ucapakan dalam hatinya dengan tekad penuh keyakinan.


"Tapi ko nenek nangis sih kek. Bukannya ini aneh ya, kalau misalnya mamah baik - baik saja kenapa nenek nangis?" kata putri ku menjawab ucapan ayah ku.


Next Episode...

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2