Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan

Status Yang Tak Pernah Ku Inginkan
Tiba - Tiba Terpotong


__ADS_3

"Em... " baru aja kata itu yang di keluarkan oleh Sinta tapi harus tiba - tiba terpotong karena mendengar suara seseorang.


"Kalian berdua keliatannya lagi asyik gitu. Boleh ikut nggak masa iya sendiri, berdiri kaya gini." itulah suara yang di dengar oleh Sinta dan putri ku yang ternyata suara tersebut adalah suara dari ibu nya Sinta.


"Eh... mamah, jangan dong masa mamah berdiri kita berdua malah duduk. Sini mah duduk di samping aku." kata Sinta yang langsung teralihkan ucapannya dengan menjawab ucapan dari ibunya itu.


"Iya sayang" kata ibunya Sinta menjawab ucapan Sinta sambil tersenyum.


Ibu nya Sinta lalu mulai mendudukkan dirinya di samping Sinta yang saat ini sedang duduk. Ketika telah duduk di samping Sinta, ibu nya Sinta mulai mengeluarkan suara nya lagi.


"Eh... iya kalian berdua lagi bicarain apaan ko tadi pas di liat - liat kaya yang asyik gitu bicaranya. Boleh dong tau kalian lagi bicarain apa?" kata ibunya Sinta bertanya pada Sinta dan putri ku.


"Em... itu mah kita berdua lagi bicara soal suara tangis yang tadi kita dengar." kata Sinta seketika langsung bicara itu pada ibu nya.

__ADS_1


"Maksudnya gimana? suara tangis, tangis siapa terus dimana kalian denger nya?" itulah pertanyaan yang lumayan banyak yang di lontarkan oleh ibunya Sinta untuk mereka berdua.


"Jadi gini bibi, tadi itu kan kita berdua lagi duduk di luar ruangan nya mamah. Nah pas banget di sana aku sama Sinta mendengar suara tangisan gitu bibi. Tapi kami berdua nggak tau itu suara tangis siapa. Apa bibi tadi mendengar juga nggak tangisannya." kata putri ku menjawab ucapan ibu nya Sinta dengan begitu jelas.


"Em... pas di sana ya, kayanya nggak deh bibi nggak denger suara tangis itu." kata ibu nya Sinta menjawab ucapan putri ku dengan berpura - pura tidak tahu padahal kenyataannya ia tahu orang yang nangis itu siapa.


"Oh aku kira bibi denger dan tau yang nangis itu siapa." kata putri ku menjawab ucapan ibu nya Sinta.


Tanpa menjawab dengan sebuah kata lagi ucapan dari putri ku. Kini ibu nya Sinta menggelengkan kepalanya sebagai respon dari ucapan putri ku itu.


"Iya Sin" kata putri ku menjawab ucapan Sinta dengan singkat.


Kemudian tak berapa lama pesanan yang di pesan oleh ibu nya Sinta untuk mereka berdua telah datang.

__ADS_1


Semua menu yang di pesan pun kini telah memenuhi meja mereka. Berhubung perut mereka bertiga juga sudah meminta untuk di isi. Tanpa pikir panjang lagi makanan yang ada di hadapan mereka bertiga langsung di nikmati.


Beberapa menit kemudian makanan yang ada di meja mereka bertiga telah habis tanpa sisa. Yang akhirnya membuat perut mereka bertiga menjadi kenyang dan tak minta di isi lagi.


"Em... kenyang nya" kata Sinta refleks berkata seperti itu.


"Mau nambah lagi nggak" kata ibu nya Sinta bertanya pada Sinta dan putri ku.


"Udah mah aku udah kenyang banget ini." kata Sinta menjawab ucapan ibunya.


"Udah bibi aku juga udah kenyang" kata putri ku menjawab ucapan ibu nya Sinta.


Next Episode...

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2