
"Ih nenek aku beneran nggak akan bohongin nenek bener deh nggak bohong." kata putri ku pada ibu ku dengan yakinnya.
"Hem iya deh iya nenek percaya, sekarang mau langsung pergi ke rumah sakit atau mau besok ke rumah sakitnya." kata ibu ku pun langsung percaya ucapan putri ku dan tak lupa ibu ku pun langsung bertanya pada putri ku.
"Sekarang dong nek aku kan ingin jaga in mamah. Kasian tau nek kakek di sana sendiri yang jagain mamah. Nenek emangnya nggak kasian sama kakek gitu." kata putri ku menjawab ucapan ibu ku dengan penuh semangat.
"Oh gitu jadi cucu nenek ini ingin sekarang pergi ke rumah sakit nya. Kalau kakek nggak sendiri dong di sana kan ada dokter sama perawat jadi nenek nggak terlalu khawatir." kata ibu ku menjawab ucapan putri ku.
"Ya ampun nenek ntar aku bilangin kakek ya kalau nenek nggak khawatir sama kakek di sana sendiri." kata putri ku yang sepertinya sedang mencoba membuat ibu ku takut.
"Oh ceritanya cucu nenek ini mau ngadu sama kakek nya. Ya udah sana kasih tau, nenek nggak jadi sekarang aja ke rumah sakitnya. Kalau misalnya nenek pergi sekarang ntar ada yang bilang lagi yang macem - macem sama kakek." kata ibu ku menjawab ucapan putri ku itu dengan sebuah ancaman.
"Ih nenek ko gitu, iya deh iya aku nggak kan bilang kaya gitu ke kakek. Tapi sekarang ya nek ke rumah sakit nya, ya nek ya." kata putri ku menjawab ucapan ibu ku dengan memelas.
__ADS_1
"Em... gimana ya nenek pikir - pikir dulu deh" kata ibu ku tak memberikan sebuah kepastian untuk putri ku.
"Ya udah nek tapi jangan lama - lama ya mikirin nya." kata putri ku menjawab ucapan ibu ku.
Hening tak ada lagi yang berucap karena saat ini ibu ku sedang berpura - pura memikirkan keinginan putri ku itu.
Beberapa menit telah berlalu ibu ku masih belum memberikan jawaban nya untuk putri ku.
Karena saat ini ibu ku sedang mencoba menahan diri untuk tidak tertawa melihat wajah putri ku yang terlihat sangat lucu dan menggemaskan. Ketika putri ku sedang di rundung gelisah seperti ini.
"Nenek ko lama sih jawab nya. Nek please nek jawab, aku kan jadi gelisah kaya gini kalau nenek belum jawab - jawab." kata putri ku dalam hatinya.
"Hem... gimana ya aku terusin nggak ya terlihat berpikirnya atau aku coba buat kesal cucu ku kali ya." kata ibu ku dalam hatinya itu.
__ADS_1
Lalu setelah ibu ku berpikir memulai rencananya untuk membuat putri ku kesal ia pun mulai ingin berucap sesuatu pada putri ku.
Ehem... Ehem...
Setelah mengeluarkan suara itu ibu ku pun mulai berbicara pada putri ku.
"Sayang" hanya kata itu yang pertama kali ibu ku berikan untuk putri ku.
Kepala putri ku pun secara otomatis langsung melihat ke sumber suara itu.
"Iya nek" kata itu lah yang di berikan putri ku untuk ibu ku.
"Em... nenek, eh... nggak jadi deh" kata ibu ku yang mulai mempermainkan emosi putri ku.
__ADS_1
Next Episode...
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸